BAIC Catat 407 SPK di GIIAS 2026, T1 EV Curi Perhatian dan BJ30 HEV Jadi yang Terlaris

Adrienne Syafila | 14 Aug 2026

Full Width Image
BAIC T1 Debut di GIIAS 2026 Langsung Diserbu Konsumen, 139 SPK Berhasil Dikantongi

AFTERMARKETPLUS.id - BAIC Indonesia menutup partisipasinya di GIIAS 2026 dengan hasil yang cukup mengejutkan.

Selama 11 hari pameran, booth BAIC berhasil menarik hampir 20.000 pengunjung, mencatat lebih dari 500 sesi test drive, serta membukukan 407 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk seluruh lini produknya.

Menariknya, BAIC T1, kendaraan listrik (EV) pertama BAIC di Indonesia, langsung mencuri perhatian sejak debut perdananya di GIIAS 2026.

SUV listrik tersebut berhasil mengantongi 139 SPK, menjadi sinyal positif terhadap penerimaan pasar Indonesia terhadap mobil listrik terbaru BAIC.

Antusiasme pengunjung juga terlihat dari tingginya minat untuk mengenal dan mencoba langsung BAIC T1 melalui sesi test drive.

Konsumen memberikan respons positif terhadap desain eksterior dan interior, kenyamanan kabin, performa serta akselerasi yang responsif, handling, hingga teknologi modern yang ditawarkan.


Fitur seperti Parking Assist dan teknologi EV menjadi sejumlah daya tarik yang dinilai mudah diterima konsumen.

Kabin yang luas serta pengalaman berkendara yang menyenangkan juga menjadi faktor yang membuat BAIC T1 mendapatkan perhatian selama pameran.

Bukan BAIC T1, BJ30 HEV Malah Jadi Model Terlaris

Di tengah sorotan terhadap BAIC T1, ternyata BAIC BJ30 HEV justru menjadi model dengan perolehan SPK terbanyak selama GIIAS 2026.

Dari total 407 SPK BAIC, BJ30 HEV menyumbang 201 unit. Sementara itu, BAIC BJ40 mencatat 51 unit dan BAIC X55 II sebanyak 16 unit.

Capaian tersebut memperlihatkan bahwa karakter SUV tangguh masih memiliki daya tarik kuat bagi konsumen Indonesia. Namun, kebutuhan terhadap kendaraan yang lebih efisien juga semakin meningkat.

BAIC BJ30 HEV mencoba menggabungkan kedua kebutuhan tersebut melalui desain SUV yang kokoh, performa bertenaga, serta teknologi hybrid yang menawarkan efisiensi bahan bakar tanpa membutuhkan pengisian daya eksternal.

"Dapat kita lihat bahwa BAIC BJ30 HEV sudah mulai diterima dengan sangat baik oleh konsumen Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa DNA BAIC sebagai produsen kendaraan SUV yang tangguh tetap menjadi daya tarik utama, sekaligus dipadukan dengan teknologi hybrid yang mampu menjawab kebutuhan konsumen akan kendaraan yang lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar," ungkap Dhani Yahya, Chief Operating Officer BAIC Indonesia (14/8/2026).

Menurut Dhani, kombinasi karakter SUV, performa, dan efisiensi membuat BJ30 HEV semakin relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia saat ini.

BAIC T1 Bawa Angin Segar untuk Pasar EV

Di sisi lain, capaian 139 SPK pada debut BAIC T1 juga menjadi hasil yang membanggakan bagi BAIC Indonesia.

Sebagai kendaraan listrik pertama BAIC di Indonesia, T1 dinilai mampu menarik perhatian melalui perpaduan desain modern, kabin lapang, teknologi pintar, serta value for money yang kompetitif.

BAIC melihat respons positif terhadap T1 sebagai indikasi awal bahwa produk elektrifikasi mereka memiliki peluang untuk diterima oleh konsumen Tanah Air.

Tak hanya mencatat SPK, BAIC juga berhasil mengumpulkan lebih dari 10.000 data konsumen yang menunjukkan ketertarikan terhadap produk-produk BAIC selama GIIAS 2026.

Data tersebut akan ditindaklanjuti BAIC bersama jaringan dealernya melalui konsultasi produk, test drive, hingga proses kepemilikan kendaraan.

Perjalanan BAIC Belum Berakhir di GIIAS Tangerang

Berakhirnya GIIAS 2026 di Tangerang bukan berarti aktivitas BAIC berhenti. Merek asal China tersebut akan membawa momentum positif ini ke rangkaian GIIAS The Series di sejumlah kota.

BAIC dijadwalkan melanjutkan aktivitasnya di Surabaya, Bandung, Semarang, Makassar, dan Bali.

Konsumen di kota-kota tersebut berkesempatan mendapatkan pengalaman langsung dengan produk BAIC sekaligus menikmati berbagai program yang masih akan dilanjutkan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh konsumen, media, komunitas, partner, dan seluruh pengunjung yang telah menjadi bagian dari perjalanan BAIC di GIIAS 2026. Antusiasme yang kami terima menjadi motivasi besar untuk terus menghadirkan produk dan layanan terbaik bagi pasar Indonesia," imbuh Dhani.

Dengan hasil tersebut, BAIC Indonesia menutup GIIAS 2026 dengan optimisme tinggi.

Portofolio BAIC yang kini mencakup kendaraan konvensional, hybrid, hingga listrik menjadi modal untuk memperluas pasar sekaligus memperkuat posisinya sebagai merek SUV di Indonesia.

BAIC T1 memang berhasil mencuri perhatian, tetapi BJ30 HEV justru membuktikan diri sebagai jawara penjualan BAIC di GIIAS 2026.

#BAIC T1 #BAIC BJ30 HEV

Comment (0)

List Comment

No Comment