AFTERMARKETPLUS.id - Mazda menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan bisnis di Indonesia melalui peresmian Mazda Indonesia Plant (28/7/2026).
Pabrik Mazda yang berlokasi di daerah Citerup tidak hanya menjadi tempat perakitan kendaraan, tetapi juga pusat transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia, dan penerapan standar manufaktur global khas Jepang.
Mengusung filosofi "People Build Quality", Mazda menegaskan bahwa kualitas sebuah kendaraan selalu dimulai dari manusia.
Filosofi tersebut diwujudkan melalui pendekatan People, Process, and Quality, yang menjadi fondasi seluruh operasional di Mazda Indonesia Plant.
SDM Indonesia Dilatih Langsung oleh Ahli Mazda Jepang
Seluruh personel produksi Mazda Indonesia Plant menjalani pelatihan intensif dengan pendampingan langsung dari tenaga ahli Mazda Motor Corporation.
Program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga menjadi sarana transfer pengetahuan manufaktur Jepang kepada tenaga kerja Indonesia.
Setiap karyawan dibekali filosofi Monozukuri, semangat Takumi Craftsmanship, serta budaya kerja Zero Defect Mindset, yang menempatkan kualitas sebagai tanggung jawab setiap individu sejak awal proses produksi.

"Mazda Motor Corporation mendukung pengembangan Mazda Indonesia Plant melalui transfer pengetahuan manufaktur, sistem produksi, praktik manajemen kualitas, serta pengembangan kapabilitas sumber daya manusia. Kami percaya bahwa kualitas dibangun oleh manusia, disempurnakan melalui proses yang disiplin, dan dipertahankan melalui perbaikan yang berkelanjutan," terang Toru Nakajima, Senior Executive Officer, ASEAN Business Office, Mazda Motor Corporation.
"Karena itu, setiap kendaraan yang dirakit di fasilitas ini harus menghadirkan kualitas, craftsmanship, performa, keandalan, dan pengalaman berkendara yang diharapkan pelanggan Mazda di Indonesia," imbuh Toru Nakajima.
Quality Before Volume, Mazda Utamakan Mutu Ketimbang Mengejar Produksi
Mazda juga menerapkan filosofi Quality Without Compromise, di mana kualitas menjadi prioritas utama sebelum meningkatkan kapasitas produksi.
Melalui prinsip Quality Before Volume, setiap kendaraan yang dirakit di Indonesia wajib memenuhi standar kualitas global Mazda sebelum produksi ditingkatkan mengikuti permintaan pasar.
Untuk memastikan hal tersebut, Mazda menerapkan sistem pengendalian mutu berlapis yang mencakup:
Process Audit
Product Audit
Mazda Quality Index for Customer (MQIC) Audit
Third Party Audit oleh lembaga independen internasional
Selain itu, seluruh proses produksi mengacu pada Instruction Sheets for Operation (ISFO) dan Instruction Sheets for Inspection (ISFI) yang dikendalikan langsung oleh Mazda Motor Corporation sebagai standar operasional global.
Dengan kombinasi tenaga kerja yang kompeten, proses manufaktur yang terstandarisasi, teknologi produksi modern, serta sistem quality control yang ketat, Mazda memastikan setiap kendaraan rakitan Indonesia memiliki kualitas, keselamatan, keandalan, dan karakter berkendara khas Mazda.
Siap Tambah Produksi Hingga 10.000 Unit per Tahun
Mazda Indonesia Plant menjadi langkah strategis perusahaan untuk bertumbuh bersama Indonesia.
Seiring berkembangnya operasional, fasilitas ini telah dipersiapkan untuk mendukung peningkatan kapasitas produksi hingga 10.000 unit per tahun, pengembangan model-model Mazda rakitan lokal, peningkatan penggunaan komponen dalam negeri, hingga membuka peluang ekspor di masa depan.
Mazda juga berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan industri pendukung nasional, meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia, serta menciptakan nilai tambah melalui transfer teknologi dan pengembangan ekosistem otomotif nasional.
Kementerian Perindustrian Beri Apresiasi
Pemerintah Indonesia turut memberikan apresiasi atas investasi Mazda melalui pembangunan fasilitas produksi tersebut.
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian RI, Setia Diarta, menyatakan bahwa kehadiran Mazda Indonesia Plant diharapkan mampu memperkuat industri manufaktur otomotif nasional.
Dengan kapasitas produksi mencapai 10.000 unit per tahun, fasilitas ini diyakini dapat meningkatkan aktivitas manufaktur dalam negeri, mempercepat alih teknologi, mengembangkan sumber daya manusia, serta membuka lebih banyak lapangan pekerjaan di sektor otomotif.
Tonggak Baru Mazda di Indonesia
Lebih dari sekadar pabrik perakitan, Mazda Indonesia Plant menjadi simbol komitmen jangka panjang Mazda terhadap Indonesia.
Investasi ini menjadi fondasi baru yang menggabungkan keahlian manufaktur Jepang dengan potensi sumber daya manusia Indonesia untuk menghadirkan kendaraan berkualitas global sekaligus memperkuat daya saing industri otomotif nasional di masa depan.
Author : pekik udi irianto > 3407 Articles
Pekik Udi Irianto mengenyam pendidikan di Vrije Academie voor de Beeldende Kunsten, The Haque, NL. Memulai karir di bidang otomotif sejak: 1994 : Fotografer Tabloid Otomotif. 2001 : Redaktur Foto Tabloid Otosport. 2003 : Redaktur Foto Majalah Auto Bild Indonesia. 2015 : Pemimpin Redaksi aftermarketplus.id.
List Comment
No Comment