JAKARTA, AFTERMARKETPLUS - Selain berfungsi sebagai fitur keselamatan, lampu daytime running light (DRL) juga menjadi pemanis tampilan mobil.
Apalagi sekarang pabrikan membuat lampu DRL dengan desain yang makin menarik dan unik.
Ada dua macam jenis DRL, ada yang menggunakan bohlam LED yang disusun hingga membuat sebuah garis, dan ada yang berbentuk garis seperti neon dengan sumber sebuah bohlam LED didalamnya. Hampir semua DRL terintegrasi dengan lampu depan.
Untuk yang tidak terintegrasi dengan headlamp, seperti yang terpasang di mesh grill bemper depan relative lebih mudah diganti. Harganya pun lebih terjangkau.
"Untuk DRL Mercedes-Benz C-Class W204 prefacelift, Kita tinggal mengganti lampu DRLnya saja. Harganya Rp 5,9 juta sepasang dan orisinil," ujar Andri, pemilik toko Kencana di Pasar Mobil Kemayoran, Jakarta Utara.
"Sementara itu DRL untuk mobil Jepang seperti Daihatsu Great New Xenia terbaru, Mitsubishi Mirage, dan lain-lain bisa menggunakan merek aftermarket dengan harga kisaran Rp 400 ribuan," lanjut Andri.
Sementara untuk yang terintegrasi dengan lampu depan, lebih sulit diperbaiki. Bahkan ada yang tidak bisa diperbaiki.
"Untuk DRL Audi dan VW yang terintegrasi dengan lampu depan tidak bisa diperbaiki. Harus diganti lampu depannya. Harga satu lampu depan mulai dari Rp 8 jutaan untuk A4," ujar Mariyono, service advisor Audi Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.
"Untuk BMW, jika DRL rusak, kita dapat mengganti bohlam yang ada di lampu depan saja. Proses nya cukup mudah dan plug and play," ujar Fu Tony, pemilik bengkel Karunia Jaya Abadi Motor, Fatmawati, Jakarta Selatan.
Kami penasaran dengan DRL Audi, apakah tidak ada cara lain selain mengganti lampu depannya. Kami pun bertemu Andy Jayandi, mekanik bengkel Syifa Jaya Motor, di pusat onderdil, ITC Fatmawati, Jakarta Selatan.
"Kami bisa memperbaiki DRL Audi A4, caranya dengan membuka mika lampunya, lalu mengganti bohlam LED nya. Setelah itu mika lampu di pasang lagi dengan menggunakan sealent sebagai perekatnya. Biayanya sendiri sekitar Rp 300 - 500 ribuan tergantung tingkat kesulitannya." ujar Andy.
Meskipun tidak disarankan oleh bengkel resmi karena masalah keamanaan pada kelistrikan mobil, tapi memperbaiki DRL di tempat Andy bisa dipertimbangkan.
Sementara itu untuk mobil-mobil keluaran Jepang yang telah menggunakan DRL kami belum mengetahui biaya perbaikannya karena umur mobil tersebut masih baru dan belum ada yang rusak.
"Untuk mobil-mobil baru seperti Honda Mobilio RS, CR-V, Dan lain-lain kami belum pernah memperbaikinya. Jadi belum tau bisa apa tidak diperbaiki," tambah pria berdarah Sunda ini. [Gilang Budiman]

#BMW #Audi #VW #Servis Lampu DRL #Biaya Servis Lampu DRL #Alamat Bengkel Servis Lampu DRL

Author : Gilang Budiman > 1811 Articles
Gilang Budiman merupakan lulusan jurusan Ekonomi S1 Universitas Indonesia dan jurusan Business S2 Universitas Binus International yang memulai karir dibidang otomotif sejak;
- 2002 : Komunitas Honda Civic Indonesia
- 2009 : Komunitas BMW CAR CLUB OF INDONESIA
- 2011: Wartawan Auto Bild Indonesia
- 2014 : Komunitas Mercedes Benz Club Indonesia (NECI)
- 2015: Senior Reporter Otodriver
- 2016: Senior Editor Aftermarketplus
List Comment
No Comment