Seni Airbrush Pesona Wisata Indonesia Memikat Pengunjung Jogjakarta Truck Festival 2018

Foto: Istimewa

AFTERMARKETPLUS.id – Gelaran kontes modifikasi truk bertajuk Jogjakarta Truck Festival 2018 yang diselenggarakan di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta Sabtu dan Minggu, 8-9 September 2018 benar-benar menampilkan beragam corak modifikasi truk dari beragam aliran.

Sekitar 140 truk modifikasi dari berbagai merek unjuk gigi di kontes yang diikuti peserta dari berbagai wilayah di Tanah Air Ini.

Salah satu yang paling menonjol dari kontes ini adalah hadirnya seni airbrush yang dipamerkan peserta kontes. Seni airbrush ini menampilkan tema wisata dan budaya Indonesia. Tema ini diangkat sejalan dengan tema besar yang dihadirkan panitia JTF 2018 di ajang ini, yakni Pesona Indonesia.

Misalnya seperti yang ditampilkan oleh peserta nomor 10 asal Klaten, Jawa Tengah ini. Peserta ini mendandani truknya dengan modifikasi ekstrem dengan bodi yang dilabur airbrush bertema budaya Jawa bernuansa hijau. Airbrush ini menampilkan batik Jawa di sekujur bodi serta gunungan wayang kulit pada bagian pintu kiri dan kanannya.

Lain halnya dengan truk Zaky Elfata aplikasi boks dari peserta nomor 9. Dinding truk boks ini dilukis dengan keindahan destinasi wisata Indonesia, dengan menampilkan stupa Candi Borobudur, penari Bali, pura, patung Bali, penari kecak dan lain-lain.

Bagian kepala truk dilabur dengan lukisah airbrush penari Jawa pada bagian pintu dan depan truk, serta motif batik bunga.

Truk Toyota Dyna ban besi milik peserta asal Bali dengan plat nomor DK 9524 UE juga tampil tak kalah keren dengan menampilkan aneka motif batik, bunga kamboja dan penari Bali yang semuanya tampil dengan warna dasar bernuansa hijau segar.

Sosok penari Bali digambar berukuran cukup besar pada bagian pintu berwujud semi siluet. Truk ini diperindah penampilan modifikasi eksteriornya dengan seni stiker dengan pesan-pesan budaya yang menarik disimak.

Antara lain seni stiker pada bagian kaca samping bertuliskan, “Terima Kasih Baliku untuk Budaya dan Alammu. Terima Kasih untuk Cantik Gadismu dan Kerasnya Arak Balimu.”
Pesan dalam stiker ini tak lain adalah lirik salah satu lagu pop yang pernah tenar di era awal 2000-an.

“Ada perkembangan luar biasa di kualitas modifikasi peserta. Ini eventnya sudah kita komunikasi kan setahun lalu, dan hasil modifikasi membuat pengunjung terhenyak. Mereka tidak menyangka truk bisa dijadikan ekspresi seni dan budaya,” ujar KRMT Indro Kempling Suseno, Ketua Panitia Jogjakarta Truck Festival 2018 saat kami temui di hari kedua kontes, Minggu (9/9/2018).

Indro menambahkan, seni airbrush memang cukup menonjol di pameran ini karena memang sejak awal panitia menyiapkan kontes ini untuk menyebarluaskan pesan wisata dan budaya Indonesia.

[Egi Yudhistira]