AFTERMARKETPLUS.id - Farizon kendaraan niaga berbasis energi baru, secara resmi memperkuat komitmen dan pijakan di pasar otomotif Indonesia melalui partisipasi aktif di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Berada dibawah naungan ARISTA Group melalui PT Arista Auto Elektrindo sebagai mitra distributor resmi, Farizon menghadirkan lini kendaraan listrik komersial terdepan guna mendorong percepatan transformasi industri logistik dan transportasi nasional menuju era yang lebih bersih serta berkelanjutan.
Farizon secara resmi meluncurkan empat model kendaraan niaga listrik untuk pasar Indonesia, yakni Farizon SV Medium Roof, Farizon V8E Cargo Van, Farizon V8E Van dan Farizon F3E Super Cargo.
Peluncuran keempat unit ini dirancang secara khusus untuk menjawab tantangan efisiensi operasional dan fleksibilitas angkutan penumpang dan barang yang kian dinamis di berbagai sektor industri Tanah Air.
"Keikutsertaan Farizon di GIIAS 2026 menjadi bukti nyata komitmen jangka panjang kami dalam mendukung efisiensi industri logistik nasional yang ramah lingkungan. Peluncuran Farizon SV Medium Roof serta Farizon V8E Cargo Van, termasuk kemunculan perdana Farizon V8E Van secara global dan Farizon F3E Super Cargo untuk small truk listrik angkutan barang yang telah disesuaikan khusus untuk pasar Indonesia, adalah wujud nyata keseriusan kami dalam menjawab kebutuhan para pelaku usaha di Tanah Air," terang Christoforus Ronny, Direktur PT Arista Auto Elektrindo.
"Melalui perakitan CKD untuk Farizon V8E Cargo Van dan Farizon F3E Super Cargo tahun ini bersama PT Handal Indonesia Motor kami optimis dapat menghadirkan solusi mobilitas niaga yang tangguh, efisien, dan hemat biaya operasional," imbuh Christoforus
Menariknya, Farizon V8E Van dirancang dan dikembangkan khusus untuk menjawab karakteristik kebutuhan operasional bisnis penumpang di Indonesia dan Farizon F3E Super Cargo menawarkan dimensi bak maupun box terbesar di kelasnya mencapai 12m3 dengan jarak tempuh lebih dari 400km.
Sebagai wujud komitmen investasi jangka panjang dan dukungan nyata terhadap program lokalisasi ekosistem kendaraan listrik nasional, Farizon V8E Cargo Van dan Farizon F3E Super Cargo akan diproduksi dan dirakit secara lokal di Indonesia melalui skema Completely Knocked Down (CKD).
Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat ketersediaan unit, mengoptimalkan rantai pasok, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
"Sebagai merek kendaraan niaga listrik No. 1 di dunia, kehadiran Farizon di GIIAS Indonesia menandai komitmen jangka panjang kami untuk menjadi bagian dari pesatnya pertumbuhan ekonomi, sektor logistik, dan elektrifikasi di Tanah Air" ungkap Lucas Ding, General Manager Farizon Asia pacific.
Farizon merilis skema harga resmi selama pameran GIIAS 2026. Farizon SV Medium Roof ditawarkan dengan harga OTR Jakarta Rp 725.000.000, sementara Farizon V8E Cargo Van dapat dimiliki dengan harga OTR Jakarta Rp 425.000.000.
Farizon V8E Van dibanderol OTR Jakarta Rp 550.000.000 serta Farizon F3E Super Cargo dengan harga OTR Jakarta Rp 475.000.000.
Seluruh lini produk ini dapat dipesan dan dilihat secara langsung beserta informasi spesifikasi teknis dan penawaran purna jual di booth pameran Farizon Hall 1F selama gelaran GIIAS 2026 berlangsung.
Program Spesial Penjualan Farizon di GIIAS 2026: SPK Hari Ini, Bawa Pulang Homecharger Gratis!
Manfaatkan kesempatan terbatas selama pameran pameran otomotif GIIAS 2026 melalui Program Spesial Penjualan Farizon.
Setiap pengunjung yang melakukan SPK untuk tipe unit Farizon apa pun berhak mengikuti undian langsung harian.
Hadiah menarik berupa Homecharger bertenaga 7 kW atau 11 kW diundi setiap harinya untuk mendukung kenyamanan pengisian daya kendaraan listrik niaga Anda.
Promo istimewa ini berlaku untuk seluruh jajaran lini produk unggulan Farizon, yaitu Farizon SV High Roof, Farizon SV Medium Roof, Farizon F3E Super Cargo, Farizon V8E Van, serta Farizon V8E Cargo.
Jangan lewatkan momen terbaik ini untuk mengalihkan armada bisnis Anda ke teknologi ramah lingkungan dengan penawaran dan keuntungan maksimal hanya di GIIAS 2026.
List Comment
No Comment