AFTERMARKETPLUS.id - Akses teknologi masih menjadi tantangan besar bagi banyak sekolah di Indonesia, terutama di daerah yang jauh dari pusat kota.
Keterbatasan perangkat seperti laptop sering kali membuat siswa kesulitan mempelajari keterampilan digital sejak dini, padahal kemampuan seperti coding dan kecerdasan buatan (AI) semakin penting di era modern.
Melihat kondisi ini, Suzuki Indonesia melalui program CSR Suzuki Peduli Pendidikan mengambil langkah nyata. Bersama Timedoor Academy, mereka menghadirkan inisiatif bertajuk "Re-Laptop Project: Giving Technology a Second Life, Giving Children a First Chance".
Suzuki resmi mendonasikan 25-unit laptop operasional kepada Timedoor Academy pada seremoni penyerahan yang berlangsung pada 7 April 2026 lalu untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Seluruh perangkat melalui proses rekondisi dan pengecekan kualitas menyeluruh (quality check) sehingga dipastikan siap pakai bagi para siswa.
Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya Suzuki dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset perusahaan melalui pendekatan lebih berkelanjutan, dengan cara memperpanjang masa guna perangkat agar dapat memberikan manfaat lebih luas.
"Melalui program Re-Laptop Project, kami ingin memastikan perangkat operasional yang telah direkondisi dapat kembali memberikan nilai guna bagi masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan kontribusi berkelanjutan, baik dari sisi sosial maupun pemanfaatan sumber daya secara lebih optimal," ujar Ei Mochizuki, General Manager of Strategic Planning PT Suzuki Indomobil Sales (17/4/2026).
Program tersebut dirancang untuk menjangkau sekolah-sekolah di berbagai wilayah Indonesia. Sebagai langkah inisiasi, pendistribusian perdana mulai bergulir kepada sekolah-sekolah di Bali.
Nantinya, melalui sistem rotasi, unit laptop operasional tersebut akan didistribusikan secara bergilir untuk menjangkau institusi pendidikan di daerah pedalaman lainnya yang memiliki keterbatasan fasilitas teknologi untuk sesi pembelajaran coding.
Melalui pendekatan humanis, Suzuki berharap aksi nyata ini memberikan dampak lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Pemberdayagunaan Re-Laptop Project dapat membuka lebih banyak peluang bagi siswa untuk mengenal dan mengeksplorasi keterampilan digital secara mendalam.
Keberadaan dukungan ekosistem pembelajaran yang terarah tidak hanya membantu meningkatkan kualitas proses belajar, tetapi juga mendorong tumbuhnya minat serta kesiapan siswa dalam menghadapi perkembangan teknologi pada masa depan.
Author : pekik udi irianto > 3263 Articles
Pekik Udi Irianto mengenyam pendidikan di Vrije Academie voor de Beeldende Kunsten, The Haque, NL. Memulai karir di bidang otomotif sejak: 1994 : Fotografer Tabloid Otomotif. 2001 : Redaktur Foto Tabloid Otosport. 2003 : Redaktur Foto Majalah Auto Bild Indonesia. 2015 : Pemimpin Redaksi aftermarketplus.id.
List Comment
No Comment