Toyota Kembali Recall Banyak Merek Mobilnya, Pemilik Kaget Mobilnya Cacat!

AFTERMARKETPLUS.id – PT Toyota Astra Motor (TAM) kembali melakukan penarikan produk atau recall kendaraan yang sudah ditangan pemilik.

Mulai dari Sienta, Vios, Yaris Cross hingga mobil sejuta umat Avanza dan Veloz di tahun produksi tertentu.

“Toyota memohon maaf kepada pelanggan atas kondisi tidak nyaman untuk berkunjung ke bengkel resmi Toyota dalam rangka perbaikan parts model tertentu. Program recall ini merupakan wujud komitmen Toyota untuk mengutamakan keamanan dan kenyamanan pelanggan,” terang Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto.

Penarikan kendaraan tersebut menuai pro dan kontra di pelanggan. Salah satunya Fanny, selaku pemilik kendaraan Toyota Avanza yang tercantum recall.

Sebagai pengendara aplikasi online, dirinya cukup khawatir informasi perangkat keselamatan diduga tidak berfungsi.

“Karena tiap hari di jalan, ini fundamental. Perangkat keselamatan harusnya dicek sebelum sampai ke tangan pembeli, jangan sampai cacat,” tutur Fanny kepada aftermarketplus.id (13/02/2024).

Dalam lansiran Pressroom Toyota, Toyota Avanza dan Toyota Veloz dilengkapi fitur Side Door Beam di seluruh pintu samping untuk melindungi pengemudi dan penumpang dari risiko cidera saat ditabrak mobil lain atau mengenai obyek seperti pohon dari samping.

Toyota menemukan bahwa proses pengelasan Side Door Beam sisi depan sebelah kanan atau posisi sopir ternyata kurang tepat atau kurang sempurna.
 
Kondisi ini kemungkinan akan membuat kekuatan pengelasan menjadi tidak mencukupi ketika dibutuhkan di situasi darurat.

Jika Toyota Avanza dan Toyota Veloz dioperasikan terus-menerus dalam kondisi ini, bagian las dari Front Door Side Impact Beam dapat lepas saat terjadi benturan dari samping.

Dalam kasus terburuk, ada potensi Front Door Side Impact Beam tidak berfungsi sebagaimana mestinya sehingga menyebabkan cidera serius pada pengemudi.

Selain itu, Toyota menemukan bahwa instruksi pengencangan Front Suspension Nut atau mur suspensi depan bagian atas pada Toyota Veloz, Avanza, Vios, dan Yaris Cross, ternyata kurang tepat atau kurang sempurna di mana torsi pengencangan mur mungkin tidak mencukupi untuk menjaga kekuatannya.
 
Akibatnya kalau kendaraan dioperasikan terus-menerus dalam kondisi ini, mur dapat menjadi kendur sehingga menimbulkan kebisingan yang tidak normal dan mengganggu penumpang.

Dalam situasi terburuk, mur dapat terlepas sehingga mengakibatkan hilangnya kestabilan kendaraan.

Tentu akan berbahaya karena shock absorber depan bisa terlepas dari dudukannya dan mengakibatkan kecelakaan saat mobil melaju kencang.

[Sigit Akbar]