AFTERMARKETPLUS.id - Saat ini pasar kendaraan roda dua di Indonesia sudah menjadikan skuter otomatik atau motor matic sebagai segmen yang mencatatkan penjualan tertinggi. Secara spesifik juga menunjukan keadaan bahwa motor matic bermesin 125 cc mendominasi pasar kendaraan roda dua di Tanah Air.
Konsumsi bahan bakar yang ekonomis dengan potensi tenaga yang tersedia juga kerap dijadikan konsideran dari konsumen. Namun tentu saja soal perawatan yang relatif mudah ikut mendorong segmen motor matic bermesin 125 cc punya daya pikat yang besar. Dan soal perawatan tentu saja termasuk opsi dalam memilih pelumas yang secara rutin harus diganti.
Motor matic bermesin 125 cc umumnya punya volume tampung oli mesin 700 sampai 800 mililiter. Memilih oli untuk mesin motor matic bermesin 125 cc bukan hal yang sulit, namun tetap butuh kejelian khusus agar mesin bisa tetap terjaga performanya.
Di pasaran, oli yang cocok untuk motor matic diberi kode SAE 10W-30. Salah satu karakternya punya tingkat kekentalan yang terbilang rendah, secara fisik sedikit lebih kental dibandingkan yang berkode SAE 10W-40.
"Hendaknya konsumen memang bisa benar-benar memahami dengan baik semua kode pada kemasan oli supaya performa kendaraan bisa maksimal, setiap kode pada kemasan oli tidak bisa berlaku secara umum untuk semua jenis mesin motor matic," buka Hartanto Setiawan, Automotive Technical Manager PosXGroup (12/8/2023).
Diterangkan kembali oleh Hartanto bahwa sangat penting menggunakan oli mengacu pada manual book atau buku petunjuk kendaraan Anda, misalnya kendaraan yang mempunyai desain mesin rapat membutuhkan tingkat kekentalan oli lebih rendah dengan rekomendasi oli SAE 10W-30.

dibandingkan oli SAE 10W-40 saat kondisi operasional sehingga oli lebih mudah mengalir memenuhi ruangan celah mesin. "Kedua jenis oli itu dibuat untuk memenuhi spesifikasi mesin yang sesuai juga dengan kebutuhan performa serta potensi beban yang akan diterima kendaraan," lanjutnya.
"Perlu diingat kembali, karena memiliki desain mesin yang berbeda, pemakaian oli untuk motor transmisi manual dan motor matic, jelas berbeda satu sama lain. Tidak bisa bertukar spesifikasi karena transmisi manual memakai kopling basah, sementara motor matic memakai kopling kering," wanti Hartanto mengingatkan.
Kembali dijelaskan oleh Hartanto, pemakai motor matic 125 cc hendaknya juga rutin melakukan penggantian oli agar performa pelumasan tetap maksimal. Panduan mudahnya, penggantian oli setiap 2.000 hingga 3.000 kilometer, bisa juga pakai rentang waktu setiap dua bulan sekali.
Saat ini oli untuk motor matic bermesin 125 cc yang tersedia di pasar umumnya berada dalam kemasan 700 hingga 800 mililiter. Selaras dengan kapasitas oli pada motor matic harian ini yang berada pada kisaran 800 mililiter. Sementara itu harga ecerannya juga cukup lebar, bisa dimulai dari kisaran Rp 40-80 ribu. Di bawah ini ada 10 produk oli 10W-30 yang bisa dipilih.
MOTUL Scooter LE, memiliki spesifikasi antara lain; berstandar JASO MB dan API SL, ada kandungan ester serta aditif pembersih maupun anti aus komponen. Termasuk oli yang masuk kategori oli Mineral, lebih cocok untuk motor matic baru yang tingkat keausan mesin serta kebisingannya masih minim. Volume kemasan oli ini 800 mililiter.
REPSOL MXRMatic, oli sintetik ini punya spesifikasi yang tertera pada kemasan; JASO MB dan API SL, klaim formulanya minim gesekan serta reduksi konsumsi bahan bakar. Ada 'fitur' XR- Technology membantu menjaga kebersihan mesin, mengisolasi partikel berbahaya dan menjaga lapisan anti aus. Volume oli ini seperti yang tercatum pada kemasan adalah 800 mililiter.
