Ternyata Tol Laut Bisa Menghemat 15-25% Biaya Kirim Lho!

Foto: aftermarketplus.id

AFTERMARKETPLUS.id – Jika selama ini pengiriman barang, cenderung via jalur darat dengan menggunakan kontainer, ternyata jalur laut kini sudah bisa digunakan lho Sob!

PT Indonesia Kendaraan Terminal kini menyediakan jalur laut untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di jalur darat. Plus beragam benefit yang diperoleh dengan hadirnya tol laut ini.

“Jika dibandingkan secara langsung, memang harga tol laut sedikit lebih mahal. Semisal biaya pengiriman kontainer via jalur darat berkisar Rp 4 juta, via laut bisa mencapai Rp 4,5 juta untuk rute Jakarta – Surabaya. Tapi jika dilihat benefit yang diperoleh, angka ini bisa lebih hemat sekitar 15 – 25%,” terang Chiefy Adi K selaku President Director PT Indonesia Kendaraan Terminal saat acara Realization Over 1 Million CBU Export di Tanjung Priuk, Jakarta (5/9).

Benefit bisa diperoleh dari beragam sisi lho Sob, baik dari sisi pemilik barang, jasa pengiriman dan Pemerintah.

Dari sisi pemilik barang, tentu pengiriman via jalur laut akan lebih aman dan on time karena terhindar dari sisi kepadatan lalu lintas yang kadang sulit diprediksi. Begitu pun dari jasa pengiriman yang dapat menghemat dari biaya penggantian komponen seperti pelumas, ban, hingga pungli. Sedangkan dari sisi pemerintah, usia pakai beban jalan akan lebih panjang.

Rute yang telah tersedia adalah Jakarta – Lampung, Jakarta – Surabaya dan Jakarta – Semarang. Kepadatan di pelabuhan Merak – Bakauheni pun turut tereduksi dengan hadirnya jalur laut ini.

Sebagai info, rata-rata pengiriman via jalur darat untuk rute Jakarta- Semarang dan Jakarta – Surabaya mencapai 12.000 unit per hari. Sedangkan feri penyeberangan Merak – Bakauheni sekitar 4.000 unit per hari.

[Dhany Ekasaputra]

About Dhany Ekasaputra 215 Articles
Experience 1. Racing Driver (1999-2002) 2. Testing Driver, e.g : Lamborghini Aventador, Lamborghini Gallardo, Lotus Elise, Nissan GT-R, Nissan Juke R, McLaren 650 S, etc (2001-2015) 3. Journalist Otosport (2001-2003) 4. Journalist Auto Bild Indonesia (2003-2009) 5. Technical Editor Auto Bild Indonesia (2009-2015) 6. Instructor Safety Institute Indonesia (2014-2016) 7. Operational Manager PT OtoMontir Kreasi Indonesia (2015-2017) 8. Managing Editor aftermarketplus.id (2017- )