AFTERMARKETPLUS.id - Libur Lebaran 2026 telah usai, dan kini aktivitas masyarakat kembali normal.
Namun, di balik padatnya mobilitas pasca mudik, ada satu hal penting yang sering terlupakan: kondisi ban kendaraan.
Padahal, ban merupakan satu-satunya komponen yang langsung bersentuhan dengan jalan dan memegang peran vital dalam keselamatan berkendara.
Melihat tingginya intensitas penggunaan kendaraan selama periode mudik, PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) mengimbau para pengendara untuk segera melakukan pengecekan ban.
Langkah ini penting untuk memastikan kenyamanan dan keamanan saat kembali beraktivitas sehari-hari.
Mukiat Sutikno, Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, menegaskan bahwa perjalanan jarak jauh membuat kerja ban jauh lebih berat dari kondisi normal.
"Oleh karena itu, pengecekan ban setelah mudik menjadi langkah preventif yang sangat krusial agar performa kendaraan tetap optimal," terang Mukiat Sutikno (2/4/2026).
Perjalanan Jauh, Ban Bekerja Ekstra Keras
Selama mudik, ban kendaraan menghadapi berbagai kondisi ekstrem yang dapat mempercepat kerusakan, seperti:
Jarak tempuh panjang yang mempercepat keausan tapak ban
Durasi berkendara lama dengan suhu ban yang meningkat
Beban kendaraan berlebih dari penumpang dan barang
Kondisi jalan beragam, dari mulus hingga rusak dan berlubang
Kombinasi faktor ini bisa menurunkan performa ban, memicu getaran, suara bising, hingga mengurangi kemampuan pengereman.
Waspada! Kerusakan Ban Sering Tak Terlihat
Kerusakan ban seringkali tidak langsung terlihat, namun bisa berbahaya jika diabaikan. Berikut beberapa hal penting yang wajib dicek:
Tekanan Angin Ban
Tusukan paku atau benda tajam bisa menyebabkan tekanan angin berkurang perlahan.
Tekanan yang tidak sesuai dapat memicu panas berlebih hingga risiko pecah ban. Pastikan tekanan sesuai rekomendasi pabrikan, termasuk ban cadangan.
Kondisi Dinding Samping Ban
Perhatikan tanda-tanda seperti:
Benjolan (bulging) akibat benturan
Retakan halus (crack) karena panas dan usia pakai
Kerusakan ini menandakan struktur ban sudah berubah dan berpotensi membahayakan.
Tingkat Keausan Ban
Cek apakah keausan terjadi secara merata atau tidak. Keausan yang tidak normal bisa disebabkan tekanan angin yang salah atau perubahan setelan roda.
Lakukan spooring dan balancing untuk mengembalikan stabilitas kendaraan, serta rotasi ban agar usia pakai lebih panjang.
Jangan Sepelekan, Ini Risikonya!
Ban yang sudah aus atau rusak lebih rentan mengalami:
Pecah ban saat berkendara
Penurunan daya cengkeram di jalan licin
Risiko hidroplaning saat hujan
Langkah Penting Setelah Mudik
Melakukan pengecekan ban pasca mudik adalah bentuk mitigasi penting untuk:
-- Mencegah kerusakan lebih parah
-- Menghindari risiko kecelakaan
-- Menjaga performa kendaraan tetap optimal
-- Memperpanjang usia pakai ban
Bridgestone Indonesia sendiri telah menyediakan lebih dari 400 jaringan ritel Toko Model (TOMO) di seluruh Indonesia untuk membantu masyarakat melakukan pengecekan ban secara menyeluruh.
Author : pekik udi irianto > 3228 Articles
Pekik Udi Irianto mengenyam pendidikan di Vrije Academie voor de Beeldende Kunsten, The Haque, NL. Memulai karir di bidang otomotif sejak: 1994 : Fotografer Tabloid Otomotif. 2001 : Redaktur Foto Tabloid Otosport. 2003 : Redaktur Foto Majalah Auto Bild Indonesia. 2015 : Pemimpin Redaksi aftermarketplus.id.
List Comment
No Comment