Tips Wajib Setelah Mudik: Cek Kaki-Kaki Mobil Sebelum Dipakai Harian

pekik udi irianto | 27 Mar 2026

Full Width Image
Habis Mudik Lebaran? Ini Bagian Mobil yang Wajib Dicek, Banyak yang Abaikan

AFTERMARKETPLUS.id - Perjalanan mudik Lebaran memang jadi momen yang dinanti, tapi tahukah Anda? Setelah menempuh jarak jauh dengan muatan penuh dan kondisi jalan yang beragam, ada satu bagian mobil yang bekerja paling keras-yakni kaki-kaki.

Mulai dari suspensi hingga sistem kemudi, komponen ini menjadi tulang punggung kenyamanan dan keselamatan berkendara. Sayangnya, banyak pemilik mobil yang justru mengabaikan pengecekan setelah mudik. Padahal, dampaknya bisa fatal jika dibiarkan.

"Perjalanan mudik menjadi salah satu momen berkendara dengan syarat durabilitas, karena kendaraan dipacu untuk menghadapi berbagai kondisi yang tidak menentu. Maka dari itu, penting bagi pelanggan untuk mengecek kondisi komponen mobil, seperti area kaki-kaki. Sebaiknya pastikan kondisinya tetap optimal dan siap untuk digunakan kembali sehari-hari," terang Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (25/3/2026).

Berikut panduan pengecekan bagian kaki-kaki, yakni:

1. Kenali tanda awal sebelum kerusakan membesar

Pengecekan paling awal bisa dilakukan oleh pemilik kendaraan dengan cara merasakan adanya perbedaan dari sebelum perjalanan mudik. Contohnya, seperti muncul bunyi benturan kasar (clunking noise) saat melewati jalan rusak, setir terasa bergetar di kecepatan tertentu, kendaraan limbung, atau roda cenderung menarik ke satu sisi.  Tanda-tanda tersebut bisa menjadi indikasi dini kondisi yang tidak baik pada kaki-kaki.

Apabila ditemukan kondisi tidak normal, maka pelanggan perlu segera membawa kendaraannya ke bengkel resmi Suzuki. Bagian yang mungkin memerlukan pemeriksaan antara lain bushing, ball joint, link stabilizer, atau komponen kemudi yang mulai aus akibat benturan dan beban selama perjalanan mudik.

2.Cek shock absorber untuk menjaga stabilitas dan kenyamanan

Shock absorber yang melemah biasanya membuat mobil terasa mengayun atau memantul berlebih, terutama setelah melewati speed trap atau jalan tidak rata. Pemeriksaan visual juga bisa dilakukan dengan cara melihat rembesan oli pada body shock dan segara membawa kendaraan ke bengkel resmi Suzuki untuk pemeriksaan lebih lanjut.

3.Pastikan presisi kemudi lewat pemeriksaan tie rod dan komponen steering

Kontur jalan tidak rata selama perjalanan mudik dapat memengaruhi komponen kemudi seperti tie rod dan rack steer yang berperan besar pada tingkat kepresisian pengendalian. Bila setir terasa kurang responsif saat berbelok, ada bunyi abnormal, atau mobil terasa sulit lurus, maka pemeriksaan steering perlu diprioritaskan agar kontrol kendaraan kembali optimal.

4.Lakukan spooring dan balancing bila ada getar atau keausan ban tidak merata 

Getaran pada setir atau ban yang aus tidak merata sering berkaitan dengan perubahan sudut roda atau keseimbangan roda. Spooring dan balancing di bengkel resmi Suzuki membantu mengembalikan kestabilan, membuat mobil melaju lebih lurus, sekaligus membantu mencegah ban cepat habis sebelah terutama setelah rute panjang dengan beban penuh.

"Spooring dan balancing sangat penting untuk menjaga stabilitas serta keselamatan. Dengan meluruskan kembali arah roda sekaligus memastikan putaran ban tetap seimbang tanpa getaran, performa berkendara akan kembali optimal. Selain itu, perawatan ini juga membantu mencegah keausan ban yang tidak merata sehingga umur pakai komponen kaki-kaki menjadi lebih panjang," imbuh Hariadi.

Salah satu keuntungan bagi pemilik mobil Suzuki adalah kemudahan dalam melakukan pengecekan serta perawatan bagian-bagian tersebut. Melalui ratusan Bengkel Resmi yang berstandarisasi serta memiliki peralatan lengkap, Suzuki siap memberikan layanan serta solusi secara tepat sesuai kebutuhan. 

Selain itu, seluruh Bengkel Resmi Suzuki menjamin penggunaan komponen orisinal Suzuki Genuine Parts (SGP) yang telah teruji kualitasnya dan dirancang khusus agar presisi dengan spesifikasi kendaraan kesayangan pelanggan.

"Sebagai gambaran bagi pelanggan, pemeriksaan area kaki-kaki umumnya memerlukan waktu sekitar 30 hingga 60 menit. Jika dilanjutkan dengan proses spooring dan balancing, maka total waktu pengerjaan biasanya berkisar antara 60 hingga 120 menit. Sementara itu, apabila diperlukan penggantian komponen, estimasi waktu pengerjaan juga berada pada kisaran 1 hingga 2 jam, tergantung pada kondisi teknis kendaraan serta jenis perbaikan yang dilakukan," ungkap Hariadi.

Guna meningkatkan efisiensi dan kenyamanan, pemilik kendaraan juga dapat memanfaatkan aplikasi MySuzuki untuk melakukan booking service.

Melalui ponsel, pelanggan cukup mengakses menu booking service, memilih Bengkel Resmi Suzuki tujuan, menentukan jadwal kunjungan, serta mencantumkan keluhan kendaraan. Informasi awal ini sangat membantu pihak bengkel dalam menyiapkan alur pemeriksaan yang lebih cepat dan tepat sasaran.

Selain itu, MySuzuki juga menyediakan akses mudah untuk pemesanan suku cadang orisinal serta aksesori resmi guna menunjang tampilan kendaraan agar lebih bergaya.




#PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) #Tips Kaki-Kaki #Tips Pengecekan Kaki-Kaki Pasca Mudik

...
Author : pekik udi irianto > 3254 Articles

Pekik Udi Irianto mengenyam pendidikan di Vrije Academie voor de Beeldende Kunsten, The Haque, NL. Memulai karir di bidang otomotif sejak: 1994 : Fotografer Tabloid Otomotif. 2001 : Redaktur Foto Tabloid Otosport. 2003 : Redaktur Foto Majalah Auto Bild Indonesia. 2015 : Pemimpin Redaksi aftermarketplus.id.

Comment (0)

List Comment

No Comment