AFTERMARKETPLUS.id - Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia semakin merambah berbagai segmen, termasuk kategori Multi Purpose Vehicle (MPV) tujuh penumpang yang selama ini menjadi tulang punggung pasar otomotif nasional.
Momentum ini dimanfaatkan VinFast untuk memperluas portofolionya sekaligus mempertegas komitmen jangka panjang di Tanah Air.
Dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, yang berlangsung pada Kamis (5/2/2026) di JIExpo Kemayoran VinFast resmi meluncurkan dan mengumumkan harga Limo Green, model MPV listrik tujuh penumpang yang menjadi produk keenam perusahaan di Indonesia dalam kurun dua tahun terakhir.
Kehadiran Limo Green menandai langkah strategis VinFast memasuki segmen kendaraan keluarga sekaligus transportasi penumpang komersial.
VinFast memasarkan Limo Green dengan harga on-the-road Jakarta Rp389 juta termasuk baterai.
Sementara untuk skema berlangganan baterai, harga kendaraan ditetapkan Rp319 juta.
Adapun biaya langganan baterai sebesar Rp880.000 per bulan untuk jarak tempuh hingga 2.000 km dan Rp1.350.000 untuk penggunaan di atas 2.000 km.
Skema ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas bagi konsumen, terutama pelaku usaha transportasi dan pengemudi ride-hailing, dengan pengendalian biaya operasional yang lebih terukur.
Selain itu, VinFast juga menawarkan insentif khusus bagi 2.000 pelanggan pertama berupa dukungan tunai hingga Rp20 juta selama IIMS berlangsung.
Konsumen juga mendapatkan manfaat tambahan seperti pengisian daya gratis di stasiun V-Green serta paket aksesori gratis berupa karpet lantai dan kaca film.
Secara dimensi, Limo Green memiliki panjang 4.740 mm, lebar 1.872 mm, tinggi 1.728 mm, serta jarak sumbu roda 2.840 mm .
Konfigurasi tiga baris kursi dirancang untuk menghadirkan ruang kabin yang lega dan mendukung kebutuhan mobilitas dengan frekuensi tinggi.
Kendaraan ini dibekali baterai LFP dengan jarak tempuh hingga 450 km dalam sekali pengisian penuh.
Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia mengatakan bahwa Indonesia menjadi salah satu pasar penting dalam strategi global perusahaan.
"Indonesia merupakan salah satu pasar kunci dalam strategi global VinFast. Kehadiran kami kembali di IIMS 2026 dengan jajaran produk yang lengkap, khususnya Limo Green, menegaskan komitmen jangka panjang kami untuk mendukung pemerintah dan masyarakat Indonesia dalam perjalanan transisi menuju mobilitas hijau. Memasuki tahun 2026, kami berkomitmen untuk membangun ekosistem mobilitas hijau yang menyentuh berbagai aspek kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, yang kami anggap sebagai rumah kedua VinFast," terang Kariyanto Hardjosoemarto.
Selain Limo Green, VinFast juga menampilkan lini produknya yang lain seperti VF 3, VF 5, VF 6, dan VF 7, yang mencerminkan strategi menjangkau berbagai segmen pasar Indonesia secara menyeluruh.
Pengunjung IIMS 2026 juga dapat mencoba langsung Limo Green melalui sesi test drive untuk merasakan karakter pengoperasian dan kenyamanan kabinnya.
Dalam waktu kurang dari dua tahun sejak memasuki pasar Indonesia, VinFast telah menghadirkan sejumlah model kendaraan listrik, memulai operasional pabrik di Subang, serta memperluas jaringan diler dan layanan purna jual.
Perusahaan juga membangun ekosistem pengisian daya melalui kerja sama dengan V-Green dan menggandeng berbagai institusi keuangan guna mempermudah akses kepemilikan.
Masuknya Limo Green ke segmen MPV tujuh penumpang memperlihatkan persaingan kendaraan listrik di Indonesia yang kian bergeser ke pasar volume.
Dengan pendekatan harga kompetitif dan skema baterai fleksibel, VinFast berupaya menangkap peluang di segmen keluarga sekaligus armada transportasi, yang selama ini menjadi ceruk terbesar industri otomotif nasional.
List Comment
No Comment