AFTERMARKETPLUS.id - Omoda & Jaecoo semakin agresif memperluas jaringan dealer di Indonesia.
Brand otomotif ini menargetkan memiliki 80 dealer, dengan progres pembukaan jaringan yang kini sudah mencapai puluhan titik di berbagai wilayah.
Hingga saat ini, sebanyak 71 dealer Omoda & Jaecoo telah menandatangani Letter of Intent (LOI). Artinya, perusahaan hanya membutuhkan tambahan 9 dealer lagi untuk mencapai target 80 dealer," terang Setia Hariadi, Head of DND (Dealer Network Development) OMODA JAECOO INDONESIA (19/8/2026).
Dari jumlah tersebut, 43 dealer sudah resmi beroperasi, sementara dealer lainnya masih dalam tahap pembangunan, renovasi, maupun persiapan operasional.
Bisa Jualan Sebelum Grand Opening
Menariknya, Omoda & Jaecoo memberikan fleksibilitas kepada dealer yang sudah menyelesaikan tahap pengembangan.
Dealer tersebut diperbolehkan menjalankan Advance Start Sales Operation selama satu bulan sebelum pelaksanaan Grand Opening.
Strategi ini memungkinkan dealer mulai melayani konsumen lebih awal tanpa harus menunggu seremoni pembukaan resmi.
Jabodetabek Masih Jadi Prioritas
Untuk ekspansi jaringan, kawasan DKI Jakarta dan Jabodetabek masih menjadi salah satu fokus utama Omoda & Jaecoo.
"Dari total 30 LOI dealer di DKI Jakarta, sebanyak 20 dealer sudah beroperasi, sedangkan 10 dealer lainnya masih dalam proses renovasi atau konstruksi," imbuh Hariadi.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Omoda & Jaecoo dalam memperkuat akses konsumen di kawasan dengan potensi pasar otomotif yang besar.
Bidik Kota-Kota Sekunder di Semester II
Tak hanya berfokus di kota-kota besar, Omoda & Jaecoo juga mulai memperluas jaringan ke sejumlah secondary cities pada semester kedua.
Di Jawa Barat, ekspansi menyasar Tasikmalaya, Bandung Barat, Sukabumi, dan Karawang.
Sementara di Jawa Tengah, wilayah yang menjadi target antara lain Purwokerto, Kudus, dan Tegal. Untuk Purwokerto, prosesnya sudah memasuki tahap penandatanganan LOI.
Sedangkan di Jawa Timur, Omoda & Jaecoo menyiapkan ekspansi ke Madiun dan Kediri.
Dealer Omoda dan Jaecoo Terintegrasi
Dalam strategi pengembangan jaringan, dealer Omoda pada dasarnya berada di bawah naungan Omoda & Jaecoo, baik dari sisi jaringan maupun kemitraan.
Namun, terdapat pengecualian untuk format city store. Dealer dengan konsep tersebut dapat memiliki fokus penjualan yang lebih spesifik, termasuk hanya menjual brand Jaecoo, menyesuaikan dengan kapasitas lokasi dan luas ruang pamer.
Showroom Wajib Bisa Tampung Minimal 6 Mobil
Omoda & Jaecoo juga menetapkan standar untuk dealer proper. Salah satu pertimbangannya adalah kapasitas ruang pamer yang idealnya mampu menampung minimal enam unit mobil.
Standar tersebut bukan tanpa alasan. Kapasitas showroom diperlukan agar dealer dapat menampilkan lebih banyak produk, termasuk model-model yang akan hadir di masa mendatang seperti J5, J7, J8, serta berbagai varian Omoda lainnya.
Dengan target 80 dealer, ekspansi Omoda & Jaecoo dipastikan belum berhenti.
Setelah 43 dealer resmi beroperasi, perusahaan masih memiliki pekerjaan besar untuk menyelesaikan dealer yang sudah mengantongi LOI sekaligus memperluas jangkauan ke berbagai kota di Indonesia.
Jika target 80 dealer berhasil tercapai, konsumen Omoda & Jaecoo bakal semakin mudah mendapatkan layanan penjualan maupun purnajual di berbagai daerah.
Author : pekik udi irianto > 3457 Articles
Pekik Udi Irianto mengenyam pendidikan di Vrije Academie voor de Beeldende Kunsten, The Haque, NL. Memulai karir di bidang otomotif sejak: 1994 : Fotografer Tabloid Otomotif. 2001 : Redaktur Foto Tabloid Otosport. 2003 : Redaktur Foto Majalah Auto Bild Indonesia. 2015 : Pemimpin Redaksi aftermarketplus.id.
List Comment
No Comment