Holiday Test Drive 2019: Faktor Inilah Yang Membuat Sang Kakak – Mitsubishi Xpander Terasa Nyaman

Foto: Istimewa

AFTERMARKETPLUS.id – Kenyaman Sang Kakak – Mitsubishi Xpander – menjadi catatan khusus bagi saya sekeluarga dalam Holiday Test Drive 2019.

Rasa ini mengingatkan saya dengan Mazda 5 yang pernah kami gunakan dalam Holiday Test Drive 2008.

Komposisi antara kenyaman dan pengendalian berada dalam titik optimal – meski akurasi kemudi tidak setajam Mazda5 yang memiliki ground clearance rendah, tapi masuk dalam kategori cukup untuk ground clearance 205 mm di Mitsubishi Xpander.

Nah sekarang, faktor apa aja sih yang membuat Mitsubishi Xpander mampu memberikan kenyaman optimal? Inilah jawabannya.

BAN
Bentuknya hitam bulat dan tidak menarik ini menjadi salah satu faktor yang membuat penumpang merasa nyaman. Sebagai komponen yang paling pertama meredam permukaan jalan, Mitsubishi Xpander menggunakan ban Bridgestone Ecopia berukuran 205/60 R16.

Produk ini memiliki karakter lembut dengan bobot ban yang lebih ringan dari produk sejenis dengan ukuran yang sama. Tak heran jika ban ini juga berkontribusi terhadap redaman di suspensi dan konsumsi BBM yang lebih irit.

Karakter lembut sebuah ban dapat terlihat dari bentuk dinding ban yang cenderung membulat. Sehinga mampu meredam permukaan jalan dengan baik.

SUSPENSI
Inilah tugas terberat dari sebuah engineer. Meracik kekerasan per berbanding bobot roda dan kendaraan, plus kekakuan sasis menjadi bagian paling kompleks. Hal ini gak mudah lho Sob!

Karena jika kurang tepat, maka akan berpengaruh pada handling atau pengendalian. Wajar jika Mitsubishi menyematkan sasis yang lebih kaku dengan mengadopsi strut bar tersembunyi di suspensi roda depan.

Setelah kekerasan per ditemukan, travel suspensi diperhitungkan, barulah mengatur rebound dan compression di sokbreker agar gerakan per tetap terkontrol dan mampu menciptakan sektor kestabilan optimal.

Nah, kebayang kan Sob, jika salah satu bagian di modifikasi, seperti mengganti ukuran ban lebih besar yang secara otomatis akan menambah bobot roda, atau pengganti per lebih pendek, tentu akan mengubah karakter suspensi dari Mitsubishi Xpander.

KARET BUSHING
Komponen ini pun turut menjadi faktor pada sektor kenyamanan dan pengendalian sebuah kendaraan. Pada arena balap, bagian ini kerap diganti agar suspensi kian rigid (kaku) dengan menggunakan material polyurethane bahkan aluminium.

Bentuk dan besar dari bushing tentu perku dibuat perhitungan yang matang agar tidak mengganggu jarak main suspensi namun tetap stabil saat mendapat gaya ke samping ketika bermanuver.

BUSA JOK
Sebagai bagian terakhir yang bersentuhan langsung dengan badan, tentu ketebalan busa jok turut mempengaruhi kenyamanan.

Mitsubishi Xpander tergolong mengadopsi busa jok tebal sehingga redaman dapat terserap kian besar dari permukaan jalan.

Untungnya, desain lekukan jok di sisi pengemudi cukup mampu menopang badan dengan baik. Alhasil, badan dapat menekan lebih rata ke jok sehingga pengemudi tidak mudah mengalami kelelahan.

Hal inilah yang saya rasakan selama Holiday Test Drive 2019 ini. Jarak tempuh hingga 1.702.9 km tak membuat badan terasa lelah berlebihan.  

[Dhany Ekasaputra]

About Dhany Ekasaputra 197 Articles
Experience 1. Racing Driver (1999-2002) 2. Testing Driver, e.g : Lamborghini Aventador, Lamborghini Gallardo, Lotus Elise, Nissan GT-R, Nissan Juke R, McLaren 650 S, etc (2001-2015) 3. Journalist Otosport (2001-2003) 4. Journalist Auto Bild Indonesia (2003-2009) 5. Technical Editor Auto Bild Indonesia (2009-2015) 6. Instructor Safety Institute Indonesia (2014-2016) 7. Operational Manager PT OtoMontir Kreasi Indonesia (2015-2017) 8. Managing Editor aftermarketplus.id (2017- )