Sebut 85 Juta Orang akan Mudik Lebaran 2022, Kemenhub; “Semua Moda Transportasi Siap Melayani!”

AFTERMARKETPLUS.id – Pengumuman libur panjang menyambut lebaran 2022 oleh pemerintah menjadi ‘pintu’ bagi masyarakat untuk mudik ke kampung halaman. Sejumlah aturan pun tengah dipersiapkan sejak awal April lalu.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI memproyeksi sebanyak 85 juta orang akan melakukan perjalanan mudik tahun 2022.

“Angka ini naik 40 persen dibandingkan tahun sebelum Indonesia dilanda pandemi, yakni pada 2019 lalu,” ujar Adita Irawati, Juru Bicara Menteri Perhubungan RI dalam diskusi daring bertema “Mudik Aman, Mudik Sehat” pada Senin (18/4/22).

Ia menambahkan, dari total 85 juta orang, sebanyak 40 persen menggunakan transportasi darat baik menggunakan kendaraan pribadi maupun moda transportasi umum.

“Tentu ini adalah hal yang harus kita persiapkan dengan cara memastikan bahwa semua moda transportasi itu, baik sarana maupun prasarananya siap melayani,” tegasnya.

Aditya mengemukakan bahwa aspek utama dari mudik ini adalah keselamatan.

“Ini adalah tanggung jawab besar dari kita semua untuk memastikan bahwa modanya ini layak dan sudah siap beroperasi,” paparnya.

Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT PELNI, Yahya Kuncoro, mengatakan pihaknya telah menyiapkan perencanaan sebagai langkah strategis menyambut mudik lebaran 2022 ini.

“Karena memang dalam dua tahun kemarin itu memang kita dilarang mudik, sehingga memang eforia mudik tahun ini luar biasa,” kata Yahya.

Yahya menjelaskan, pihaknya memperkirakan puncak arus mudik lebaran tahun ini terjadi pada 17 April hingga 18 Mei 2022. Menurutnya, pada rentang tanggal tersebut adalah moment terjadinya arus mudik dan arus balik.

“Kita harapkan dengan persiapan yang lebih matang dan lebih teroganisir, kita dapat melayani masyarakat dengan lebih baik,” terangnya.

Yahya menambahkan, PELNI juga melakukan penjualan tiket dengan cara online dan dibuka sejak awal. Tujuannya, agar penumpang langsung mengetahui ketersediaan tiket yang ada.

[Sigit Akbar]