Perjalanan Suzuki Baleno di Indonesia, Pelan Tapi Pasti

Foto: aftermarketplus.id

AFTERMARKETPLUS.id – Suzuki Baleno yang masuk kategori mobil subkompak di produksi sejak 1995. Generasi pertama Suzuki Baleno di Indonesia diperkenalkan dengan mesin segaris 4 silinder berkapasitas 1.600 cc. Mobil ini diluncurkan pada 1995 sebelum digantikan pada versi facelift-nya pada tahun 2000.

Versi facelift-nya masuk pada tahun 2000 dengan nama yang menyesuaikan era baru, yaitu Baleno Millenium. Perbedaannya yang paling mencolok ada pada lampu utamanya, edisi pertama punya lampu memanjang dengan bentuk persegi sedangkan versi facelift lebih berbentuk oval, serta pada desain speedo meter dan peleknya.

Dapur pacunya mengalami penurunan kapasitas dari 1.600 cc menjadi 1.500 cc meski masih dengan konfigurasi yang sama, yakni 4 silinder segaris.

Memasuki tahun 2002, Baleno kembali mendapatkan beberapa ubahan minor pada detail seperti bentuk pelek dan grille sebelum akhirnya transisi dari model tersebut menjadi sepenuhnya baru di tahun 2003 hingga 2004.

Pada tahun tersebut, Baleno benar-benar ubahan bodi dan sasisnya. Beberapa ubahan detail seperti peralihan spidometer dari analog ke digital juga terdapat pada generasi kedua ini.

Menariknya, mesin kembali pada generasi pertamanya, 1.600 cc konfigurasi 4 silinder dengan mengusung tipe baru. Generasi ini juga jadi debut pertama Suzuki Baleno yang dilengkapi sistem pengereman ABS.
Pada periode tahun 2005 hingga 2007, Suzuki Baleno generasi kedua kembali mengalami ubahan, paling signifikan terlihat pada aero-kit yang jelas berubah bentuk secara total, jika sebelumnya terlihat desain lebih luwes, pada generasi ini terlihat lebih kaku terlihat kotak.

Pun begitu juga dengan bentuk lampu kabut yang bulat pada versi pre-facelift sedangkan pada versi facelift bentuknya mengotak mengikuti kontur aero-kit.
Pada gelaran Frankfurt Motor Show bulan September 2015, Suzuki Baleno generasi keempat pertama kali diperkenalkan, kemudian diluncurkan di India pada tanggal 24 Oktober 2015 dan di Jepang pada tanggal 9 Maret 2016.

Untuk pasar Indonesia, mobil ini diluncurkan pada event Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017. Menariknya, mobil ini secara eksklusif hanya diproduksi di India oleh Maruti Suzuki.

Dibangun di atas platform baru dan menawarkan empat opsi mesin untuk model internasional. Yaitu, 1.000 cc Boosterjet I3 turbo, 1.200 cc Dualjet I4 NA dengan SHVS dan 1.200 cc Dualjet biasa dan 1.400 cc biasa untuk pasar Indonesia.

Bentuknya didesain jauh lebih modern ketimbang versi sebelumnya dengan bentuk lampu utama memanjang hingga bagian fender dan kap mesin. Garis bodinya pun lebih berbentuk bundar khas Baleno pada generasi awal namun dengan bodi yang lebih bongsor.

Semuanya berbahan bakar bensin. Untuk versi India ada dua opsi mesin yaitu, 1.200 cc 4 silinder berbahan bakar bensin dan 1.300 cc 4 Silinder berbahan bakar solar.

Berdasarkan hasil uji tabrak yang dilakukan oleh EURO NCAP, Suzuki Baleno menerima bintang 4 untuk standar keamanan Uni Eropa. Mobil ini menawarkan kantong udara standar yang ada di depan, samping dan bagian dada dan juga sistem peringatan dini dengan rem otomatis.

Saat ini Suzuki Baleno dibanderol dengan harga Rp 218 juta untuk transmisi manual dan Rp 230 jutaan untuk transmisi otomatis, yang menarik adalah terdapat pilihan 6 warna, yaitu Solid Fire Red, Stargaze Blue, Pearl Midnight Black, Granite Gray Metallic, Metallic Premium Silver dan Prime Arctic White.

[firdaus Ali]