FEDERAL OIL Matic 30, merupakan oli sintetik berstandar JASO MB dan API SL, mempunya empat formula unggulan. Pertama, Advanced Active Moly yang akan mengurangi gesekan komponen mesin sekaligu spenjaga suhu mesin. Kemudian ada Active Cleansing Molecule yang berfungsi membersihkan komponen interna mesin, Wear Protection Technology untuk mereduksi keausan komponen mesin. Dan Heat Protection Formulation untuk menjaga suhu mesin tetap stabil motor matic berjalan. Volume kemasan oli ini 800 mililiter.
PANAOIL SP5, oli sintetik yang dibuat dari virgin base oil ini juga mempunyai kode JASO MB, khusus untuk motor otomatis (kopling kering) alias motor matic. Standarisasi JASO ini secara spesifik diformulasikan atas kebutuhan formula oli kendaraan bermotor standar global untuk oli kendaraan bermesin 4-tak.
Oli PanaOIL SP5 Synthetic Protection merupakan oli sintentik yang menggunakan teknologi Engine Power Protection Tech dengan kandungan aditif Molybdenum Dithiocarbamate, sehingga mempunyai karakter struktur molekul yang lebih baik dalam hal
perlindungan komponen mesin dari potensi keausan, tidak mudah teroksidasi, bahkan bisa menghadirkan proses pendinginan mesin yang lebih optimal daripada oli mineral. Kemasan oli ini juga berukuran 800 mililiter.
SHELL Advance 4T AX5 Scooter, oli berkode JASO MB ini volume kemasannya 800 mililiter, merupakan oli mineral premium. Mengandung zat aktif antioksidan ACT (Active Cleansing Technology), membantu menghilangkan kerak serta menjaga viskositas, sekaligus juga menjaga perorma pelumasan dalam kondisi baik dengan durasi lebih lama. Perlindungan komponen mesin maupun mengurangi potensi keausan komponen mesin dan stabilisasi suhu mesin juga menjadi tiga hal lain dalam formula oli ini.
PERTAMINA Enduro Matic, berkode JASO MB dan API SL dengan volume 800 mililiter. Formula utamanya zat aditif Molydbedenum, berguna untuk mengurangi friksi akntar komponen internal mesin pada suhu mesin dan juga keita motor matic melaju di kecepatan tinggi. Direkomendasikan untuk produk motor matic generasi terbaru, terutama untuk buatan pabrikan Jepang.
X-TEN XT-30 Matic, berkode JASO MB dan API SL dengan volume 800 mi. Ini merupakan oli full sintetik. Aditif utamanya adalah adanya kandungan Ester. Punya klaim; pemakaian oli berdurasi panjang, membuat kinerja komponen mesin juga tahan lama, dan membuat performa mesin jadi 'enteng' hingga masa akhir efektivitas oli sebelum diganti dengan yang baru.
ENEOS NXP Scooter 1, spesifikasinya API SL dan JASO MB, merupakan oli semi sintetik, volume yang tersedia 800 mililiter. Secara spesifik oli ini ditujukan untuk motor matic dengan mesin 110- 125 cc. Oli ini dirancang khusus dengan kualitas standar pabrikan Jepang untuk unit generasi baru.
CASTROL Activ Matic, spesifikasi dari sisi rating JASO adalah MB, merupakan oli semi sintetik, volume kemasan 800 mililiter. Secara teknis sesuai untuk motor matic 'low end'. Ada formula molekul Actibond dengan klaim melekat pada bagian-bagian penting bahkan ketika mesin mati serta memberikan lapisan pelindung sejak Anda menghidupkan mesin sekaligus menjaga stabilitas termal yang selama mesin bekerja,
EVALUBE Scootix HX, punya rating API SL dan JASO MB, serta merupakan pelumas dengan kekentalan ganda (multigrade). Ini oli sintentik, ada formula aditif Molydenum Dithiocarbamate yang berguna untuk mengurangi friksi antar komponen mesin pada suhu dan putaran mesin yang tinggi. Viscositas yang rendah agar memudahkan sirkulasi pelumas dan memberikan konsumsi bahan bakar yang lebih ekonomis lebih baik sekaligus motor matic dihidupkan.
[SA]
Author : Sigit Akbar > 306 Articles
Sigit Akbar seorang Jurnalis, Youtuber dan Automotive Enthusiast. Pernah berkarya di Tabloid Otomotif, Grup Kompas Gramedia tahun 2018. Kini aktif menjadi Youtuber di Rukun Indonesia (Rukun Podcast), Head of Pantau Digital dan menikmati perkembangan otomotif di Indonesia sebagai Senior Editor di aftermarketplus.id.
List Comment
No Comment