HOLIDAY TEST DRIVE 2024: Apakah BYD Atto 3 Worth It Untuk Diboyong?

AFTERMARKETPLUS.id – BYD Atto 3 jadi kendaraan listrik yang popular sejak awal perkenalannya di Cina pada 2022 lalu.

Bahkan, dalam durasi yang cukup singkat mampu mendapatkan respon positif di pasar otomotif secara global. Mulai dari Malaysia, Thailand, Filipina hingga pasar Eropa.

Bagaimana dengan Indonesia? BYD Atto 3 menjadi tiga barisan kendaraan listrik murni yang dipamerkan BYD di pasar Indonesia. Bersaing dengan cukup kompetitif dengan brand lainnya yang menawarkan kendaraan masa depan.

Dari pantauan Aftermarketplus.id, Crossover asal Tirai Bambu ini menawarkan 3 paket komplit dari segi keamanan, kenyamanan dan teknologi. Hal ini jadi mobil listrik ideal untuk pengendara di Indonesia.

Namun dari segi harga, redaksi menilai BYD Atto 3 seharga Rp 515 Juta cukup di atas ekpetasi mengingat banyaknya brand mobil listrik yang menawarkan teknologi dengan harga di bawah Rp 400 jutaan.

Apakah BYD Atto 3 worth it untuk diboyong? Mari kita ulas!

Redaksi Aftermarketplus.id mendapat kesempatan menjajal BYD Atto 3 selama 7 hari untuk berkendara Jakarta-Bogor-Bandung.

Berdimensi 4.455×1.875×1.616mm, wheelbase 2.720 mm, dan ground clearance 175 mm. Dimensi yang cukup besar di kelasnya, desain kompak, modern dan elegan mampu bermanuver di jalan tol dan tetap merasakan kenyamanan. Akselerasi tercatat positif mampu kecepatan mencapai 100 km hanya dalam 7,3 detik.

Baterai 100% dari mobil ini dapat menempuh jarak hingga 480 km. Jumlah yang cukup untuk berkendara sekali jalan dari Bangka Raya, Jakarta Selatan menuju Semarang dengan jarak 436 km.

Dari konsumsi energi, di atas kertas BYD mengklaim 16 kWh/100km. Sedangkan pada test drive kali, redaksi mencatat hasil yang tidak jauh berbeda dengan penggunaan konsumsi 16,42 kWh untuk jarak tempuh 100 km.

Jika dirupiahkan, pengendara harus merogoh kocek hanya Rp. 42,528 rupiah dalam sekali isi di SPKLU milik PLN. Konsumsi ini terbilang cukup jauh hemat dibandingkan berkendara dengan kendaraan konvensional alias bensin.

Redaksi merekomendasikan sangat efektif jika mobil tersebut digunakan dalam kota seperti Jakarta. Dengan jarak tempuh pemakaian 20-25 km sekali jalan, pengendara cukup dalam mengecas 1X seminggu.

Dari segi keamanan, BYD Atto 3 menyajikan fitur cukup komplit. Fitur keamanan telah ditanamkan Anti Lock Braking System, Brake Assist, EBD (Electronic Brake Distribution), Vehicle Stability Control System, Kontrol Traksi.

Berbagai pengingat diatur, mulai pintu terbuka, pemakaian sabuk pengaman posisi depan dan belakang. Terdapat juga Crash Sensor, Kantong Udara Pengemudi, hingga Airbag Depan, Curtain Airbags, dan Airbag Samping Depan.

Mobil ini juga memiliki berbagai sensor parkir, sisi depan, samping maupun belakang jika berdekatan dengan objek sekitar mobil. Pengemudi juga dapat memonitor dengan teknologi kamera dari berbagai sudut. Fitur ini memudahkan dan nilai tambah untuk BYD Atto 3.

Tekanan ban pun dapat dimonitor sehingga memudahkan pengemudi mengetahui berapa ukuran ban dan suhu panasnya.

Saat diduduki, jok BYD Atto 3 terasa sangat empuk dan diberikan kenyamanan dalam pengaturan kursi pengemudi secara elektrik.

Di samping itu, berbagai pengaturan penting telah disesuaikan pada sisi tengah pengemudi dan penumpang bagian depan. Yakni pengaturan ac, mode mobil, pengaktifan sensor.

Porseneling terlihat umum, namun penempatan tombol P berada terpisah dari wadahnya.

Soal hiburan, BYD Atto berhasil memberikan kesan takjub dengan layar head unit layar sentuh 15,6 inci. perintah suara yang lengkap dan berkesinambungan, hingga jendela sunroof.

Uniknya, ruang penyimpanan pada sudut pintu BYD Atto 3 menggunakan senar layaknya gitar. inovasi ini semakin terlihat dengan gagang pintu mobil yang kecil bersamaan dengan audio speker. Hal ini berbeda dengan kendaraan umum lainnya.

BYD Atto 3 jadi kendaraan yang ideal bagi masyarakat Indonesia yang ingin mendapatkan aspek keamanan, kenyamanan dan teknologi canggih dalam satu kendaraan yang ramah lingkungan.

[Sigit Akbar]