OMODA O4 Bikin Mobil Makin Pintar, AI Cockpit Bisa Belajar Kebiasaan Pengguna

pekik udi irianto | 14 Aug 2026

Full Width Image
Menuju Era “The First AI Car for Everyone”

AFTERMARKETPLUS.id - Perkembangan teknologi otomotif kini tidak lagi sekadar soal performa mesin atau jarak tempuh kendaraan listrik.

OMODA & JAECOO mulai membawa pengalaman berkendara ke level yang lebih futuristis melalui AI Cockpit pada OMODA O4.

Usai tampil di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, teknologi ini kembali menegaskan ambisi OMODA & JAECOO dalam menghadirkan kendaraan yang mampu memahami penggunanya.

Mengusung visi "Co-create a Beautiful Life with Young People", AI Cockpit dikembangkan untuk menemani berbagai aktivitas, mulai dari perjalanan, hiburan, hingga interaksi sosial. Menariknya, teknologi tersebut didukung Large Language Model (LLM) dari ByteDance Seed.

Bukan Sekadar Infotainment, AI Cockpit Bisa Belajar Kebiasaan Pengguna

Berbeda dari sistem infotainment konvensional yang memiliki fungsi relatif tetap, AI Cockpit OMODA O4 menggunakan arsitektur full-stack iterative yang memungkinkan sistem terus dikembangkan melalui pembaruan Over-the-Air (OTA).


Saat ini, sistem tersebut dibekali 10 AI Agent yang saling berkoordinasi dan mampu mendukung interaksi dalam lima bahasa.

Kemampuannya mencakup interaksi suara cerdas, pengaturan personal, hingga ekosistem konten. Semakin sering digunakan, sistem diharapkan semakin memahami kebiasaan, kebutuhan, dan preferensi pemilik kendaraan.

Bisa Ingat Rutinitas Pengguna

Salah satu fitur yang paling menarik adalah scenario memory. Teknologi ini memungkinkan AI Cockpit mengenali pola penggunaan berdasarkan waktu, lokasi, hingga situasi tertentu.

Contohnya, ketika pengguna rutin berolahraga setiap akhir pekan bersama dua penumpang, sistem dapat secara otomatis mengarahkan navigasi menuju lokasi olahraga.

Menariknya, kecerdasan tersebut tidak berhenti ketika perjalanan selesai. Saat kembali ke kendaraan, sistem dapat menyesuaikan AC agar tidak langsung mengarah ke tubuh, meningkatkan ventilasi kursi, serta mengaktifkan pemurni udara dengan intensitas tinggi.

Dengan kata lain, mobil tidak hanya menjalankan perintah, tetapi mulai beradaptasi dengan rutinitas pemiliknya.

Bisa Temani Pengguna Saat Macet

OMODA & JAECOO juga memasukkan unsur emosional ke dalam AI Cockpit.

Ketika terjebak kemacetan, teknologi AI voiceprint cloning dapat digunakan untuk memutar pesan hangat yang direkam keluarga atau teman.

Selain itu, terdapat AI-generated pet pada layar tengah yang dapat merespons sentuhan dengan berbagai gerakan seperti berkedip dan berguling.

Fitur ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih menyenangkan ketika pengguna sedang menunggu atau mengisi daya kendaraan.

Satu Perintah Suara Bisa Jalankan Banyak Fungsi

Pengguna juga tidak perlu memberikan perintah satu per satu. Dengan satu perintah suara, AI Cockpit dapat menjalankan beberapa fungsi sekaligus.

Mulai dari menutup jendela, menyalakan AC, mengaktifkan ventilasi kursi, memutar musik, hingga mengatur ambient lighting.

Kemampuan serupa diterapkan pada sistem navigasi. AI Cockpit dapat mengenali lokasi berdasarkan deskripsi umum maupun landmark, sekaligus menyusun rute dengan beberapa tujuan dengan mempertimbangkan preferensi pengguna dan kondisi lalu lintas secara real-time.

