Hyundai CRETA Tawarkan Fun To Drive

AFTERMARKETPLUS.id – Hyundai CRETA menjadi mobil pertama yang diproduksi di Indonesia. Hyundai menawarkan sebuah rasa berkendara yang menyenangkan dari sebuah SUV.

Desain futuristik tetap menjadi daya tarik Hyundai saat ini, meski tak sefuturistik Hyundai STARIA. Dengan gril besar serta headlamp LED di bumper.

Disaat produsen lain mulai memperkenalkan turbocharged di lini mesin mereka, Hyundai tetap mengandalkan mesin 1.497 cc 4-silinder yang mampu menghasilkan tenaga puncak sebesar 115 PS dan torsi 143.8 Nm.

Teknologi dual injektor yang telah diperkenalkan Nissan Evalia pada tahun 2012, kini mulai diadopsi oleh produsen asal Korea ini. Dengan injektor ganda pada setiap intake manifold per silinder, membuat proses pengabutan kian efisien.

“Dengan penerapan Dual Port Fuel Injection membuat campuran bahan bakar dapat lebih homogen dan stabil dalam beragam kondisi. Hal ini jelas membantu agar emisi gas buang kian rendah akibat minimnya bensin yang tak terbakar,” papar Bonar Pakpahan, Product Expert PT Hyundai Motors Indonesia kepada aftermarketplus.id (13/11/2021).

Penerapan ITMS valve pun turut menjaga agar mesin selalu berada dalam kondisi efisien, dimana suhu komponen, baik mesin dan transmisi berada dalam suhu kerja optimal. Jadi tak lagi memakai mekanikal thermostat, namun pengaturan flow dari sirkulasi air pendingin mesin dan transmisi, diatur oleh komputer.

Dipadu dengan transmisi tanpa roda gigi alias CVT, Hyundai menamakannya dengan IVT (Intelligent Variable Transmission). Dimana transmisi ini memiliki fitur dengan mode Smart, selain Normal, Eco dan Sport.

Mode Smart ini memiliki kemampuan untuk merekam gaya mengemudi sehingga transmisi akan menyesuaikan secara otomatis. Semisal Anda senang berkendara irit, maka pergerakan putaran mesin akan selalu berada pada rentang kerja paling efisien.

Rasa fun to drive pada Hyundai CRETA ini tercipta dari komputer transmisi yang mampu memberi efek cepat tanpa jeda saat pedal gas diinjak spontan. Hal ini tentu sulit terjadi pada CVT jenis konvensional.

Tak hanya itu, Traction Control juga disematkan pada SUV terbaru Hyundai ini untuk mengoptimalkan traksi diberagam kondisi jalan seperti berpasir atau berlumpur. Dengan membatasi tenaga mesin yang tersalur ke roda kanan dan kiri dari penggerak roda depan pada Hyundai CRETA.

Nah… Gak sabar buat penulis untuk menguji keandalan SUV terbaru Hyundai ini. Mampukah ia bersaing dengan kompetitornya asal negara Jepang?

[Dhany Ekasaputra]

About Dhany Ekasaputra 258 Articles
Experience 1. Racing Driver (1999-2002) 2. Testing Driver, e.g : Lamborghini Aventador, Lamborghini Gallardo, Lotus Elise, Nissan GT-R, Nissan Juke R, McLaren 650 S, etc (2001-2015) 3. Journalist Otosport (2001-2003) 4. Journalist Auto Bild Indonesia (2003-2009) 5. Technical Editor Auto Bild Indonesia (2009-2015) 6. Instructor Safety Institute Indonesia (2014-2016) 7. Operational Manager PT OtoMontir Kreasi Indonesia (2015-2017) 8. Managing Editor aftermarketplus.id (2017- )