Pahami Yellow Box Junction Jika Tak Mau Kena Sanksi Rp 500 Ribu

Foto: Istimewa

AFTERMARKETPLUS.id – Di kota besar seperti Jakarta, banyak pengendara yang tidak sabar saat melintasi perempatan membuat arus lalu lintas tersendat.

Bahkan terkadang lampu lalu lintas juga terabaikan akibat dari aksi main serobot yang dilakukan sejumlah oknum pengendara.Untuk itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menerapkan Yellow Box Junction (YBJ) di daerah-daerah tertentu yang biasanya menjadi pusat kemacetan sebagai marka jalan yang fungsinya untuk mengurai kemacetan yang terjadi di persimpangan tersebut.

Seperti dikutip dari website Ditlantas Polda Meteo Jaya, YBJ sudah diterapkan sejak tahun 2010 di Indonesia. Seperti namanya, YBJ adalah marka jalan berbentuk kotak berwarna kuning yang biasanya ditemukan di perempatan jalan padat lalu lintas seperti yang terdapat di daerah Sarinah, Jakarta Pusat.

Lalu, bagaimana aturan mainnya?Saat arus lalu lintas padat, terutama pada jam-jam sibuk, beberapa oknum pengendara sering menerobos lampu lalu lintas meski lampu sudah berganti menjadi warna merah.

Hal ini membuat jalanan menjadi macet, bahkan mengunci dan membuat kendaraan lain tidak dapat berjalan. Di sinilah fungsi dari YBJ yang bertugas menjadi garis pembatas bagi para pengendara.

Ketika keadaan di dalam YBJ sedang padat, pengendara tidak diperbolehkan untuk melintasinya. Pengendara baru diijinkan untuk melintasi YBJ ketika sudah dalam keadaan kosong.

Bagaimana jika YBJ masih padat tetapi lampu dari arah lainnya sudah berubah menjadi hijau? Sama seperti marka jalan lainnya, jika ada dari pengendara yang melanggar YBJ akan dilakukan penindakan berupa tilang oleh petugas.

Menurut pasal 287 ayat (2) juncto Pasal 106 ayat (4) huruf a, b dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pelanggar YBJ akan dikenakan hukuman pidana berupa kurungan dua bulan penjara atau denda senilai Rp 500 ribu.

Kelancaran arus lalu lintas tidak hanya bergantung pada jumlah kendaraan yang beredar di jalan, tetapi juga karena kesadaran pengendara akan berlalu lintas yang memiliki etika berkendara.

Untuk itu, yuk bersama-sama kita tingkatkan disiplin dalam berlalu lintas agar dapat memberikan keamanan dan kenyamanan kepada sesama pengguna jalan raya.

Tetap patuhi peraturan dan jaga diri Anda. Jangan sampai kena tilang ya..

[Firdaus Ali]