Wallpaper AI Bisa Disesuaikan dengan Mood

Personalisasi menjadi salah satu daya tarik utama teknologi ini.

Pengguna dapat menentukan nickname untuk berinteraksi dengan sistem.

Bahkan, AI Cockpit mampu membuat AI wallpaper secara real-time hanya berdasarkan kata kunci mengenai gaya atau suasana yang diinginkan.

Tema yang dipilih bisa beragam, mulai dari cyberpunk mecha hingga lanskap alam, bahkan dapat disesuaikan dengan outfit maupun mood pengguna.

Ekosistem hiburannya juga mencakup rekomendasi playlist kontekstual, berita dan skor olahraga terkini, hingga voice-driven quiz games untuk menemani pengguna ketika macet atau sedang mengisi daya.

Bahkan saat mobil sudah dikunci dari luar, pengguna masih dapat memberikan sentuhan personal melalui customized voice prompt.

Empat Pilar Jadi Otak Pengembangan AI Cockpit

Seluruh kemampuan tersebut dikembangkan berdasarkan empat pilar utama, yaitu:

Better Intent Understanding

Better Understanding of User Habits

Better Understanding of Emotions

Better Understanding of Trends

Dengan empat pilar tersebut, OMODA & JAECOO ingin mengubah AI Cockpit dari sekadar antarmuka kendaraan menjadi sebuah ruang cerdas yang terus belajar dan berkembang.

Roadmap pengembangannya pun cukup ambisius, dimulai dari AI Interactive Cockpit, kemudian menuju Globally Intelligent Cockpit, hingga akhirnya menjadi AI Life Companion Cockpit.

Menuju Era "The First AI Car for Everyone"

OMODA O4 menjadi bagian dari visi mobilitas cerdas OMODA & JAECOO melalui konsep "The First AI Car for Everyone" dan filosofi Cyber Verse.

Pengembangannya tidak hanya berfokus pada pengalaman di dalam kabin. OMODA & JAECOO juga terus mempercepat penerapan teknologi intelligent driving di berbagai pasar global.

Salah satunya diwujudkan melalui JAECOO J7 SHS-P SIVP, yang menjadi bagian dari strategi intelligent mobility perusahaan.

Tak berhenti di teknologi kendaraan, OMODA & JAECOO juga memperluas inovasi melalui kolaborasi lintas industri.

JAECOO menjalin kerja sama global dengan film terbaru Christopher Nolan, The Odyssey, yang dinilai memiliki semangat eksplorasi sejalan dengan arah pengembangan teknologi mobilitas cerdas mereka.

Saat ini, OMODA & JAECOO juga mengembangkan berbagai teknologi elektrifikasi, mulai dari Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Hybrid Electric Vehicle (HEV), hingga Battery Electric Vehicle (BEV), lengkap dengan teknologi intelligent driving dan intelligent cockpit.

Dengan kehadiran di 77 pasar global, termasuk 22 negara di Eropa, OMODA & JAECOO tampaknya ingin menjadikan teknologi AI bukan sekadar fitur tambahan, tetapi sebagai bagian penting dari masa depan mobilitas.

Jika visi tersebut berhasil diwujudkan, mobil masa depan bukan lagi sekadar kendaraan yang membawa manusia dari satu tempat ke tempat lain.

Melainkan asisten pintar yang mengenal kebiasaan, memahami kebutuhan, bahkan mencoba memahami suasana hati penggunanya.

#Omoda O4

...
Author : pekik udi irianto > 3449 Articles

Pekik Udi Irianto mengenyam pendidikan di Vrije Academie voor de Beeldende Kunsten, The Haque, NL. Memulai karir di bidang otomotif sejak: 1994 : Fotografer Tabloid Otomotif. 2001 : Redaktur Foto Tabloid Otosport. 2003 : Redaktur Foto Majalah Auto Bild Indonesia. 2015 : Pemimpin Redaksi aftermarketplus.id.

Comment (0)

List Comment

No Comment