Yamaha XMax 250 : Si Bongsor nan Lincah

AFTERMARKETPLUS.id – Varian yang satu ini bisa dibilang merupakan salah satu skuter matik premium, yang menjadi backbone Yamaha Motor.

IMG_20180213_173115

Kehadiran Yamaha XMax seakan melengkapi kesuksesan Yamaha NMax 150, yang laris manis bak kacang goreng.

Tawaran dari PT Yamaha Motor Indonesia Manufacturing (YIMM), untuk menjajal langsung skutik berkubikasi mesin 250cc ini tentunya sayang bila dilewatkan.

Apalagi begitu banyak media nasional yang ingin mengetesnya, namun belum dapat kesempatan hingga kini.

IMG_20180213_173237

Mengawali sesi pengetesan, titik start dipilih dari salah satu pabrik busi ternama di Indonesia, Ciracas, Jakarta Timur. Kala itu hari Sabtu, tengah hari bolong, dimana Jl. Raya Bogor sedang padat-padatnya oleh kendaraan.

Wah, jadi penasaran seperti apa rasanya mengendarai XMax dalam kondisi lalu lintas seperti itu.

Yuk kita mulai nangkring di atas tunggangan seharga Rp50 juta lebih ini. Ups, buat postur rata-rata orang Indonesia setinggi 167cm, tampaknya kaki perlu jinjit menapak aspal.

Agak pe-er buat naik ke atasnya, apalagi dalam posisi standar tengah. Dan butuh tenaga extra melepaskannya dari standar tengah, jika mendorongnya dengan sepasang kaki berpijak di tanah.

Skutik dengan bobot kosong 179 Kg ini tergolong berat. Baiklah, kalau begitu langsung tancap gas saja, cuss…! Tarikan awalnya terasa kurang responsif dan menghentak.

Mungkin karena tubuhnya yang bongsor? Namun sebenarnya kondisi tersebut terbilang safety. Terlebih bagi mereka yang belum terbiasa mengendarai matik, apalagi berbobot besar dan bermesin di atas 150cc.

Tanpa adaptasi lama, XMax langsung enak diajak menyatu. Ketika melesat di jalan, ia terasa ringan.

Bahkan dibawa bermanuver di antara padatnya kendaraan, kok tak kalah gesit sama Yamaha Mio ya? Asalkan pede dan punya feeling tepat, ketika ingin bermanuver di antara kendaraan lain di sekitar.

Kelincahan bermanuver itu, mungkin didukung penggunaan ban tubeless lebar.

Depan berukuran 120/75-15, dan belakang 140/70-14. Serta suspensi depan bertabung 33mm dan suspensi ganda di belakang.

Melesat di trek lurus, lalu spontan tarik tuas rem, well, Anti-Lock Braking System (ABS) nya berfungsi maksimal.

IMG_20180213_172834

Rute test ride sengaja pilih jalur padat dan banyak titik kemacetan, terutama di hari Sabtu. Seperti Jl. Raya Bogor, Jl. Raya Bambu Apus, Perempatan Sumir, Jl. Raya Pasar Pondogede, Jl. Raya Jatiwaringin, Jl. Raya Pondok Bambu dan Kanal Banjir Timur (KBT).

Lewati jalur tersebut, rasanya tak ada kendala bersamanya. Paling sedikit terasa di pinggul, ketika skutik bertipe rangka underbone ini melalui sejumlah aspal rusak dan bumpy.

Menjelang sore, test ride selesai. Sejenak rehat di salah satu warung Es Kelapa Muda di tepi KBT, seraya menikmati sejuknya hembusan angin pinggiran Jakarta.

Sambil coba membayangkan sensasi berkendara jarak jauh bersama XMax, ke Geopark Ciletuh misalnya, hmm…

 

[OBK]

About pekik udi irianto 931 Articles
1. Otomotif Tabloid, PT Dunia Otomotifindo - Group of Magazine as Photographer from May 2, 1994 to June 14, 2001 2. Otosport Tabloid, PT Penerbit Media Motorindo - Group of Magazine as Photographer from June 15, 2001 to December 31, 2001 3. Otosport Tabloid, Automotive Media Supporting Unit, PT Penerbit Media Motorindo - Group of Magazine as Photo Editor from January 1, 2002 to December 31, 2002 4. Otosport Tabloid, PT Penerbit Media Motorindo - Group of Magazine as Photo Editor from January 1, 2003 to April 5, 2003 5. Auto Bild Magazine, PT Penerbit Media Motorindo - Group of Magazine as Photo Editor from May 6, 2003 to December 31, 2008 6. Photographic Section, Auto Bild Editorial Department, Automotif Media, Publishing II Division, PT Infometro Mediatama - Group of Magazine as Photo Editor from January 1, 2009 to October 31, 2014 7. aftermarketplus.id as Editor in Chief from August 2, 2015 to present