Pahami dan Optimalkan Transmisi Baru Wuling Cortez CT Dalam Beragam Kondisi Jalan

Foto: aftermarketplus.id

AFTERMARKETPLUS.id – Selain mesin 1.500 cc yang dilengkapi turbocharged, Wuling Cortez CT juga mengadopsi transmisi tanpa roda gigi alias CVT. Banyak keunggulan yang ditawarkan pada transmisi ini sehingga mobil keluarga ini begitu asyik di kendarai.

Seperti Sobat ketahui, bahwa Continuous Variable Transmission (CVT) merupakan teknologi terkini untuk memperoleh kenyamanan maksimal. Tanpa ada perpindahan gigi, otomatis tak akan membuat entakan yang dapat mengurangi kenyamanan. 

Ditambah dengan luasnya rasio puli yang diberikan membuat putaran mesin saat melaju di kecepatan 100 km/jam, takometer Wuling Cortez CT hanya mencatat angka dikisaran 2.000 rpm. Hal ini jelas akan memberi kontribusi terhadap konsumsi BBM yang baik.

DI JALAN MENANJAK

Jika saat melaju di jalan yang cenderung rata atau Sobat mengejar kenyamanan, posisi tuas di D (Drive) merupakan pilihan yang tepat.

Tapi cerita berbeda saat Sobat menemui jalan menanjak panjang. Mode berkendara Sport dapat dimanfaatkan agar putaran mesin meningkat sehingga tenaga mesin selalu terjaga.

Sobat juga dapat memanfaatkan mode berkendara Manual agar kontrol putaran mesin berada di tangan pengemudi. Mode berkendara Manual pun dapat dimanfaatkan saat melaju di jalan menurun.

Ketika pengemudi memerlukan efek engine brake untuk membantu kinerja sistem rem, MPV Wuling ini memiliki rem cakram di keempat rodanya sehingga performa rem kian stabil meski dalam kondisi ekstrem sekalipun. 

Nah saat berhenti di lampu merah atau kemacetan yang parah, tuas posisi dapat dipindahkan ke N (Netral) tanpa perlu takut mobil bergerak mundur.

Pasalnya, sesaat setelah Wuling Cortez berhenti, otomatis fitur Hill Hold Control (HHC) akan bekerja dengan mengunci rem agar terhindar dari pergerakan mobil akibat pengemudi yang lalai. 

Aman dan nyaman banget kan Sob, Wuling Cortez CT?

[Dhany Ekasaputra]

About Dhany Ekasaputra 215 Articles
Experience 1. Racing Driver (1999-2002) 2. Testing Driver, e.g : Lamborghini Aventador, Lamborghini Gallardo, Lotus Elise, Nissan GT-R, Nissan Juke R, McLaren 650 S, etc (2001-2015) 3. Journalist Otosport (2001-2003) 4. Journalist Auto Bild Indonesia (2003-2009) 5. Technical Editor Auto Bild Indonesia (2009-2015) 6. Instructor Safety Institute Indonesia (2014-2016) 7. Operational Manager PT OtoMontir Kreasi Indonesia (2015-2017) 8. Managing Editor aftermarketplus.id (2017- )