Harap-Harap Cemas Saat Sering Pakai Fitur ‘Anti Mundur’ Di Wuling Cortez

Foto: aftermarketplus.id

AFTERMARKETPLUS.id – Fitur ‘anti mundur’ yang diberinama AVH (Automatic Hold Vehicle) dan HHC (Hill Hold Control) pada Wuling Cortez 1.8 i-AMT, bisa membuat ‘Harap-Harap Cemas’ lho Sob! Ini alasannya…

BIKIN KOPLING OVERHEAT

Memang fitur ini dirancang untuk memberikan kenyamanan berkendara, terutama saat berhenti di jalan menanjak. Kedua fitur ini akan mengaktifkan rem elektris, agar mobil tetap diam meski pengemudi tidak menginjak pedal rem sekalipun.

Tapi masalahnya, mayoritas fitur ‘anti mundur’ disematkan pada transmisi otomatis yang menggunakan torque converter. Dimana kopling transmisi menggunakan banyak fluida sehingga mampu meredam panas saat bergesekan.

OKEES

Berbeda dengan Wuling Cortez yang mengadopsi i-AMT (intelligent Automated Manual Transmission). Transmisi manual yang ditambahkan modul hidrolik agar bisa bekerja secara otomatis ini tetap mengandalkan kopling kering.

Jika masih bingung, sob bisa klik http://aftermarketplus.id/oto-pintar/ternyata-transmisi-otomatis-memiliki-beragam-cara-kerja-lho untuk mengetahui beragam cara kerja transmisi otomatis.

MQ1Artinya, saat mobil berhenti namun posisi tuas transmisi tidak berada di N (Netral), maka kondisi ini mirip dengan setengah kopling di transmisi manual. Gesekan kopling akan membuat mobil sedikit bergerak, namun kopling belum menempel sempurna.

Kebayang dong sob, kalo mobil sering setengah kopling. Efeknya…. Pelat kopling akan cepat tipis dan kopling bisa overheat.

Nah… sudah mulai mengerti kan sob, kalo fitur ‘Anti Mundur’ ini akan membuat kopling bergesekan terus menerus akibat rem elektris bekerja.

Rem elektris baru akan berhenti bekerja saat pengemudi menginjak pedal gas. Tak heran jika mobil akan tetap diam saat fitur ini diaktifkan.

Jika suhu kopling meningkat, bukan tidak mungkin transmisi menjadi slip, sehingga kemampuan menanjaknya akan menurun drastis.

UI

Kesimpulannya, untuk pengguna mobil dengan Automated Manual Transmission (AMT), perlu sering-sering pindahkan tuas ke N agar kopling dapat ‘free’, terutama saat dikemacetan parah.

Jika mobil akan diajak ke kondisi jalan menanjak ekstrim, pastikan kondisi koplingnya masih baik dan gunakan mode M (Manual) agar transmisi dapat mengunci di satu posisi rasio gear.

Biar jelas, sob bisa klik http://aftermarketplus.id/oto-pintar/tips-bikin-mobil-tetap-kuat-di-jalan-menanjak-ekstrim untuk mengetahui tips saat melewati kondisi jalan menanjak ekstrim.

Nah… harus bijak menggunakan fitur ‘anti mundur’ di Wuling Cortez 1.8 i-AMT yaa…

[Dhany Ekasaputra]

About Dhany Ekasaputra 133 Articles
Experience 1. Racing Driver (1999-2002) 2. Testing Driver, e.g : Lamborghini Aventador, Lamborghini Gallardo, Lotus Elise, Nissan GT-R, Nissan Juke R, McLaren 650 S, etc (2001-2015) 3. Journalist Otosport (2001-2003) 4. Journalist Auto Bild Indonesia (2003-2009) 5. Technical Editor Auto Bild Indonesia (2009-2015) 6. Instructor Safety Institute Indonesia (2014-2016) 7. Operational Manager PT OtoMontir Kreasi Indonesia (2015-2017) 8. Managing Editor aftermarketplus.id (2017- )