AFTERMARKETPLUS.id - Setelah membahas ganti pelek perlu ganti ukuran ban, ternyata perlu penyesuaian tekanan angin ban juga lho, Sob.
Hal ini bertujuan agar performa ban tetap optimal dalam hal kenyamanan dan pengendalian ketika berkendara.
Nah itu didasari oleh angka load index (indeks beban) yang tertera
pada dinding ban.
Apa Itu Load Index?
Load Index merupakan kemampuan ban dalam menahan beban dalam kondisi tekanan angin maksimal.
Data ini ditampilkan dalam kode angka di dinding ban.
Semisal ban standar Toyota Kijang Innova adalah 205/65 R16 95H, artinya load index ban adalah 95 - dimana angka 95 menunjukkan beban maksimum yang mampu ditopang oleh ban adalah 690 kg, pada kondisi tekanan angin 35 psi.
Rekomendasi dari produsen Toyota untuk tekanan angin ban Kijang Innova adalah 33 psi.
Dengan penyesuaian tekanan angin ini, berakibat setiap ban hanya mampu menopang beban berkisar 675 kg.
Saat ban diganti dengan Bridgestone Techno Sport ukuran 225/55 R17 101V, maka
customer perlu juga mempertimbangkan untuk melakukan penyesuaian tekanan
angin untuk mendapatkan kemampuan menopang berat beban yang setara dan
tetap memberikan kenyamanan saat berkendara.
Load Index 101 artinya ban
mampu menahan beban hingga 825 kg pada kondisi tekanan angin 35 psi.
Dengan tekanan serupa (33 psi) artinya ban mampu menopang beban sekitar 780 kg.
Untuk mendapatkan kemampuan menopang beban setiap ban yang sama dengan original sebesar 675 kg.
Maka customer perlu setting tekanan angin menjadi 28 psi
pada ban Bridgestone Techno Sport dengan ukuran 225/55 R17 dan load index 101.
Batas Minimal Tekanan Angin Ban
Nah, untuk memperoleh kemampuan menopang beban yang sama dengan original setting Toyota Kijang Innova, maka setingan angin ban Bridgestone Techno Sport ukuran 225/55 R17 101V, dikurangi menjadi 28 psi.
Namun saat mobil digunakan dalam beban penuh dan perjalanan jauh, seperti saat kondisi mudik lebaran atau liburan, maka tekanan angin perlu ditambah sekitar 2-4 psi agar
kemampuan ban dalam menopang bobot kendaraan akan bertambah.
"Untuk keamanan berkendara, batas bawah tekanan angin ban sebaiknya tidak lebih rendah dari 28 psi. Hal ini penting untuk menjaga agar dinding ban (sidewall) tidak terlalu lentur (flexing) yang dapat menghasilkan panas berlebih (di dalam ban) sehingga berpotensi pecah dan juga menjaga keseimbangan (merata) kontak telapak ban dengan jalan," tutup Head of Original Equipment (OE) sales PT
Bridgestone Indonesia, Fisa Rizqiano.
List Comment
No Comment