STRATEGI JITU TAM DI ERA DIGITALISASI

Foto: Istimewa

TANGERANG, AFTERMARKETPLUS – Di era digitalisasi saat ini dan sejalan dengan semangat Toyota Let’s Go Beyond, PT Toyota-Astra Motor (TAM) menegaskan komitmennya untuk selalu bisa memberikan kemudahan bagi pelanggan khususnya dalam mengakses berbagai informasi tentang Toyota baik untuk produk, teknologi dan pelayanan.

Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager TAM mengatakan, “Di dunia digitalisasi sekarang ini, kami akan memberikan kemudahan yang melebihi ekspektasi pelanggan dalam mengakses berbagai informasi dan referensi tentang produk dan jasa yang dibutuhkan melalui berbagai saluran digital yang tersedia, termasuk menghadirkan official website Toyota, media social, blog dan sebagainya.”

Komitmen di dunia digital ini juga merupakan upaya TAM mempertahankan eksistensinya sebagai market leader di pasar otomotif nasional.

Apalagi dalam survei yang dilakukan Google terkait upaya masyarakat di Indonesia saat ini yang ingin memiliki kendaraan, hasilnya menunjukkan lebih dari 60% masyarakat Indonesia menggunakan saluran on-line dalam membeli mobil idaman yang mereka ingin miliki.

Eksistensi TAM di era digitaliasi sendiri dimulai dari pembentukan official website pada tahun 1996 di mana TAM bisa dibilang sebagai pioneer dibandingkan dengan kompetitor lainnya.

Bahkan di tingkat Toyota global, website Toyota-Astra Motor pun tercatat sebagai yang terbesar ketiga di dunia.

Selain official website, TAM juga sangat concern dengan perkembangan social media, baik melalui Facebook, Twitter, Instagram, serta Youtube.

Saat ini, Facebook likes Toyota sudah mencapai 1,45 juta likes dan merupakan likes terbanyak di kalangan Industri otomotif roda empat di tanah air.

Sementara untuk social media lainnya, TAM juga fokus memanfaatkan Youtube dan Instagram. Saat ini, jumlah subscriber video Youtube Toyota sudah menembus 81.000 subscriber.

Tidak hanya itu, komitmen kuat Toyota dalam hal digitalisasi diwujudkan juga dengan dibentuknya section khusus bernama E-Marketing Section, yang dedicated untuk menangani segala aktivitas digital TAM.

“Website dan social media tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu strategi bagi Toyota dalam memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk mendapatkan informasi mengenai produk, teknologi, dan layanan Toyota, serta membangun engagement antara Toyota dan pelanggan,” pungkas Soerjopranoto. [AKR]