Ini Agenda Perjalanan Liburan Keluarga yang Menyenangkan

Foto: aftermarketplus.id

AFTERMARKETPLUS.id – Dahulu… Perjalanan Jakarta – Lombok akan memakan waktu berhari-hari, tentu ini menjadi sebuah perjalanan yang sangat melelahkan. Tapi pembangunan infrastruktur saat ini, kian memudahkan kita untuk melakukan perjalanan liburan keluarga yang menyenangkan.

TOL TRANS JAWA

Dengan hadirnya Tol ini, membuat waktu tempuh Jakarta – Surabaya kebetulan kami mengendarai All New Honda BR-V hanya 11 jam. Cukup singkat untuk menempuh jarak sejauh 800 km namun cukup menjenuhkan, lantaran pemandangan jalan yang terus menerus. Namun hal ini dapat disiasati selain dengan rasa kabin mobil yang nyaman, ditambah dengan hadirnya rest area menarik, salah satunya adalah Rest Area 456 Salatiga.

Rest area ini dinobatkan sebagai rest area termewah di Indonesia. Bagaimana tidak, nuasa rest area ini menyerupai mall, memiliki sky bridge yang menghubungkan dengan rest area di sisi seberangnya. Pemandangan gunung-gunung yang indah, udara sejuk serta menawarkan resto dengan menu khas masakan Jawa Tengah.   

MUSEUM DI SURABAYA

Cukup banyak museum di kota Surabaya, seperti museum WR Soepratman, De Javasche Bank, Surabaya, Monument Kapal Selam dan lainnya. Namun kami memilih Museum 10 Nopember lantaran memiliki sejarah yang menarik terhadap sejarah bangsa dalam mempertahankan Kemerdekaan Indonesia dan menjadi latar belakang hari Pahlawan Nasional.

Biaya untuk masuk ke dalam museum ini pun cukup murah, yakni hanya Rp 5 ribu per orang. Beragam benda sejarah, foto dan diorama yang tersimpan rapi dalam sebuah ruangan ber-AC.

WISATA GILI

Wisata Gili (pulau kecil) menjadi agenda pertama usai berlabuh dari pulau Lombok. Jika selama ini Gili Trawangan, Meno dan Air kerap menjadi objek wisata yang sering dikunjungi wisatawan luar dan lokal, kami memilih Gili Kedis, Sudak, Tangkong dan Nanggu yang posisinya tak jauh dari pelabuhan Lembar.

Lokasinya yang hanya 22 km dari pelabuhan Lembar, Lombok, namun jalan sempit dan berliku, membuat waktu tempuhnya bisa mencapai 42 menit. Apalagi saat menuju tempat penyebrangan yang menjadi moda transport satu-satunya jika ingin berwisata Gili.

Biaya sewa perahu untuk mengunjunginya berkisar Rp 200 – 400 ribu, tergantung berapa gili (pulau) yang ingin dikunjungi. Gili Sudak menjadi pulau pertama yang kami kunjungi lantaran tersedia tempat makan dengan menu ikan bakar. Makan siang dipadu dengan keindahan laut air yang bening kian membuat suasana kian menyenangkan

Usai bersantap siang, Gili Kedis menjadi target berikutnya. Pulau mungil ini menawarkan pemandangan yang begitu eksotis. Hanya perlu waktu kurang dari 5 menit untuk mengeliling pulau ini sambil berjalan santai. Anak-anak pun dapat bermain air dengan aman dan nyaman lantaran  tak ada ombak besar yang hadir.

Bagi penggemar snorkling, Gili Nanggu dapat dijadikan target untuk menikmati keindahan alam bawah laut. Sedangkan Gili Tangkong kerap dijadikan lokasi kemping bagi yang ingin menikmati suasana malam di alam.

TAMAN WISATA PUSUK SEMBALUN  

Usai bermain di pantai, Taman Wisata Pusuk Sembalun yang berada di kaki gunung Rinjani menjadi target berikutnya. Perjalanan dari tempat penginapan kami di daerang pantai Selong Belanak, cukup memakan waktu hampir 3 jam perjalanan, dengan jarak 88 km.

Jalan menanjak dan berliku serta ruas yang cukup sempit menjadi tantangan tersendiri untuk menuju  salah satu tempat eksotis di pulau Lombok ini, beruntung All New Honda BR-V dengan tenaga mesin yang mantap (121PS terbesar dikelas nya) melahapnya dengan mudah. Sebagai catatan, kendaraan wajib dalam kondisi prima sebelum menempuh jalur ini, baik mesin, transmisi maupun sistem rem. Hal ini di karenakan kontur jalan menanjak yang cukup ekstrim.

Sesampainya di puncak bukit Sembalun, Anda akan disuguhkan keindalan alam yang begitu mempesona. Tiket masuk ke Taman Wisata Pusuk Sembalun dikenakan Rp 5 ribu per orang. Oh ya, monyet liar akan banyak di pegunungan ini. Jadi Anda harap berhati-hati dengan barang bawaan, terutama makanan yang terlihat, karena kawanan monyet kerap merebutnya dengan cepat.

RESTO EKSOTIK

Tidak hanya pemandangan, kami sekeluarga pun menemukan resto eksklusif bernama SIWA CLIFFS yang berjarak hanya 10 km dari sirkuit Mandalika Lombok. Mirip seperti menuju wisata gili, jalan menuju resto ini pun terasa kurang menyakinkan.

Tapi setelah masuk ke dalam, Anda akan langsung kagum dengan pemandangan yang ditawarkan. Berada di sebuah bukit dengan pemandangan teluk serta Sebagian sirkuit Mandalika dapat disaksikan dari resto ini.

Asyiknya, jam operasional pun cukup pagi, yakni jam 8.00 WITA dan tutup pada pukul 20.00 WITA. Tak heran jika kami menjadi tamu pertama saat itu, lantaran berniat untuk sekadar sarapan pagi. Harga yang ditawarkan pun setimpal dengan suasana. Sebagai gambaran, kami berlima menghabiskan bujet sekitar Rp 650 ribu.

[ADV]

About Dhany Ekasaputra 275 Articles
Experience 1. Racing Driver (1999-2002) 2. Testing Driver, e.g : Lamborghini Aventador, Lamborghini Gallardo, Lotus Elise, Nissan GT-R, Nissan Juke R, McLaren 650 S, etc (2001-2015) 3. Journalist Otosport (2001-2003) 4. Journalist Auto Bild Indonesia (2003-2009) 5. Technical Editor Auto Bild Indonesia (2009-2015) 6. Instructor Safety Institute Indonesia (2014-2016) 7. Operational Manager PT OtoMontir Kreasi Indonesia (2015-2017) 8. Managing Editor aftermarketplus.id (2017- )