Review Speed Sparks : Cegah Kolesterol Dengan Volt Stabilizer, Coil Booster dan Izy Tuning

Foto: aftermarketplus.id

AFTERMARKETPLUS.id – Ternyata kelistrikan bisa terserang kolesterol lho! Tapi tenang… Speed Sparks punya obatnya sob, yakni Volt Stabilizer, Coil Booster dan Izy Tuning.

Kolesterol itu identik dengan penyumbatan aliran darah akibat hadirnya lemak. Begitu pun dengan kelistrikan di kendaraan. Usia pakai membuat kabel memiliki hambatan untuk menghantarkan listrik.

IMG-20180527-WA0043

Jika terjadi hambatan listrik, otomatis kerja komponen akan terganggu. Gmana caranya mengembalikan atau meningkatkan agar komponen kelistrikan dapat bekerja optimal. Syaratnya cuma satu, pastikan kebutuhan listriknya terpenuhi..

Gmana caranya? Yakni menyiapkan ember listrik berukuran mini di dekat komponen kelistrikan. Ini penjelasan simpelnya sob.

VOLT STABILIZER
Sesuai namanya, fungsinya untuk menstabilkan tegangan listrik yang dihasilkan oleh regulator atau kiprok. Arus AC akan diubah oleh kiprok menjadi DC, kemudian dimasukan ke dalam aki atau ember listrik berukuran besar untuk diteruskan ke komponen kelistrikan.

Putaran mesin yang dinamis (naik – turun) membuat suplai listrik menjadi kurang stabil, meski telah dimasukan ke dalam aki. Ketidakstabilan inilah yang diobati dengan kehadiran Volt Stabilizer Speed Sparks.

IMG-20180527-WA0044

Banyak keuntungan yang diperoleh dari penggunaan ember listrik mini Volt Stabilizer ini. Pertama yang langsung dirasakan adalah respon dari putaran gas lebih terasa. Dengan kata lain, ada peningkatan kemampuan akselerasi yang dirasakan.

Cukup masuk diakal, mengingat tegangan listrik yang stabil membuat ECU mampu merespon beragam komponen menjadi lebih cepat.

Keuntungan kedua adalah usia pakai aki. Dengan Volt Stabilizer, suplai arus listrik yang kurang stabil akan ditahan oleh kapasitor di dalamnya sehingga tidak cepat merusak sel aki. Alhasil, Yamaha NMax produksi Mei 2015, belum pernah ganti aki hingga saat ini – Mei 2018.

Modul ABS pun lebih terlindung dengan Volt Stabilizer ini. Dimana modul ABS cukup sensitif terhadap gangguan suplai listrik yang tidak stabil akibat putaran mesin motor yang bekerja sangat tinggi, jika dibandingkan di mesin mobil.

COIL BOOSTER
Kalo ini urusannya ke sistem pengapian sob. Tugas utamanya, memastikan suplai listrik ke koil tetap stabil agar busi dapat menghasilkan percikan api optimal untuk proses pembakaran.
Ingat ya sob, ini cuma penstabil listrik, bukan peningkat voltase alias step-up.. Jadi gak bikin koil jadi panas akibat input voltase listrik meningkat.

IMG-20180527-WA0042

Ember listrik mini ini juga berperan untuk menyediakan tenaga cadangan untuk koil bekerja – terutama diputaran mesin rendah – sehingga tidak membebani kelistrikan lainnya.

Nah kebayang dong.. kalo di rpm rendah aja koil bisa bekerja optimal, otomatis proses pembakaran menjadi lebih baik. Persentase bensin yang mampu diubah menjadi tenaga akan meningkat. Lagi-lagi akselerasi akan terdongkrak.

Bahkan Walang Abiaksa – tuner asal Klaten, Jawa Tengah – memanfaatkan Coil Booster untuk menstabilkan listrik fuel pump. Tujuannya jelas, tekanan bensin ke injektor akan terjamin sehingga tidak ada delay saat semprotan bensin diperlukan.

IZY TUNING
Kalo produk lain bertugas menstabilkan tegangan 12 Volt, Izy Tuning bekerja untuk 5 Volt yang menuju TPS (Throttle Position Sensor), MAP (Manifold Air Pressure) dan Intake Air Temperatur (IAT).
Lagi-lagi kumpulan kapasitor, IC dan transistor menjamin suplai listrik stabil. Efeknya, info dari ketiga sensor ke ECU kian responsif. Seresponsif akselerasi yang dirasakan sob.

Sayangnya, produk ini tidak Plug In seperti produk Speed Sparks lainnya, alias perlu memotong kabel biru menuju TPS. Tapi sebanding dengan rasa yang dihasilkan. Akselerasi terasa ‘padat’ sehingga lebih asyik saat memerlukan respon spontan ketika hendak menyalip kendaraan.

[Dhany Ekasaputra]

About Dhany Ekasaputra 137 Articles
Experience 1. Racing Driver (1999-2002) 2. Testing Driver, e.g : Lamborghini Aventador, Lamborghini Gallardo, Lotus Elise, Nissan GT-R, Nissan Juke R, McLaren 650 S, etc (2001-2015) 3. Journalist Otosport (2001-2003) 4. Journalist Auto Bild Indonesia (2003-2009) 5. Technical Editor Auto Bild Indonesia (2009-2015) 6. Instructor Safety Institute Indonesia (2014-2016) 7. Operational Manager PT OtoMontir Kreasi Indonesia (2015-2017) 8. Managing Editor aftermarketplus.id (2017- )