Yamaha GEAR ULTIMA Uji Nyali di Sulawesi, Tanjakan Ekstrem hingga Off-Road Berhasil Ditaklukkan

pekik udi irianto | 19 Jun 2026

Full Width Image
Yamaha GEAR ULTIMA Buktikan Ketangguhan! Taklukkan 1.000 Km Lebih dari Palu ke Gorontalo, Medan Ekstrem Pun Dilibas

AFTERMARKETPLUS.id - Petualangan spektakuler GEAR ULTIMATE RIDE CELEBES EXPEDITION kembali berlanjut. Setelah sukses menuntaskan perjalanan lebih dari 1.100 kilometer dari Makassar menuju Palu, kini Yamaha GEAR ULTIMA kembali diuji dalam ekspedisi panjang yang tak kalah menantang, menyusuri rute Palu hingga Gorontalo dengan jarak lebih dari 1.000 kilometer.

Perjalanan yang berlangsung pada 11-15 Juni 2026 ini menjadi ajang pembuktian nyata ketangguhan skutik multiguna terbaru Yamaha.

Bersama para blogger, vlogger, komunitas motor, dan Yamaha Riders Association (YRA), GEAR ULTIMA diajak menghadapi berbagai kondisi jalan mulai dari jalur pesisir, pegunungan, tanjakan ekstrem hingga trek off-road yang menantang.

Yamaha GEAR ULTIMA Diuji di Jalur Sulawesi yang Ekstrem 

Etape kedua GEAR ULTIMATE RIDE CELEBES EXPEDITION melintasi lima wilayah penting di Sulawesi, yakni Palu, Donggala, Tolitoli, Buol, hingga Gorontalo.

Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Rifki Maulana mengatakan (18/6/2026), "Perjalanan ini sengaja dirancang untuk menunjukkan kemampuan Yamaha GEAR ULTIMA sebagai kendaraan yang fleksibel dan mampu menjawab berbagai kebutuhan mobilitas masyarakat modern."


"Melalui ekspedisi ini, Yamaha ingin membuktikan bahwa GEAR ULTIMA bukan sekadar motor harian, melainkan partner berkendara yang siap menemani berbagai aktivitas, termasuk perjalanan jarak jauh dengan medan yang beragam," imbuh Rifki.

Puncak Salena, Surga Tersembunyi yang Bikin Terpana 

Perjalanan dimulai dari Kota Palu. Para peserta terlebih dahulu melakukan rolling city sebelum menuju Bukit Salena, salah satu destinasi wisata unggulan Sulawesi Tengah.

Dari puncak bukit ini, peserta disuguhi panorama alam yang disebut memiliki pemandangan "5 dimensi", yaitu perpaduan pegunungan, lembah, sungai, teluk, dan lautan dalam satu sudut pandang yang memukau.

Momen tersebut menjadi pembuka sempurna sebelum memasuki perjalanan panjang menuju wilayah utara Pulau Sulawesi.

Jalur Off-Road dan Kebun Durian Jadi Arena Pembuktian 

Keseruan mulai terasa saat rombongan bergerak menuju Desa Alindau yang terkenal dengan hasil panen duriannya.

Di lokasi ini, Yamaha GEAR ULTIMA diuji kemampuannya mengangkut hasil panen menggunakan handle belakang multiguna yang menjadi salah satu fitur andalan motor tersebut.

Menariknya, akses menuju kebun durian didominasi jalur tanah dan off-road. Namun berkat dukungan mesin Blue Core Hybrid 125cc, rangka yang kokoh, dan handling yang stabil, motor mampu melewati berbagai rintangan tanpa kendala berarti.

Tanjakan Curam hingga Tikungan Tajam Berhasil Ditaklukkan 

Perjalanan kemudian berlanjut menuju Desa Ogoamas, Donggala dengan total jarak lebih dari 280 kilometer.

Sepanjang jalur Pantai Barat Sulawesi, peserta menghadapi kombinasi tanjakan panjang, turunan tajam, dan tikungan berkelok yang menjadi tantangan tersendiri bagi kendaraan.

Di sinilah performa mesin dan kestabilan Yamaha GEAR ULTIMA kembali mendapat sorotan. Motor tetap nyaman dikendarai bahkan saat harus melahap perjalanan panjang dalam berbagai kondisi jalan.

Medan Pegunungan Ekstrem Tak Mampu Menghentikan GEAR ULTIMA 

Tantangan terbesar hadir saat rombongan menuju Tolitoli. Para peserta harus melewati rangkaian jalur pegunungan Ogomolale, Tinombala, hingga Pangi yang terkenal dengan tanjakan dan turunan ekstrem.

Belum cukup sampai di situ, jalur off-road Bambuan Race juga menjadi bagian dari rute yang harus dilalui.
Meski demikian, Yamaha GEAR ULTIMA tetap tampil meyakinkan. Dukungan ban bertapak lebar dan posisi berkendara ergonomis membuat pengendalian motor terasa mantap di berbagai medan.

Tak heran jika para peserta menyebut pengalaman touring kali ini sebagai salah satu perjalanan paling menantang sekaligus menyenangkan.


Pesona Pulau Sabang Tende Jadi Penutup yang Berkesan 

Memasuki hari terakhir, peserta diajak menikmati keindahan Kota Tolitoli dengan mengunjungi beberapa destinasi wisata populer.

Salah satunya adalah Pulau Sabang Tende, yang terkenal dengan pantai pasir putih, batu granit alami, dan jembatan ikonik yang menjadi daya tarik wisatawan.

Rombongan juga menyempatkan diri berfoto di Bundaran Tugu Cengkeh sebelum melanjutkan estafet perjalanan menuju Gorontalo bersama komunitas lokal dan YRA Tolitoli.

Peserta: GEAR ULTIMA Bukan Sekadar Motor Harian 

Putut, salah satu peserta ekspedisi, mengaku terkesan dengan performa Yamaha GEAR ULTIMA selama perjalanan.

Menurutnya, meskipun harus menghadapi jalur pegunungan dan trek off-road yang menantang, motor tetap memberikan performa maksimal dan rasa percaya diri saat berkendara.

Ia menilai Yamaha GEAR ULTIMA tidak hanya cocok digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga layak menjadi teman perjalanan untuk berbagai kondisi jalan.

Petualangan Belum Selesai, Yamaha GEAR ULTIMA Siap Taklukkan Manado 

Berakhirnya etape Palu-Gorontalo bukanlah akhir dari ekspedisi ini. Yamaha masih akan melanjutkan perjalanan menuju Manado, Sulawesi Utara, sebagai etape berikutnya.

Perjalanan lintas Sulawesi ini menjadi bukti nyata bahwa Yamaha GEAR ULTIMA hadir sebagai skutik multiguna yang siap menemani keluarga muda Indonesia dalam berbagai aktivitas, mulai dari kebutuhan harian hingga petualangan jarak jauh yang penuh tantangan.

#GEAR ULTIMATE RIDE CELEBES EXPEDITION

...
Author : pekik udi irianto > 3342 Articles

Pekik Udi Irianto mengenyam pendidikan di Vrije Academie voor de Beeldende Kunsten, The Haque, NL. Memulai karir di bidang otomotif sejak: 1994 : Fotografer Tabloid Otomotif. 2001 : Redaktur Foto Tabloid Otosport. 2003 : Redaktur Foto Majalah Auto Bild Indonesia. 2015 : Pemimpin Redaksi aftermarketplus.id.

Comment (0)

List Comment

No Comment