AFTERMARKETPLUS.id - TOYOTA GAZOO Racing Indonesia (TGRI) langsung mencuri perhatian pada debutnya di ajang The Super Series 2026.
Mengandalkan Toyota GR Supra GT4 Evo2, duet pembalap Indonesia Haridarma Manoppo dan Syaukat Takuma Soejatmo berhasil mengamankan podium ketiga kelas GT4 Pro Am pada Seri ke-5 di Sepang International Circuit, Malaysia, Sabtu (22/8).
Hasil tersebut menjadi pencapaian positif bagi TGRI yang baru pertama kali mengikuti kompetisi balap touring dan Grand Touring (GT) regional Asia Tenggara tersebut.

Debut Langsung Podium, Duet Haridarma-Takuma Tampil Kompetitif
TGRI sebenarnya tidak memasang target tinggi pada debutnya di The Super Series 2026. Balapan di Sepang lebih difokuskan sebagai ajang adaptasi terhadap atmosfer kompetisi, karakter GR Supra GT4 Evo2, sekaligus membangun chemistry antara Haridarma Manoppo dan pembalap muda Syaukat Takuma Soejatmo.
Namun, hasil di lintasan justru melampaui ekspektasi.
Memulai balapan dari posisi keenam, Haridarma dan Takuma mampu tampil konsisten dan kompetitif dalam balapan selama 60 menit plus 1 lap. Keduanya secara bergantian mengemudikan GR Supra GT4 Evo2 dalam format night race.
Kerja sama yang solid antara kedua pembalap serta tim engineer membuat TGRI mampu merangsek ke posisi ketiga dan mengamankan podium kelas GT4 pada debutnya.
Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Bansar Maduma, mengapresiasi pencapaian tersebut.
Menurutnya, kombinasi pengalaman Haridarma dan talenta muda Takuma diharapkan dapat membuka peluang TGRI untuk semakin berprestasi di level Asia sekaligus menjadi wadah pengembangan pembalap Indonesia.
GR Supra GT4 Evo2 Punya Tenaga 430 HP
Salah satu kunci performa TGRI di Sepang adalah Toyota GR Supra GT4 Evo2. Mobil balap ini menggunakan mesin 3.000 cc 6-silinder dengan single twin-scroll turbocharger yang telah mendapatkan peningkatan performa dari TOYOTA GAZOO Racing.

Hasilnya, mobil tersebut mampu menghasilkan tenaga hingga 430 HP dengan torsi maksimal 650 Nm.
Pada kelas GT4, kendaraan yang digunakan merupakan mobil balap produksi pabrikan yang tersedia untuk umum dan telah dimodifikasi sesuai regulasi balap. Regulasi tersebut dirancang untuk menjaga tingkat persaingan agar tetap kompetitif antarpeserta.
GR Supra GT4 Evo2 sendiri bukan mobil asing bagi Haridarma. Pembalap senior TGRI tersebut sebelumnya berhasil menjadi Champion Kelas GT4 Japan Cup 2025 menggunakan mobil yang sama.
Haridarma dan Takuma Bawa Duet Pembalap Indonesia
Ada hal menarik lain dari penampilan TGRI di The Super Series 2026. Untuk pertama kalinya, Haridarma berduet dengan pembalap Indonesia lainnya setelah sebelumnya berlaga bersama pembalap asal Jepang.
Syaukat Takuma Soejatmo menjadi tandem baru Haridarma. Pembalap muda tersebut sebelumnya telah mencatatkan sejumlah prestasi di kompetisi balap nasional.
Kombinasi pengalaman Haridarma dan agresivitas pembalap muda Takuma menjadi salah satu daya tarik TGRI pada kompetisi kali ini.
Takuma pun mengakui bahwa balapan GT regional memberikan pengalaman berbeda dibandingkan kompetisi nasional.
Menurutnya, kesempatan membalap bersama Haridarma menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membawa nama Indonesia di ajang internasional.
Sayangnya, Seri ke-6 Harus Berakhir DNF
Sayangnya, hasil positif pada Seri ke-5 belum dapat kembali diulang pada Seri ke-6 The Super Series 2026, Minggu (23/8).
Dalam balapan yang berlangsung pada siang hari tersebut, perjuangan Haridarma dan Takuma harus terhenti setelah GR Supra GT4 Evo2 mengalami pecah ban. Masalah tersebut kemudian disusul kendala teknis lainnya sehingga mobil TGRI tidak mampu menyelesaikan balapan alias DNF (Did Not Finish).
Meski demikian, podium pada debut Seri ke-5 menjadi modal penting bagi TGRI untuk menghadapi persaingan berikutnya.
TGRI Pushing the Limits di Level Asia
Partisipasi TGRI di The Super Series 2026 menjadi bagian dari komitmen Toyota untuk meningkatkan daya saing di berbagai kompetisi motorsport, sekaligus memberikan kesempatan bagi pembalap lokal untuk bersaing di level internasional.
Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Hiroyuki Oide, mengatakan keikutsertaan TGRI tidak hanya berorientasi pada hasil balapan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengembangkan talenta pembalap Indonesia.
Dengan pengalaman Haridarma, potensi Takuma, serta performa GR Supra GT4 Evo2, TGRI kini memiliki modal berharga untuk melanjutkan kiprahnya di panggung balap regional Asia.
Debut langsung podium di Sepang menjadi bukti bahwa TGRI tidak sekadar hadir sebagai peserta di The Super Series 2026. Mereka datang untuk menguji batas performa, mengasah talenta pembalap Indonesia, dan membawa semangat "Joy & Excitement of GR" ke level yang lebih tinggi.
#The Super Series 2026 Malaysia #Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI) #Toyota GR Supra GT4 Evo2
List Comment
No Comment