Generasi Kelima Semakin Baik

Foto: aftermarketplus.id

AFTERMARKETPLUS.id – Pada awal kemunculannya di Indonesia, kami sempat meremehkan Honda CR-V generasi ke lima ini karena kapasitas mesinnya hanya 1.498 cc 4 silinder dengan turbo.

CRV3Mungkin dirasa cukup jika berada di sebuah Honda Civic, karena bobot Civic tidak seberat CR-V. Tapi jika disematkan di CR-V, timbulah pertanyaan dalam diri kami.

Apakah akselerasinya cepat? Apakah fun to drive? Kami berpikir seperti itu karena kami merasa tidak puas dengan tenaga pada CR-V generasi ke 4. Saat mendapat unit tes dari Honda Prospect Motor, kami pun segera mengambil kesempatan untuk mengetesnya.

Saat unit sudah berada di tangan kami, bentuk eksteriornya cukup menggoda. Lampu depan dan belakangnya menggunakan LED dengan desain yang cantik. Pun begitu dengan lampu LED di bempernya. Terlihat menarik. Desain bempernya pun mempertegas aura sporty dengan adanya sudut2 lancip pada ujung bemper.

CRV4Selain itu juga ada aksen chrome di gril untuk meningkatkan kesan elegan. Sekilas Honda CR-V generasi kelima ini terlihat lebih tinggi. Ternyata kini CR-V menggunakan pelek berdiameter 18 inci dan dibalut oleh ban dueller dengan ukuran 235/60/18.

Masuk kedalam kabin, kami cukup kaget melihat interiornya. CR-V generasi kelima ini mengalami peningkatan kualitas interior yang cukup baik. Pada CR-V generasi ke empat, dasbor tidak terbuat dari bahan soft pad, serta penggerak jok electris juga hanya pada bangku pengemudi, dan motif jok juga tergolong membosankan.

Kini di generasi kelima, desain dasbornya cukup baik dan terbungkus oleh lapisan kulit yang dipadu dengan plastik bermotif kayu. Terlihat padat dan mewah.

DCIM100GOPROGOPR1917.JPGJoknya pun juga berbentuk semi bucket dengan motif jahitan kulit seperti sebuah mobil sport. Saat kami duduki, jok kulit itu terasa nyaman dan ergonomis. Karakter unik CR-V tetap ada yaitu meski SUV yang notabene mobil tinggi, tapi posisi duduk tetap selonjor seperti sedan atau hatchback.

Head unit yang digunakan juga luas dengan tampilan yang cemerlang. Dengan layar 9 inci, ini merupakan salah satu SUV dengan head unit terbesar di kelasnya. Responsnya pun tajam dengan fitur yang lengkap termasuk Bluetooth dan navigasi GPS.

Kepraktisannya juga sangat baik. Kantung di doortrim, laci dasbor hingga konsol tengah sangat akomodatif untuk menampung beragam barang. Konsol tengah bahkan punya mekanisme pelepasan separator sehingga jika dilepas, ruang itu bisa menampung benda seukuran sepasang sepatu. Sangat fungsional.

Nah menariknya lagi, seolah tidak mau kalah dengan Nissan X-Trail, kini CR-V dilengkapi dengan 7 seater. Langsung saja kami tes akses dan suasana di bangku baris ketiga. Akses tentu dengan melipat dulu kursi baris kedua.

Tidak menggunakan tuas, melainkan strap yang harus ditarik di ujung sandaran kursi. Bobot tarikannya cukup berat sehingga cukup merepotkan. Tak hanya itu, kami masih harus menarik strap kedua untuk melipat alas jok. Jadi jangan berharap ada mekanisme pelipatan mudah macam ‘one touch tumble’ seperti pada Honda Mobilio.

Ketika sudah berada di kabin baris ketiga, legroom yang tersedia sangat terbatas. Sebaiknya penumpang di sini anak kecil saja atau mereka yang bertinggi badan tak lebih dari 160 cm. Untunglah AC double blower sudah ada sehingga ketujuh penumpang dapat jaminan rasa sejuk.

CRV2Menarik dicermati adalah desain dan fitur yang dimiliki CR-V baru. Varian yang kami ulas ini adalah 1.5 TURBO yang merupakan flagship. Ia sudah dilengkapi sunroof dan atap panoramic sehingga terasa lebih mewah dan spesial.

Satu hal lagi yang membuat kami kagum, adalah penempatan ban serepnya. Ban serep kini berada di bawah baris bangku ke tiga. Jadi tinggal melipat bangku baris ke tiga saja jika ingin mengambil ban serep. Cukup praktis.

Oh iya, lalu bagaimana dengan sensasi berkendaranya yang selalu kami pertanyakan? Simak di artikel selanjutnya.

[Gilang Budiman]