VinFast Pasok 400 MPV Listrik Limo Green untuk Armada Raksasa di Indonesia

Adrienne Syafila | 19 Feb 2026

Full Width Image
Transportasi Umum Siap Go Electric! VinFast Gandeng Riline Velocity Express & PT Sentrik Persada Nusantara

AFTERMARKETPLUS.id - Langkah agresif kembali datang dari pabrikan mobil listrik asal Vietnam.

VinFast resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Riline Velocity Express (RVE) dan PT Sentrik Persada Nusantara (Sentrik) untuk potensi pengadaan 400 unit Limo Green, MPV listrik 7 penumpang yang diproyeksikan menjadi tulang punggung armada transportasi masa depan di Indonesia.

Bukan angka kecil. Total ratusan unit ini langsung menandai salah satu kesepakatan armada kendaraan listrik terbesar di sektor transportasi komersial Tanah Air tahun ini.

400 Unit Sekaligus, Sinyal Kuat Elektrifikasi Armada. Lewat kerja sama tersebut, VinFast akan memasok 200 unit ke RVE dan 200 unit ke Sentrik.

Pengiriman dilakukan bertahap mengikuti ekspansi armada kedua perusahaan, baik untuk layanan transportasi penumpang maupun penyewaan kendaraan B2B.

Langkah ini jadi bukti nyata bahwa pelaku industri transportasi mulai serius meninggalkan kendaraan berbahan bakar fosil dan beralih ke mobil listrik hemat biaya operasional.

Bukan cuma soal ramah lingkungan, tapi juga hitung-hitungan bisnis: lebih irit, lebih efisien, dan minim downtime.

Limo Green: MPV Listrik 7 Penumpang, Jarak Tempuh 450 Km!

Model yang dipilih adalah VinFast Limo Green, MPV listrik berkapasitas 7 penumpang yang dirancang khusus untuk kebutuhan operasional intensif.

Spesifikasinya cukup menggoda operator armada, yaitu dimensi besar & kabin lega tiga baris, wheelbase 2.840 mm untuk kenyamanan maksimal, baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) dan jarak tempuh hingga 450 km sekali cas.

Artinya? Dalam satu hari operasional, armada bisa bekerja lebih lama tanpa sering berhenti isi daya. Waktu henti berkurang, pendapatan meningkat.

Yang bikin pelaku usaha makin tertarik bukan cuma jarak tempuhnya, melainkan harga yang kompetitif, skema langganan baterai fleksibel, pengisian daya gratis lewat jaringan V-Green, garansi panjang serta program jaminan nilai jual kembali.

Kombinasi ini membuat total cost of ownership jauh lebih rendah dibanding kendaraan konvensional berbahan bakar bensin atau solar.

Bagi operator fleet, ini berarti margin keuntungan bisa lebih sehat dalam jangka panjang.

Kesepakatan ini juga menunjukkan strategi besar VinFast di Indonesia. Dalam waktu kurang dari dua tahun, mereka sudah berhasil menghadirkan berbagai lini kendaraan listrik, memperluas jaringan diler & purnajual nasional, mengembangkan infrastruktur charging serta memulai fasilitas produksi di Subang.

Transportasi Indonesia Siap Masuk Era Listrik? 

Masuknya ratusan Limo Green ke armada RVE dan Sentrik bisa jadi titik balik penting bagi industri transportasi nasional. Ketika perusahaan besar mulai beralih ke EV, pemain lain kemungkinan akan ikut.

Jika tren ini berlanjut, bukan tak mungkin dalam beberapa tahun ke depan, armada transportasi umum hingga rental didominasi kendaraan listrik.

Dan dari semua pemain, VinFast tampaknya sedang bersiap jadi salah satu penguasa pasar.


#Vinfast #Taxi VinFast

Comment (0)

List Comment

No Comment