KETIKA KUTU KOMENTAR SOAL ZENEOS MILANO

Foto: Istimewa

JAKARTA, AFTERMARKETPLUS – Banyak yang telah merasakan dan mengakui keunggulan Zeneos Milano. Baik untuk dipakai harian maupun touring jarak jauh. Seperti yang telah dilakukan Kutu Community belum lama ini. Salah satu komunitas Vespa di Indonesia itu telah berkeliling, ke sejumlah lokasi wisata nan indah dan eksotis di seputaran Ranah Minang, Sumatera Barat.

Dalam hal tersebut, Zeneos Milano mendukung sejumlah unit ban, untuk menyokong kesuksesan touring komunitas yang lumayan eksis meski masih berusia muda itu. Lalu apa kesan kutu-kutu, -julukan terhadap anggota Kutu Community-, terhadap ban Zeneos Milano?

Seperti diutarakan Yusuf Arief, Sekjen Kutu Community asal Jakarta yang menjadi salah satu peserta touring berkeliling mengeksplore sejumlah lokasi wisata di Sumatera Barat ini.

KUtu“Ban Zeneos Milano sanggup memberikan daya cengkeram yang mumpuni,” ujar pria yang juga menjadi jurnalis di sebuah media di Jakarta. Ia menambahkan, apalagi ketika melewati salah satu jalan raya fenomenal yang mereka kunjungi, menjadi salah satu destinasi wisata dengan keindahan tiada tara, Kelok 44.

Menurut Cupi, sapaan akrab Yusuf Arief, ketika melibas Kelok 44 yang didominasi tikungan tajam dan menanjak, roda Vespa tunggangannya yang menggunakan Milano tetap stabil.

“tak ada tuh istilah gejala motor limbung dan lainnya akibat ban. Padahal saat itu kondisi Kelok 44 sempat diwarnai turunnya hujan lumayan deras,” tandasnya.

Hal senada disampaikan Julius, yang familiar di kalangan teman-temannya disapa Bang Jay atau Jayuz. Menurutnya touring ke sejumlah lokasi wisata Sumatera Barat kemarin sungguh sangat berkesan dan teramat seru.

“Perjalanan kemarin benar-benar pengalaman berkendara yang luar biasa menyenangkan,” tandas pemuda asal Padang yang berusia 26 tahun ini.

Indahnya perjalanan menurutnya semakin dilengkapi dengan kenikmatan berkendara, karena Vespa Sprint tahun 2015 nya menggunakan Zeneos Milano.

“Yang saya rasakan, ban Milano itu enak digunakan. Terasa lembut dan gak licin ketika bersentuhan dengan aspal. Padahal jalan yang kami lewati seperti Kelok 44, Maninjau dan Kelok 9 berkontur licin,” urai anggota Kutu Community Region Padang, Sumatera Barat.

Salah satu karyawan perusahaan yang bergerak di bidang jual beli mobil bekas ini mengatakan, Milano mampu menyesuaikan dengan suhu yang ada di wilayah Sumatera Barat.

“Waktu kami melewati pesisir Pariaman, cuacanya panas. Tapi saat melalui Maninjau, Kelok 44 dan Bukittinggi, bersuhu dingin. Malah kami sempat lalui beberapa ruas jalan berkontur buruk, meski tak banyak. Kondisi Zeneos Milano tetap baik-baik saja tanpa kendala,” papar Jay yang telah bergabung di Kutu Community sejak dua tahun lalu.

Apa yang mereka sampaikan dilengkapi Dodiyanto, Marketing Product Development PT Gajah Tunggal Tbk. Selaku produsen ban Zeneos Milano ia mengatakan, alasan pihaknya men-support acara Kutu Community karena Milano sangat identik dengan Scooter.

“Image nya sangat kuat antara Zeneos Milano dengan Scooter seperti Vespa dan lainnya. Pattern Milano sangat cocok dan sesuai untuk mereka,” ujar pria humoris ini.

Dikatakan Dodi, Zeneos Milano salah satu yang mampu mendongkrak penjualan dan image untuk Zeneos.

“Sekarang malah berdampak ke Ring 13 inch yang dipakai Yamaha NMax. Jadi Zeneos Milano itu hanya untuk Ring 10, 11, 12 dan 13 inch,” ucap Dodi. [OBK]

About pekik udi irianto 554 Articles
1. Otomotif Tabloid, PT Dunia Otomotifindo - Group of Magazine as Photographer from May 2, 1994 to June 14, 2001 2. Otosport Tabloid, PT Penerbit Media Motorindo - Group of Magazine as Photographer from June 15, 2001 to December 31, 2001 3. Otosport Tabloid, Automotive Media Supporting Unit, PT Penerbit Media Motorindo - Group of Magazine as Photo Editor from January 1, 2002 to December 31, 2002 4. Otosport Tabloid, PT Penerbit Media Motorindo - Group of Magazine as Photo Editor from January 1, 2003 to April 5, 2003 5. Auto Bild Magazine, PT Penerbit Media Motorindo - Group of Magazine as Photo Editor from May 6, 2003 to December 31, 2008 6. Photographic Section, Auto Bild Editorial Department, Automotif Media, Publishing II Division, PT Infometro Mediatama - Group of Magazine as Photo Editor from January 1, 2009 to October 31, 2014 7. aftermarketplus.id as Editor in Chief from August 2, 2015 to present