Bukan Sekadar Harga Beli, Ini Alasan Konsumen Mulai Melirik Mobil Listrik dan Hybrid

pekik udi irianto | 14 Aug 2026

Full Width Image
Biaya Kepemilikan Jadi Faktor Penting

AFTERMARKETPLUS.id - Pertimbangan konsumen dalam memilih kendaraan kini semakin bergeser.

Jika sebelumnya harga pembelian menjadi faktor utama, kini biaya yang harus dikeluarkan selama masa kepemilikan kendaraan juga mulai menjadi perhatian penting.

Sejumlah penelitian menunjukkan, penyampaian informasi mengenai potensi penghematan secara transparan dapat memengaruhi keputusan pembelian.

Menariknya, sekadar memberikan informasi mengenai penghematan bahan bakar selama lima tahun ternyata hanya memberikan pengaruh kecil terhadap preferensi konsumen.

Sebaliknya, ketika konsumen mendapatkan gambaran mengenai total biaya kepemilikan atau Total Cost of Ownership (TCO), ketertarikan terhadap kendaraan hybrid dan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) justru meningkat, terutama pada konsumen yang mempertimbangkan kendaraan berukuran kecil dan menengah.

Temuan tersebut semakin relevan dengan hasil Deloitte 2026 Global Automotive Consumer Study.

Studi ini menemukan bahwa 52% konsumen di Amerika Serikat yang mempertimbangkan kendaraan listrik menyebut biaya bahan bakar yang lebih rendah sebagai motivasi utama.

Di sisi lain, sebanyak 40% konsumen menyatakan total biaya kendaraan masih menjadi salah satu kekhawatiran terbesar.

Angka tersebut memperlihatkan bahwa konsumen tidak lagi hanya bertanya, "Berapa harga mobilnya?" tetapi juga mulai menghitung, "Berapa biaya yang harus saya keluarkan selama memiliki mobil ini?"

Biaya Kepemilikan Jadi Faktor Penting

Perubahan pola pikir tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi produsen kendaraan. Informasi mengenai efisiensi, jarak tempuh, performa, maupun teknologi kendaraan memang tetap penting.

Namun, memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai aspek ekonomi selama masa kepemilikan kendaraan bisa menjadi sama pentingnya.

Konsumen membutuhkan informasi yang mudah dipahami dan relevan dengan kondisi mereka.

Sebab, biaya kepemilikan setiap orang dapat berbeda, tergantung jarak tempuh harian, harga bahan bakar, biaya listrik, pola penggunaan kendaraan hingga periode kepemilikan.

Karena itu, pendekatan berbasis simulasi dan perhitungan personal dapat membantu konsumen melihat manfaat kendaraan secara lebih nyata.

VinFast Hadirkan Cara Baru Menghitung Biaya Mobil Listrik

Melihat perubahan tersebut, VinFast mengambil pendekatan yang berbeda dalam mengkomunikasikan keunggulan kendaraan listrik.

Alih-alih hanya meminta konsumen percaya terhadap klaim mengenai biaya kepemilikan yang lebih rendah, VinFast menyediakan kalkulator biaya kepemilikan yang memungkinkan konsumen mencoba sendiri berbagai skenario.

Dengan alat tersebut, konsumen dapat melihat potensi penghematan berdasarkan kondisi dan kebutuhan masing-masing.

Pendekatan ini membuat informasi mengenai biaya kepemilikan menjadi lebih terukur, personal, dan mudah digunakan sebagai bahan pertimbangan sebelum membeli kendaraan.

Pada akhirnya, keputusan memilih kendaraan listrik bukan hanya soal teknologi canggih, performa, atau jarak tempuh. Faktor ekonomi selama masa penggunaan juga semakin menentukan.

Bagi konsumen, kemampuan menghitung biaya secara lebih transparan bisa menjadi kunci untuk mengetahui apakah kendaraan listrik benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan pola penggunaan mereka.

Sementara bagi produsen, memberikan informasi yang konkret mengenai Total Cost of Ownership dapat menjadi strategi penting untuk meyakinkan konsumen di tengah meningkatnya perhatian terhadap efisiensi dan biaya mobilitas.

#Vinfast

...
Author : pekik udi irianto > 3449 Articles

Pekik Udi Irianto mengenyam pendidikan di Vrije Academie voor de Beeldende Kunsten, The Haque, NL. Memulai karir di bidang otomotif sejak: 1994 : Fotografer Tabloid Otomotif. 2001 : Redaktur Foto Tabloid Otosport. 2003 : Redaktur Foto Majalah Auto Bild Indonesia. 2015 : Pemimpin Redaksi aftermarketplus.id.

Comment (0)

List Comment

No Comment