Bridgestone Dukung Balap Mobil Bertenaga Matahari

Foto: Istimewa

AFTERMARKETPLUS.id – Bridgestone Corporation (Bridgestone) mengumumkan (20/10) untuk terus mendukung Bridgestone World Solar Challenge (BWSC) sebagai sponsor utama di ajang ini.

BWSC adalah ajang balap mobil bertenaga matahari (surya) terkemuka di dunia yang menempuh jarak total sepanjang 3.000 km (1.860 mil) dari Darwin ke Adelaide di Australia.

Balapan ini dimulai pada tahun 1987 dengan tujuan untuk berkontribusi pada pengembangan mobil surya, mendukung insinyur muda, dan berkontribusi pada lingkungan dengan menggunakan sumber daya baru, yaitu cahaya matahari.

Baca juga: https://aftermarketplus.id/after-market/bridgestone-indonesia-luncurkan-ban-emsa-premium-untuk-kendaraan-komersial

Peserta ditantang untuk merancang, membangun, dan mengembangkan kendaraan yang paling efisien di dunia. Tahun ini, BWSC merayakan gelaran ke-15 nya.

“Ini adalah kehormatan besar kami bekerja dengan begitu banyak tim dan individu berbakat, kreatif dan menginspirasi, yang siap untuk mengembangkan solusi mobilitas generasi berikutnya. Bridgestone baru saja menandatangani perpanjangan sepuluh tahun perjanjian sponsor hari ini. Untuk dekade berikutnya, kami akan melanjutkan perjalanan kami “Dream Bigger” dan “Go Farther”. Mari kita terus bermimpi lebih besar, melangkah lebih jauh dan mengembangkan solusi mobilitas berikutnya untuk Masa Depan kita sendiri,” terang Masaaki Tsuya, Chairman of the Board, Chief Executive Officer dan Representative Executive Officer, Bridgestone Corporation.

Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi Australia Selatan, David Ridgway, menyambut baik investasi jangka panjang tersebut.

“Kemitraan seperti ini, tidak hanya menyelamatkan masa depan balapan mobil surya terbesar dan yang paling dihormati di dunia, tetapi juga memberikan pembuktian bagi teknologi terbarukan dan inovasi berkelanjutan di sini di Australia Selatan dan di seluruh dunia. BWSC berkontribusi jutaan dolar ke dalam ekonomi pengunjung Australia, dengan lebih dari $11,9 juta disuntikkan secara nasional dan setara dengan 102 pekerjaan penuh waktu yang dibuat pada 2017,” imbuh Menteri Ridgway.

[EYD]