AFTERMARKETPLUS.id - PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) terus memperkuat industri otomotif nasional dengan meningkatkan kemampuan pemasok lokal.
Kali ini, Hyundai membekali para mitra pemasok dengan pemahaman mengenai Authorized Economic Operator (AEO) dan pemanfaatan Free Trade Agreement (FTA) untuk meningkatkan efisiensi perdagangan serta memperkuat keandalan rantai pasok otomotif.
Program pelatihan yang digelar pada 20 Oktober 2026 di Kabupaten Bekasi ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa pada Mei lalu.
Melalui pengembangan materi lanjutan, Hyundai ingin membantu pemasok lokal memahami sekaligus menerapkan berbagai fasilitas perdagangan dan kepabeanan dalam operasional bisnis mereka.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Hyundai dalam membangun ekosistem otomotif yang kompetitif, tidak hanya melalui peningkatan kualitas produksi kendaraan, tetapi juga dengan memastikan rantai pasok komponen berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Hyundai Dorong Pemasok Lokal Lebih Kompetitif
Presiden Direktur PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia, Hyunchul Bang, menegaskan bahwa kualitas kendaraan tidak hanya ditentukan oleh proses produksi di pabrik, tetapi juga oleh kekuatan seluruh rantai pasok.
"Melalui program pengembangan pemasok ini, kami ingin membantu mitra lokal meningkatkan kapabilitas, memahami peluang efisiensi perdagangan, serta memperkuat konsistensi pasokan komponen," ujar Hyunchul Bang (23/10/2026).
Menurutnya, peningkatan kemampuan pemasok diharapkan dapat mendukung konsistensi kualitas kendaraan, menjaga ketersediaan suku cadang, serta memberikan nilai tambah bagi konsumen Indonesia.
Karena itu, pengembangan pemasok lokal menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga keberlangsungan produksi sekaligus meningkatkan daya saing industri otomotif nasional.

Gandeng Bea Cukai, Hyundai Sosialisasikan AEO dan FTA
Dalam pelatihan tersebut, HMMI bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai pemateri.
Para peserta mendapatkan penjelasan mengenai prinsip AEO, fasilitas kepabeanan yang relevan, serta pemanfaatan FTA untuk memperoleh tarif preferensial sesuai ketentuan dan persyaratan asal barang yang berlaku.
AEO merupakan skema yang berkaitan dengan pengakuan terhadap pelaku usaha yang memenuhi standar kepatuhan dan keamanan dalam rantai pasok internasional.
Sementara itu, FTA atau perjanjian perdagangan bebas dapat membuka peluang pengurangan tarif bea masuk untuk barang tertentu apabila persyaratan yang berlaku terpenuhi.
Pemahaman terhadap kedua hal tersebut dinilai penting bagi pemasok, terutama dalam mengelola pengadaan material, memenuhi ketentuan perdagangan internasional, dan meminimalkan risiko kesalahan administrasi.
Kepala Seksi Kerja Sama Perdagangan Bebas I Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Tutut Rindiati, mengapresiasi upaya Hyundai dalam meningkatkan kepatuhan perusahaan pemasok.
Menurutnya, pendampingan terkait AEO dan verifikasi pemanfaatan FTA dapat membantu mengurangi potensi penolakan dalam proses pengadaan material, sehingga memberikan dampak positif bagi perusahaan yang terlibat.
Ia juga berharap kolaborasi antara sektor swasta dan Bea Cukai terus berlanjut untuk memperluas pemahaman serta penerapan fasilitas perdagangan yang dapat memberikan manfaat strategis bagi perusahaan maupun negara.
Pemasok Rasakan Manfaat Pelatihan Hyundai
Program ini turut mendapat respons positif dari kalangan pemasok. Rita Ulfiah, peserta seminar dari PT Sekiso Industries Indonesia, menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga dalam memahami regulasi perdagangan internasional.
Menurutnya, materi yang kompleks disampaikan secara komunikatif dan menarik, sehingga membantu peserta memahami ketentuan yang perlu diperhatikan dalam operasional bisnis.
Ia menambahkan, pemahaman terhadap regulasi perdagangan menjadi faktor penting untuk mencegah kesalahan administrasi dalam rantai pasok global.
Kehadiran narasumber yang kompeten juga membantu peserta memperoleh solusi atas berbagai kendala yang dihadapi perusahaan.
Respons tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi pemasok tidak hanya membutuhkan pemahaman regulasi, tetapi juga pendampingan praktis agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kegiatan bisnis sehari-hari.
Apa Dampaknya bagi Konsumen Hyundai?
Penguatan rantai pasok tidak hanya berkaitan dengan kelancaran produksi kendaraan, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat bagi konsumen.
Pemasok yang semakin kompeten dan mampu mengelola pengadaan secara efektif dapat membantu menjaga konsistensi kualitas komponen serta mengurangi risiko gangguan pasokan.
Selain itu, ketersediaan komponen dan suku cadang yang lebih terjaga berpotensi mendukung proses perawatan maupun perbaikan kendaraan.
Efisiensi perdagangan juga dapat meningkatkan daya saing produk apabila penghematan yang dihasilkan benar-benar terealisasi di sepanjang rantai pasok.
Meski demikian, manfaat tersebut bergantung pada implementasi program dan efektivitas pengelolaan rantai pasok secara menyeluruh.
Melalui kolaborasi berkelanjutan dengan pemasok lokal dan pemerintah, HMMI menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem otomotif Indonesia yang semakin tangguh, efisien, dan kompetitif.
Hyundai Perkuat Industri Otomotif dari Indonesia
PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia didirikan pada 2019 dan merupakan anak perusahaan manufaktur Hyundai Motor Company.
Perusahaan ini mengelola investasi manufaktur Hyundai di Indonesia melalui fasilitas yang berlokasi di Kota Deltamas, Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat.
Hingga 2030, investasi Hyundai di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar US$1,55 miliar, termasuk pengembangan produk dan biaya operasional.
Fasilitas manufaktur tersebut mulai beroperasi secara komersial pada awal 2022 dengan kapasitas produksi hingga 150.000 unit per tahun.
Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, pabrik Hyundai di Indonesia juga mengekspor kendaraan berstandar global ke berbagai pasar di Asia Pasifik, Timur Tengah, Afrika, serta Amerika Selatan dan Tengah.
Dengan memperkuat kompetensi pemasok lokal, Hyundai tidak hanya berupaya menjaga kelancaran produksi, tetapi juga membangun fondasi rantai pasok yang lebih andal untuk mendukung pertumbuhan industri otomotif Indonesia dalam jangka panjang.
#FTA #Bea Cukai #AEO #PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia
List Comment
No Comment