Review : Pentingnya Pasang Breather Crankcase di Yamaha NMax Bore-up dan Stroke-up

AFTERMARKETPLUS.id – Gerakan naik – turun piston di mesin memerlukan sistem ventilasi agar putaran dapat berjalan smooth. Setiap produsen kendaraan telah memperhitungkan hal ini, namun kondisi berbeda akan ditemui jika diameter experienceter piston atau stroke (langkah) mesin diubah.

Tekanan yang dihasilkan dari gerakan naik – turun piston ini disebut dengan ‘Blow By’. Tekanan ini dihasilkan saat langkah kompresi dan tenaga. Dimana dalam kedua langkah ini, posisi katup masuk dan buang tertutup, sehingga tekanan tersebut akan bocor melalui celah di ring piston. 

Jika saat langkah kompresi, tekanan yang bocor adalah udara dan bahan bakar atau lebih dikenal dengan fuel dilution, sedangkan ketika langkah tenaga adalah gas panas hasil pembakaran yang juga menjadi penyebab rusaknya oli mesin kendaraan.

Artinya, celah antara piston dan dinding silinder menjadi penentu besar kecilnya ‘Blow By’ di crankcase. Tak heran jika ring piston mulai aus atau dinding silinder baret, Sobat sering menemukan hadirnya oli di filter udara seperti di NMax atau intake manifold. 

BORE-UP DAN STROKE-UP

Nah kebayang dong Sob, jika mesin dimodifikasi dengan mengganti diamater piston atau mengubah langkah (stroke) menjadi lebih panjang akan menyebabkan tekanan di crankcase kian besar. 

Jika mengandalkan sistem standar dari produsen kendaraan, tentu hal ini tidak lah cukup untuk mengoptimalkan crankcase ventilation system. Untuk itulah diperlukan breather crankcase seperti produk yang dirilis Andri Chang untuk Yamaha NMax.

Dengan penambahan lubang ventilasi pada tutup oli mesin, membuat tekanan untuk mesin yang telah dimodifikasi dapat diturunkan. Sebuah cara yang simpel, karena ‘Plug n Play’ alias PNP.

PEMASANGAN MUDAH

Prinsipnya, ventilasi pada cover valve tetap digunakan, kemudian ditambahkan dengan lubang pernapasan dari tutup oli. Slang yang telah disatukan ini kemudian disalurkan ke area belakang dan dimasukan ke sasis agar suara desis tak terdengar dan lebih terlindung saat motor dicuci atau terkena hujan karena di dalam bodi motor. 

Slang yang digunakan Andri Chang berasal dari sistem pneumatik sehingga bebas bocor dan proses pasang dan lepas slangnya menjadi sangat mudah. Untuk mengukur volume oli, Andri Chang juga melengkapinya. Plus, penutup di rumah filter udara agar udara yang masuk ke mesin tetap melewati saringan udara.

Jika ingin tetap menjadi motor ramah lingkungan, Sobat dapat memasang jalur pernapasan ini ke rumah filter udara. Sehingga gas racun dari uap oli akan turut terbakar di ruang bakar, meski konsekuensinya adalah panas dari uap oli yang akan membuat kandungan oksigen menjadi tidak terlalu padat. 

 Seminggu pemakaian Yamaha NMax, OtoPintar tak menemukan kendala, meski secara teori hal ini akan membuat ventilasi kian membaik. Sedikit oli hadir di slang dekat tutup oli yang menandakan tekanan di area tersebut cukup tinggi.

 So… Jangan lupa perbaiki Crankcase Ventilation System yaa.. kalo sudah bore-up atau stroke-up…

[Dhany Ekasaputra]

About Dhany Ekasaputra 225 Articles
Experience 1. Racing Driver (1999-2002) 2. Testing Driver, e.g : Lamborghini Aventador, Lamborghini Gallardo, Lotus Elise, Nissan GT-R, Nissan Juke R, McLaren 650 S, etc (2001-2015) 3. Journalist Otosport (2001-2003) 4. Journalist Auto Bild Indonesia (2003-2009) 5. Technical Editor Auto Bild Indonesia (2009-2015) 6. Instructor Safety Institute Indonesia (2014-2016) 7. Operational Manager PT OtoMontir Kreasi Indonesia (2015-2017) 8. Managing Editor aftermarketplus.id (2017- )