AFTERMARKETPLUS.id - Mobil listrik BEV dan REEV sekilas memang terlihat identik. Desain eksterior, interior, hingga ukuran bodinya hampir tidak memiliki perbedaan.
Namun, di balik tampilannya yang serupa, kedua teknologi elektrifikasi ini memiliki sistem kerja yang sangat berbeda.
Bagi calon pembeli mobil listrik, memahami perbedaan Battery Electric Vehicle (BEV) dan Range Extended Electric Vehicle (REEV) menjadi hal penting agar tidak salah memilih kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan.
Perbedaan BEV dan REEV Terletak pada Sistem Penggeraknya
Perbedaan paling mendasar ada pada sumber tenaga yang digunakan.
Pada BEV (Battery Electric Vehicle), kendaraan sepenuhnya mengandalkan energi listrik yang tersimpan di dalam baterai. Tidak ada mesin bensin sama sekali. Listrik dari baterai langsung menggerakkan motor listrik sehingga menghasilkan pengalaman berkendara yang senyap dan bebas emisi.
Sementara itu, REEV (Range Extended Electric Vehicle) tetap menggunakan motor listrik sebagai penggerak roda, tetapi dibekali mesin bensin yang tidak menggerakkan roda secara langsung.
Mesin tersebut hanya berfungsi sebagai generator (range extender) untuk menghasilkan listrik tambahan yang kemudian mengisi baterai ketika daya mulai menipis.
Dengan sistem ini, REEV mampu menawarkan jarak tempuh yang lebih jauh tanpa membuat pengemudi khawatir kehabisan daya baterai.
Cara Termudah Membedakan Changan Deepal S05 BEV dan REEV dari Luar
Meski tampilannya hampir sama, ada satu ciri fisik yang sangat mudah dikenali.
Mobil BEV hanya memiliki satu lubang pengisian daya (charging port) karena seluruh energinya berasal dari listrik.
Sedangkan REEV memiliki dua lubang pengisian, yaitu charging port untuk mengisi baterai serta fuel port untuk mengisi bahan bakar bensin yang digunakan oleh mesin generator.
Inilah perbedaan visual paling mudah yang bisa dikenali bahkan oleh orang awam.
Mana yang Lebih Cocok?
Jika aktivitas harian didominasi perjalanan dalam kota dan akses pengisian daya mudah ditemukan, BEV menjadi pilihan ideal karena sepenuhnya menggunakan tenaga listrik.
Namun, bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan jauh atau melewati daerah dengan infrastruktur pengisian daya yang masih terbatas, REEV menawarkan rasa aman berkat kehadiran mesin generator yang mampu memperpanjang jarak tempuh tanpa harus sering berhenti untuk mengisi ulang baterai.
Kesimpulan
Baik BEV maupun REEV sama-sama menawarkan pengalaman berkendara listrik yang modern dan efisien.
Bedanya, BEV mengandalkan baterai 100 persen, sedangkan REEV mengombinasikan baterai dengan mesin bensin sebagai pembangkit listrik.
Memahami perbedaan keduanya akan membantu calon konsumen menentukan pilihan mobil listrik yang paling sesuai dengan kebutuhan mobilitas sehari-hari.
#Changan Deepal S05 BEV #Changan Deepal S05 REEV
Author : pekik udi irianto > 3374 Articles
Pekik Udi Irianto mengenyam pendidikan di Vrije Academie voor de Beeldende Kunsten, The Haque, NL. Memulai karir di bidang otomotif sejak: 1994 : Fotografer Tabloid Otomotif. 2001 : Redaktur Foto Tabloid Otosport. 2003 : Redaktur Foto Majalah Auto Bild Indonesia. 2015 : Pemimpin Redaksi aftermarketplus.id.
List Comment
No Comment