Penjualan Mobil Merosot, Astra Irit Bicara

Foto: aftermarketplus.id

AFTERMARKETPLUS.id – Tahun 2019 nampaknya menjadi tahun yang kurang menggairahkan bagi PT Astra International Tbk (AI). Meski dua merek dibawah naungan mereka yaitu Toyota dan Daihatsu sudah melaunching Avanza dan Xenia model baru nampaknya belum bisa Menghasilkan angka yang klimaks.           

Saat pihak AI kami konfirmasi perihal penurunan penjualan tersebut ke Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto, beliau irit memberikan komentar, “Jika melihat data penjualan mobil dari Januari hingga September 2019 memang menurun dibandingkan dengan penjualan pada periode yang sama tahun lalu.      Hingga akhir tahun 2019, penjualan mobil Astra diperkirakan lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2018. Hal ini juga sudah sesuai dengan revisi target penjualan mobil oleh Gaikindo dari 1,1 juta unit menjadi 1 juta unit pada tahun ini.”             

Jika kita lihat dari rangkuman catatan GAIKINDO periode Januari hingga September tahun 2019 AI hanya mampu menorehkan angka 396.138, sedangkan di tahun sebelumnya mereka mampu mencatat angka 582.446, cukup signifikan penurunannya.               

Tak hanya itu, mobil LCGC pun ternyata juga mengalami penurunan, 111.361 ditahun 2019 serta 170.935 ditahun 2018. Produk roda empat naungan Astra International yang mengaspal di Indonesia adalah Toyota, Daihatsu, Isuzu, BMW, UD Trucks serta Peugeot.

Dari jajaran merek tersebut, hanya tiga yang sudah punya pabrik produksi di Indonesia yaitu Toyota dan Daihatsu serta UD Trucks.              

Sedikit melihat sejarah awal mula Astra didirikan oleh 3 bersaudara, Tjia Kian Joe, Tjia Kian Liong (William Suradjaja), serta Tjia Kian Tie.

Berdiri sejak 1957 sebagai perusahaan importir, produk otomotif pertama yang diimpor adalah truk merek Chevrolet buatan dari General Motor Corporation untuk dijual ke pemerintah Indonesia pada tahun 1966.            

Seiring berjalannya waktu dan kondisi bisnis saat itu, pada tahun 1969 Astra mulai mengimpor produk otomotif dari Jepang, yaitu truk merek Toyota yang juga diperuntukkan untuk pemerintah.

Dan ahirnya pada tahun 1975 Toyota memperkenalkan produk Toyota Kijang pikap yang bodi dan sasisnya sudah dirakit di Indonesia, baru pada tahun 1982 Astra dan Toyota kembali berekspansi bisnis otomotif dengan merakit mesin Toyota Kijang di Indonesia.

[Firdaus Ali]