Suzuki Tanam 1.500 Mangrove di Pangandaran, Ada Misi Besar di Baliknya

Wina Avondita Prawitasari | 04 Oct 2026

Full Width Image
Pesisir Pangandaran Terancam Abrasi, Suzuki dan Susi Air Turun Tangan Tanam 1.500 Mangrove

AFTERMARKETPLUS.id - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan melalui program The Indonesian Coastal Greenbelt Project.

Bekerja sama dengan Pandu Laut Nusantara dan Susi Air, Suzuki menanam 1.500 bibit mangrove jenis Rhizophora di kawasan Pelabuhan Cikidang, Pangandaran, Jawa Barat.

Kegiatan yang digelar pada 26 September 2026 tersebut mengusung tema "Menjaga Pesisir, Menjaga Masa Depan" dan menjadi kelanjutan kolaborasi Suzuki bersama Pandu Laut Nusantara yang telah dimulai sejak 2024.

Sebanyak 75 peserta terlibat langsung dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari perwakilan Suzuki, Pandu Laut Nusantara, Susi Air, nelayan setempat, institusi pendidikan, hingga komunitas lokal.


Pemilihan Pelabuhan Cikidang bukan tanpa alasan. Kawasan ini merupakan salah satu sentra aktivitas perikanan masyarakat Pangandaran sekaligus berada di pesisir selatan Pulau Jawa yang memiliki kekayaan biota laut.

Karena itu, menjaga ekosistem pesisir di wilayah tersebut dinilai penting, bukan hanya untuk lingkungan, tetapi juga bagi keberlangsungan aktivitas masyarakat.

Bukan Sekadar Tanam Mangrove

Program ini tidak hanya berfokus pada penanaman pohon. Suzuki bersama para mitra juga memberikan edukasi mengenai pentingnya ekosistem mangrove serta teknik penanaman yang tepat.

Peserta mendapatkan pembekalan mengenai tahapan penanaman dan berbagai hal yang perlu diperhatikan agar bibit mangrove dapat tumbuh dengan baik. Setelah mendapatkan edukasi, seluruh peserta kemudian turun langsung menanam 1.500 bibit Rhizophora.

Mangrove sendiri memiliki peran penting bagi kawasan pesisir, mulai dari membantu menjaga keanekaragaman hayati hingga menjadi salah satu benteng alami untuk mengurangi ancaman abrasi.

"Melalui The Indonesian Coastal Greenbelt Project, kami ingin mendorong kesadaran mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penanaman mangrove, tetapi juga melibatkan masyarakat, agar dapat memahami manfaat mangrove bagi keberlangsungan lingkungan dan aktivitas masyarakat di kawasan pesisir," terang Joshi Prasetya, Strategic Planning Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (2/10/2026).

Belajar dari Penggerak Konservasi Mangrove

Menariknya, kegiatan ini juga menghadirkan sesi Success Story Mangrove Conservation bersama Sugito, tokoh penggerak daerah sekaligus Ketua Rukun Nelayan (RN) Dusun Bojongsalawe, Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Sugito membagikan pengalaman Rukun Nelayan dalam mengembangkan kawasan konservasi mangrove di wilayahnya.

Upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan hingga kawasan mangrove dapat terus tumbuh dan dikelola sebagai bagian dari pelestarian lingkungan.

Kehadiran unsur kearifan lokal ini menjadi bagian penting dalam program, karena keberhasilan konservasi pesisir tidak hanya bergantung pada penanaman, tetapi juga bagaimana masyarakat ikut merawat dan menjaga ekosistem tersebut dalam jangka panjang.

Sudah Tanam 10.000 Mangrove Sejak 2024

Kolaborasi Suzuki dan Pandu Laut Nusantara ternyata bukan kali pertama dilakukan. Sejak 2024, kedua pihak bersama mitra telah menanam 10.000 mangrove di sejumlah kawasan Pangandaran.

Jumlah tersebut terdiri dari 7.000 bakau pasir di Susi International Beach Strip dan 3.000 Rhizophora di Pantai Madasari.

Pada 2026, kolaborasi kembali berlanjut melalui The Indonesian Coastal Greenbelt Project dengan tambahan 1.500 mangrove Rhizophora di Pelabuhan Cikidang.

"Kolaborasi Suzuki dan Pandu Laut di Pangandaran telah dimulai sejak tahun 2024. Hingga saat ini, kita telah menanam 10.000 mangrove, terdiri dari 7.000 bakau pasir di Susi International Beach Strip dan 3.000 Rhizophora di Pantai Madasari," ujar Melinasary Amini, Chief of Operation PT ASI Pudjiastuti Aviation (Susi Air).

Ia menambahkan, upaya tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penanaman. Menurutnya, masyarakat perlu terlibat untuk merawat dan memastikan mangrove yang ditanam dapat tumbuh serta memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Melalui kolaborasi bersama Pandu Laut Nusantara, Susi Air, nelayan, komunitas, dan masyarakat setempat, Suzuki berharap The Indonesian Coastal Greenbelt Project dapat menjadi langkah nyata dalam menjaga ekosistem pesisir Pangandaran.

Lebih dari sekadar menanam pohon, program ini membawa pesan bahwa menjaga kawasan pesisir merupakan investasi lingkungan untuk masa depan-agar manfaatnya bisa dirasakan bukan hanya hari ini, tetapi juga oleh generasi berikutnya.

#PT Suzuki Indomobil Sales

Comment (0)

List Comment

No Comment