Bersihkan Busi Dengan Cara Disikat Atau di Ampelas. Bolehkah?

Foto: aftermarketplus.id

AFTERMARKETPLUS.id – Tidak sedikit mekanik bengkel yang membersihkan busi dengan cara menyikat dengan sikat kawat atau mengampelasnya. Ternyata hal itu tidak direkomendasikan oleh produsen busi lho Sob!

“Mengampelas atau menyikat dengan sikat kawat akan membuat elektrode terkikis. Artinya, celah antar elektrode akan semakin besar sehingga merusak busi,” terang Diko Oktaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia.

Pada prinsipnya membersihkan busi hanyalah menyingkirkan tumpukan karbon di busi. Untuk itu, mekanik hanya perlu menggunakan penetran yang bebas kandungan logam (metal free), seperti pembersih rem (brake cleaner), kemudian membersihkannya dengan kain lap.

“Jika dengan cara tersebut tidak membuat busi menjadi bersih, artinya elektrode telah teroksidasi dengan karbon. Jadi, kalo dipaksakan dengan menyikat atau mengampelasnya, plus disemprotkan WD40, memang penampilan busi akan kembali lebih bersih, namun hal ini hanya sebatas sugesti belaka. Sebab, saat mesin dinyalakan akan cepat menghitam kembali,” tambah Diko.

SELF-CLEANING

Pada prinsipnya, busi itu bisa membersihkan dirinya sendiri lho! Bahasa kerennya ‘self cleaning’. Tapi ada syarat dan ketentuannya.

Diko menjelaskan bahwa busi bisa membersihkan dirinya sendiri dari tumpukan karbon saat telah mencapai suhu kerjanya (500° – 800°C) dan mendapat beban alias motor atau mobil melaju di kecepatan 60 – 100 km/jam.

Kesimpulannya, busi tidak perlu dibersihkan jika 3 elemen utama dalam pembakar terpenuhi, yakni campuran udara – bensin ideal, busi bekerja dengan baik dan kompresi (tekanan) mesin cukup untuk membuat bensin siap terbakar.

Jadi… Gak perlu repot-repot lagi bersihin busi ya…

[Dhany Ekasaputra]

About Dhany Ekasaputra 144 Articles
Experience 1. Racing Driver (1999-2002) 2. Testing Driver, e.g : Lamborghini Aventador, Lamborghini Gallardo, Lotus Elise, Nissan GT-R, Nissan Juke R, McLaren 650 S, etc (2001-2015) 3. Journalist Otosport (2001-2003) 4. Journalist Auto Bild Indonesia (2003-2009) 5. Technical Editor Auto Bild Indonesia (2009-2015) 6. Instructor Safety Institute Indonesia (2014-2016) 7. Operational Manager PT OtoMontir Kreasi Indonesia (2015-2017) 8. Managing Editor aftermarketplus.id (2017- )