Alva Siapkan 200 Boost Charge Station di Jawa–Bali, Mudik Lebaran 2026 Pakai Motor Listrik Jadi Makin Tenang

Angga Marsanto | 11 Mar 2026

Full Width Image
Harga BBM Naik, Motor Listrik Diprediksi Makin Diminati

AFTERMARKETPLUS.id - Mudik Lebaran 2026 diprediksi kembali dipadati jutaan pemudik dari berbagai daerah. Bagi pengguna motor listrik, salah satu kekhawatiran terbesar tentu soal ketersediaan tempat pengisian daya selama perjalanan jauh.

Menjawab kebutuhan tersebut, ALVA menghadirkan solusi dengan menyediakan Boost Charge Station yang tersebar di berbagai wilayah Jawa-Bali untuk mendukung perjalanan mudik para penggunanya.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen ALVA dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia sekaligus memberikan rasa aman bagi pengguna motor listrik saat melakukan perjalanan jarak jauh.

Hampir 200 Titik Boost Charge Station Siap Digunakan

Menurut Purbaja Pantja, CEO ALVA, saat ini ALVA telah menyediakan hampir 200 titik Boost Charge Station yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna motor listrik ALVA.

Beberapa kota yang sudah memiliki fasilitas pengisian daya ini antara lain Semarang, Yogyakarta dan Solo. Jumlah ini juga akan terus bertambah dalam waktu dekat.

"Boost Charge Station sampai saat ini sudah ada hampir 200 titik yang tersedia di Jawa. Tahun ini jumlahnya akan kami tingkatkan hingga dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya," terang Purbaja Pantja dalam konferensi pers di Jakarta.

Dengan jaringan pengisian daya yang semakin luas, pengguna motor listrik ALVA kini dapat melakukan perjalanan lebih jauh tanpa khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan.

Program Sewa Baterai "Bebas Pas" Bikin Biaya Lebih Fleksibel

Tak hanya memperluas infrastruktur charging, ALVA juga menghadirkan inovasi lain untuk memudahkan pengguna motor listrik melalui program sewa baterai Bebas Pas.

Program ini diperkenalkan untuk model ALVA N3 yang sebelumnya diluncurkan pada ajang Indonesia International Motor Show 2026.

Berbeda dengan sistem sewa baterai pada umumnya yang menggunakan tarif tetap, program Bebas Pas menawarkan skema biaya berdasarkan tingkat pemakaian pengguna.

Artinya, jika penggunaan motor listrik dalam satu bulan lebih rendah, maka biaya sewanya juga ikut menurun.

"Konsep ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna karena pembayaran menyesuaikan kebutuhan pemakaian dengan gaya hidup masing-masing," jelas Purbaja.

Harga BBM Naik, Motor Listrik Diprediksi Makin Diminati

ALVA juga melihat peluang pertumbuhan pasar motor listrik di Indonesia semakin besar, terutama jika harga bahan bakar minyak (BBM) mengalami kenaikan.

Perubahan tren dari motor berbahan bakar bensin menuju motor listrik mulai terlihat di pasar dalam beberapa tahun terakhir.

Meski demikian, tingkat adopsi motor listrik di Indonesia saat ini masih relatif kecil.

Menurut Purbaja, penetrasi motor listrik di Indonesia masih berada di sekitar 1 persen, jauh di bawah negara lain seperti India yang sudah mencapai sekitar 10 persen.

Hal ini justru menunjukkan bahwa potensi pertumbuhan pasar motor listrik di Indonesia masih sangat besar.

Ekosistem Motor Listrik Semakin Siap

Dengan hadirnya Boost Charge Station di ratusan titik serta berbagai program inovatif seperti Bebas Pas, ALVA berharap semakin banyak masyarakat yang beralih ke kendaraan listrik.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mempercepat transisi menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan di Indonesia.

Bagi pengguna motor listrik ALVA, mudik Lebaran 2026 pun kini bisa dilakukan dengan lebih nyaman dan percaya diri berkat dukungan jaringan pengisian daya yang semakin luas.

#ALVA

...
Author : Angga Marsanto > 2167 Articles

Angga Marsanto, lulusan S1 Ekonomi STEKPi, memulai karir dibidang otomotif sejak :
2009 - 2014 Jurnalis di Majalah Yamaha Motodream
2015 - 2019 Jurnalis di Otorider.com
2019  Senior Editor Aftermarketplus
2012 - Sekarang Ketua Umum Jakarta Jupiter Club
2013 sebagai Konseptor Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI)
2010 - 2014 Test Rider Yamaha
 

Comment (0)

List Comment

No Comment