AFTERMARKETPLUS.id - Gelaran BlackAuto Battle (BAB) Solo 2026 sukses mengubah halaman Keraton Mangkunegaran, Surakarta, Jawa Tengah, menjadi arena pertarungan modifikasi mobil paling panas.
Setelah sebelumnya sukses membuka seri di BSD City, putaran kedua BlackAuto Battle 2026 menghadirkan ratusan mobil modifikasi yang tampil dengan gaya, performa, dan sistem audio ekstrem.
Antusiasme peserta bahkan disebut di luar ekspektasi. Kuota peserta harus dibatasi karena keterbatasan ruang dan waktu.
Dari daftar tunggu yang mencapai ratusan mobil, akhirnya 140 peserta ambil bagian dalam BlackAuto Battle Solo 2026.
"Peserta full, dengan daftar tunggu mencapai ratusan mobil. Dan saat lomba digelar, total ada 140 peserta yang ikutan. BAB Solo 2026 juga dihiasi dengan banyaknya peserta yang membawa supercar, JDM atau EUDM," ungkap Boy Prabowo, perwakilan penyelenggara BlackAuto Battle, Selasa (11/8/2026).
Keraton Mangkunegaran Berubah Jadi Arena Modifikasi
Sejak hari pertama, suasana BlackAuto Battle Solo 2026 langsung memanas. Beragam aliran modifikasi memenuhi arena, mulai dari mobil bergaya fungsional untuk penggunaan harian hingga kendaraan ekstrem yang nyaris berubah total dari versi standarnya.
Tak hanya adu tampilan, peserta juga berhadapan di BlackAuto Dyno Test untuk membuktikan tenaga mesin. Sementara para penggemar audio disuguhkan pertarungan sengit di zona Black Outloud.
Dua mobil yang paling mencuri perhatian adalah Ekstrem BlueSky dan Legenda Supra JDM, yang masing-masing membawa pendekatan modifikasi berbeda.
Honda Odyssey Disulap Jadi Mobil Modifikasi Ekstrem
Gelar juara kelas Champ Contest berhasil diraih Ekstrem BlueSky berbasis Honda Odyssey. Mobil ini menjadi bukti bahwa dunia modifikasi bisa dibuat hampir tanpa batas.
Hampir seluruh bagian Odyssey tersebut mendapat sentuhan custom. Eksteriornya menggunakan widebody dan body kit custom, kemudian dilabur cat Blue Candy Tone lengkap dengan airbrush.
Yang lebih mengejutkan, BlueSky memiliki 21 fitur motorized yang memungkinkan pintu, kursi, kap mesin hingga bagasi bergerak secara otomatis.
Masuk ke kabin, mobil ini bahkan berubah menjadi ruang hiburan berjalan. Dashboard fiberglass, 74 layar TV, PlayStation 4 hingga DJ Controller menjadi bagian dari konsep ekstrem tersebut.
Tidak berhenti di tampilan, sektor performanya juga tak kalah serius. Honda Odyssey ini mengandalkan mesin VR4 twin-turbo.

Toyota Supra MK4 Tetap Setia dengan Mesin 2JZ-GTE
Jika BlueSky tampil ekstrem, sang legenda Toyota Supra MK4 RZ-S 1995 justru mengambil jalur berbeda.
Mobil ini mempertahankan identitas aslinya dengan tetap menggunakan mesin legendaris 2JZ-GTE. Meski begitu, sejumlah upgrade membuat performanya semakin menarik.
Supra tersebut mendapatkan injektor DeatschWerks, knalpot Trust GReddy, serta kaki-kaki Cusco. Penampilannya semakin agresif berkat velg Advan GT Beyond R berwarna merah dan lip spoiler GReddy Gracer.
Mobil ini akhirnya menjadi juara kategori modifikasi berkarakter fungsional, sekaligus membuktikan bahwa mempertahankan karakter asli mobil dengan komponen yang tepat tetap mampu mencuri perhatian.
Nissan GT-R R35 Tembus 532 HP!
Beralih ke arena performa, BlackAuto Dyno Test menjadi salah satu magnet utama BlackAuto Battle Solo 2026.
Di kelas FFA AWD, Ghandi yang membawa Nissan GT-R R35 berhasil mencatatkan angka fantastis sebesar 532,0 HP.

Sementara itu, di kelas FFA Diesel Class, Abimanyu bersama Toyota Innova menjadi yang terbaik dengan tenaga 314,8 HP.
Posisi kedua ditempati Kynan dengan Innova Reborn yang menghasilkan 299 HP, sedangkan Rizal Kocu bersama Fortuner FNT berada di posisi ketiga dengan 191,5 HP.
Pada kelas 70 HP Bracket Class, Mico dari tim FD Squad bersama Honda Civic FD keluar sebagai juara dengan catatan 68,2 HP.
Adu Audio Tak Kalah Gila, 158,45 dB Jadi Buktinya
Bukan hanya mesin yang menjadi ajang pembuktian. Zona Black Outloud juga menghadirkan persaingan sengit para pencinta audio mobil.
Pada kelas SQL Max Twin Boombox, kualitas dan kekuatan suara menjadi penentu. Tim ICO Audiowork dari Bacang Audio dengan Honda Mobilio keluar sebagai juara dengan total 332,2 poin.
Posisi kedua diraih Newbie bersama BMW X5 dengan 325,5 poin, sedangkan Andi dari Gravinci menggunakan Nissan Livina berada di posisi ketiga dengan 321,0 poin.
Sementara itu, kelas SPL Fun FFA benar-benar menguji seberapa besar tekanan suara yang mampu dihasilkan. Rojul dari tim ICA dengan Suzuki Ertiga menjadi juara setelah mencatatkan rata-rata 158,45 dB.
Menariknya, ICO Audiowork dan Newbie kembali menunjukkan konsistensi dengan masuk tiga besar di kelas tersebut.
Bukan Cuma Adu Mobil, Pengunjung Juga Dimanjakan
BlackAuto Battle Solo 2026 tidak hanya menyajikan kompetisi modifikasi. Pengunjung juga mendapatkan berbagai hiburan dan aktivitas menarik.
Panggung utama dibuat semakin meriah melalui Live Beats bersama DJ Dewi Jane.
Pengunjung juga dapat mengikuti BlackShot Challenge, sebuah aktivitas fotografi yang menantang peserta memburu angle terbaik dari mobil-mobil modifikasi yang dipamerkan.
Sementara itu, booth BlackXperience menjadi salah satu area favorit untuk bersantai, berburu merchandise, hingga mencoba fasilitas foto interaktif.
Perpaduan antara mobil modifikasi ekstrem, adu tenaga mesin, dentuman audio, supercar, JDM, EUDM dan hiburan musik membuat BlackAuto Battle Solo 2026 sukses menghadirkan pengalaman otomotif yang jauh dari kata biasa.
Dengan 140 peserta dan daftar tunggu mencapai ratusan mobil, BlackAuto Battle Solo 2026 sekaligus menunjukkan bahwa gairah modifikasi di Indonesia masih sangat besar.
Dan jika putaran kedua saja sudah sebrutal ini, menarik untuk menunggu kejutan apa lagi yang akan muncul pada rangkaian BlackAuto Battle 2026 berikutnya.
List Comment
No Comment