MPV Jepang Paling Worth It

Foto: aftermarketplus.id

AFTERMARKETPLUS.id – Sejak di ambil alih oleh PT Eurokars, Mazda membawa banyak model ke pasar Indonesia untuk dijual. Diantaranya adalah Mazda 5. Mazda 5 merupakan MPV yang berukuran lebih kecil dari kakaknya, yaitu Biante. Modelnya pun juga lebih pipih.

MAZDA53Nah, kali ini kami akan mereview Mazda 5. Melihat eksteriornya, seolah Mazda 5 tertinggal satu model dari generasi Mazda yang saat ini sudah berdesain Kodo. Buktinya fascia Mazda5 terlihat mirip sekali dengan Mazda2 pada generasi awal. Tapi, mobil ini dilengkapi pintu geser pada bagian belakang yang bisa dibuka tutup menggunakan remote kunci mobil.

Masuk ke interiornya, Joknya dibalut bahan kulit berwarna putih. Posisi duduknya cukup enak. Visibilitasnya pun juga baik. Dan kami suka dengan spion tengahnya yang sudah berteknologi autodimmer. MPV Mazda ini juga sudah dilengkapi switch untuk mengatur posisi sorot lampu.

Selain itu, Mazda 5 juga sudah diadopsi sunroof. Sayang ruang kabin baris kedua terasa sempit. Tapi, Mazda5 memiliki keunikan tersendiri di kabin baris keduanya. Adalah konfigurasi bangku fleksibel yang disebut Karakuri.

Sistem ini memungkinkan baris keduanya untuk memiliki pengaturan bangku beragam, dengan hadirnya Karakuri Seventh Seat untuk penumpang yang duduk di tengah. Jika ingin berformat “captain seat”, bangku kecil ini dapat terlipat ke bawah bangku sebelah kiri saat tak dibutuhkan, sehingga dapat menjadi akses masuk ke baris ketiga yang mudah berkat lantainya yang rata.

Ada juga Karakuri Utility Box yang berupa kompartemen penyimpanan terbuka dan dua buah cup holder. Kotak serbaguna ini terlipat di bawah bangku sebelah kanan saat tak dibutuhkan.

Tentunya saat salah satu sistem Karakuri ini digunakan, ruang di bawah bangkunya dapat menjadi kompartemen penyimpanan tambahan sebesar 6,3 liter. Hal ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi Mazda5 soal kepraktisannya.

Dengan proporsi badan yang lebih kecil dari Biante ini, berdampak pada ruang kaki yang terbatas, khususnya di bangku baris ketiga. Rasanya lebih cocok untuk ditempati anak-anak, dengan tinggi badan di bawah 150 cm.

Ruang bagasinya terbilang sangat kecil saat bangku baris ketiga ditegakkan. Untuk meluaskannya, Anda perlu melipat rata bangkunya dan menjadi masalah lain ketika harus mengangkut 6 orang penumpang. Desain interiornya pun seperti mobil generasi tahun 2000an awal. Layar multi information display juga belum menggunakan layar LCD.

MAZDA52Tapi, head unit yang disematkan cukup menghibur dengan system android. Bisa disambungkan juga ke internet di handphone dengan cara tathering sehingga kita bisa menonton youtube hingga browsing internet. Saya hal tersebut tidak didukung dengan suara speaker yang bagus.

Nah yang kami sukai, ia dibekali jantung mekanis anyar berteknologi SKYACTIV. Unit 4-silinder ini berkapasitas 1.998 cc dengan tenaga sebesar 151 dk dan torsi maksimal 190 Nm.

Mesin ini ditandemkan dengan transmisi otomatis 6 percepatan yang juga berlabel SKYACTIV. Selain itu, mobil ini sudah menganut teknologi i Stop untuk menghemat bahan bakar seperti pada Mazda CX-5.

Mazda membanderol mobil ini dengan harga Rp 376 juta. Wah Cukup worth to buy ya. Ingin mengetahui rasa berkendaranya? Simak artikel berikutnya.

[Gilang Budiman]