KCI SUKSES GELAR JAMBORE NASIONAL 2017

Foto: Istimewa

JAKARTA, AFTERMARKETPLUS – Komunitas otomotif Karimun Club Indonesia (KCI) merayakan Hari Jadi ke-16 dengan menggelar Jambore Nasional 2017 Karimun Day – Pertalite di Ex-Apron bandara Kemayoran, Jakarta Pusat (23/4).

Dalam acara akbar ini, hadir 527 mobil Suzuki Karimun dari berbagai tipe, yaitu Karimun kotak (1999-2006), Karimun Estilo (2007-2011), New Karimun Estilo (2011-2013) dan Karimun Wagon R (2011-sekarang).

Jumlah tersebut sekaligus memecahkan rekor klub berupa Pengumpulan Mobil Suzuki Karimun Terbanyak dalam Satu Event yang diadakan di HUT KCI ke-15 tahun lalu, yaitu 365 unit.

Seluruh mobil Suzuki Karimun tersebut berasal dari 32 perwakilan dari 34 Pengda dan Korwil KCI di seluruh Indonesia, seperti KCI Jakarta, KCI Korwil Jakarta Barat, KCI Depok, KCI Bekasi, KCI Bogor, KCI Tangerang, KCI Tangerang Selatan, KCI Serang, KCI Karawang, NKCB (KCI Bandung), KCI Cianjur, KCI Sukabumi, KCI Garut, KCI Cirebon, KCI Tegal, KCI Pekalongan, KCI Semarang, KCI Kudus, KCI Jepara, KCI Yogyakarta. KCI Surabaya, KCI Malang, KCI Sidoarjo, Tak ketinggalan juga perwakilan Pengda dan Korwil dari luar Jawa seperti KCI Padang, KCI Pekanbaru, KCI Jambi, KCI Babel (Bangka Belitung), KCI Korwil Belitung, KCI Bukittinggi, KCI Bengkulu, KCI Lampung, KCI Bali, KCI Balikpapan, KCI Samarinda, serta KCI Makassar. Selain itu, hadir pula pemilik Karimun Non-Member yang sengaja diundang dalam kegiatan ini, dalam rangka memperkenalkan KCI.

Jambore Nasional yang didukung oleh Pertalite, Suzuki, Yuasa, MB Tech, Turtle Wax, STP, dan Garda Oto tersebut mengusung tema Melangkah Lebih Jauh.

Yang berarti bahwa KCI berharap dapat tumbuh dan berkembang serta terus menjadi komunitas penggemar mobil Karimun terbesar di Indonesia. Caranya dengan selalu memberi manfaat kepada para anggota dan penggemar mobil Suzuki Karimun tipe apapun, serta menjadi rumah yang nyaman bagi para penggemar Suzuki Karimun.

Pujiyono Wahyuhadi, Ketua Umum KCI mengatakan, “KCI kini sudah berusia 16 tahun. Itu bukanlah usia yang sebentar, sekaligus tidak mudah mencapainya. Ibarat pohon, semakin tinggi semakin kencang angin yang meniupnya. Dan Alhamdulillah, kami bisa terus bertahan dan bahkan menjadi lebih besar dibanding sebelumnya. Karena Anda, kita ada!” ujar Pujiyono. “Kami juga bersyukur karena sebelum Jambore Nasional ini kami berhasil menyelenggarakan Musyawarah Nasional pertama dalam 16 tahun berdirinya KCI. Alhamdulillah Munas berhasil menelurkan berbagai keputusan yang Insha Allah akan mempermudah dan memperlancar kerja pengda-pengda.”

Pemilihan tempat di Ex Apron Bandara Kemayoran, Jakarta, juga bukan tanpa alasan. Menurut Imam Rachmadi, Ketua Pelaksana Jambore Nasional 2017 Karimun Day – Pertalite, lokasi tersebut dipilih untuk mendukung pendirian Museum Nasional Bandara Kemayoran yang digagas oleh Yayasan Museum Nasional Bandara Kemayoran.

“Beroperasi sejak tahun 1940 sampai 1984, Bandara Kemayoran merupakan bagian penting sejarah Repubil Indonesia karena menjadi Pintu Gerbang Bangsa. Sejarah mencatat bahwa menara ATC Bandara Kemayoran adalah yang pertama di Asia, dan menara yang khas itu sempat diabadikan dalam komik Petualang Tintin. Bahkan Bandara Kemayoran memiliki relief beton pertama di dunia, yang diprakarsai oleh Presiden RI Ir. Soekarno,” imbuh Imam.

Tak hanya Munas dan Jamnas, KCI juga menyelenggarakan pre-event berupa Kampanye Safety Driving (Keselamatan Berkendara) 5NO atau 5 Tidak.

No Texting (Tidak mengirim dan membaca teks), No Social Media (tidak menggunakan media sosial), No Cellphone (tidak mengobrol di telepon), No Alcohol and Drugs (tidak mengonsumsi alkohol dan narkoba), serta No Roadrage (tidak ugal-ugalan di jalan), adalah ‘5NO’ atau ‘5 Tidak’ yang harus dilakukan saat berkendara.

Kampanye ini sengaja digulirkan KCI mengingat tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Indonesia saat ini.
[AKR]