Luar Biasa, Pertamina Lubricant Berhasil Mendapat Peringkat 15 Dunia di Pelumas Global

Foto: Istimewa

AFTERMARKETPLUS.id – Pertamina Lubricant tetap berambisi dalam melakukan penetrasi di industri pelumas global, karena saat ini sudah berada di peringkat 15 dunia.

“Kami saat ini berada di peringkat 15 dunia dalam hal business value (nilai bisnis), semua sudah ada di visi kami sejak perusahaan berdiri pada 2013, kita belum puas hanya mendominasi di rumah sendiri,” terang Sinung Wikantoro, Coordinator of Product Development Specialist Pertamina Lubricant, dalam diskusi virtual dengan Forum Wartawan Otomotif (Forwot) pada Jumat (24/7).

Pertamina Lubricant menempuh banyak langkah untuk bisa ekspansi ke luar negeri, seperti melakukan kebijakan pertama di 2014, langsung mengakuisisi merek dan pabrik pelumas Amaco di Thailand, yang langsung diganti nama menjadi Pertamina Lubricants Thailand.

Sinung Wikantoro mengatakan pertama kali kita akuisisi Thailand sebagai langkah kami untuk bisa memasuki pasar Indo-China, karena strategis makanya langsung kami akuisisi.

Menariknya Pertamina Lubricant di 2015 bekerjasama dengan Lamborghini sebagai partner teknologi resmi sampai saat ini. Kolaborasi ini sebagai langkah demi mencapai pasar top global. Pertamina Lubricant tetap aktif dalam mendukung pembalap nasional di ajang dunia sampai saat.

“Hasil kolaborasi kami dengan Lamborghini merupakan langkah awal untuk diakui secara global, bahwa produk kami berkelas. Sampai pabrikan supercar Lamborghini kita rangkul sebagai partner teknologi resmi,” imbuh Sinung.

Pertamina Lubricant sendiri telah melakukan riset dan pengembangan semua produk dari nol di Indonesia, dengan anggota tim berasal dari Indonesia. Semuanya hasil pembelajaran dan ahli teknologi sejak masih bergabung dengan induk perusahan Pertamina. Saat ini Pertamina Lubricant sedang membangun Technology Centre, yang akan beroperasi pada 2021.

“Semua produk pelumas di Thailand, kami melakukan riset serta pengembangan di Indonesia, tempatnya di Plumpang, Jakarta Utara,” ujar Sinung.

Timbulnya percaya diri Pertamina Lubricant masuk ke pasar global karena banyaknya konsumen lintas industri bisa mereka dapat di Indonesia, karena tidak mudah untuk bisa bekerjasama dengan industri lain, harus adanya riset dan studi sebelum konsumen memutuskan untuk berkolaborasi.

Sinung Wikantoro mengatakan, mereka adalah konsumen yang sangat rasional. Sampai saat ini ada 17 negara yang menjadi fokus Pertamina Lubricant.

Negara – negara itu semua tersebar di Asia Oceania, Eropa dan Afrika. Tantangan kedepan untuk posisi ke 12-14 dunia tidak terlalu sulit. Karena cita-cita kami cukup rasional untuk ambil peran di pasar global, tutupnya.

[Angga Marsanto]