ALASAN HYUNDAI OTO KOMERSIAL LUNCURKAN LEBIH DULU TRUK RINGAN DAN DUMP TRUCK DI GIIAS 2017

JAKARTA, AFTERMARKETPLUS – PT Hyundai Oto Komersial Indonesia (HOKI), agen pemegang merk kendaraan niaga Hyundai di Indonesia untuk pertama kalinya akan tampil sebagai partisipan di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 yang akan berlangsung pada 10-20 Agustus 2017 di ICE, BSD City, Tangerang.

Di booth-nya yang akan tampil di 3H 19 meter x 40 meter atau sekitar 760 meter persegi, Hyundai Commercial akan memamerkan empat kendaraan niaga di segmen heavy duty truck dan light duty truck.

Di segmen heavy duty truck, Hyundai akan memamerkan sekaligus meluncurkan truk Hyundai X-Cient. Truk ini akan tampil dalam wujud aplikasi dump truck. Sementara, untuk truk ringan, Hyundai akan meluncurkan truk Hyundai Mighty.

Ada alasan tersendiri mengapa Hyundai Komersial memilih meluncurkan kedua jenis truk tersebut terkait debutnya di pasar kendaraan niaga di Indonesia.

“Truk jenis dumptruck kita yang keluarkan dulu, karena kebutuhuan truk jenis ini sangat tinggi di Indonesia, antara lain untuk sektor infrastruktur, juga sektor tambang dan perkebunan,” ungkap
Ari Tristianto Wibowo, Marketing Manager PT Hyundai Oto Komersial Indonesia (HOKI).

Ari menjelaskan, selain tipe dump truck, truk ringan juga banyak dibutuhkan untuk sektor transportasi di Indonesia. Hal itu menjadi alasan pihaknya juga meluncurkan beberapa varian truk ringan Hyundai Mighty di arena GIIAS 2017 mendatang.

Apakah ke depan Hyundai Komersial juga akan menggarap segmen bus? Ari mengiyakan. “Iya, arahnya ke depannya akan kesana, karena produk (bus) Hyundai sudah monokok. Tapi untuk sementara kita saat ini fokus ke truk dulu. Kita akan main di light duty dan heavy duty,” tegasnya.

Ari memastikan, semua produk truk dan bus Hyundai yang akan meluncur di GIIAS 2017 nanti siap berkompetisi dengan truk-truk dari merek-merek mapan di Indonesia terutama merek truk Jepang dan Eropa.

“Semua kendaraan kami memiliki berbagai kelebihan dibandingkan dengan para kompetitornya yang sudah lebih dulu hadir di Indonesia,” pungkas Ari. [Egi Yudhistira]