Holiday Test Drive: Teknologi Hybrid Kurang Berguna Saat di Jalan Tol

AFTERMARKETPLUS.id – Teknologi hybrid yang memadukan dua motor penggerak (motor bakar + motor listrik) ini ternyata kurang efektif saat melaju di jalan tol.

Toyota Corolla Cross Hybrid hanya dapat memanfaatkan mode EV (Electric Vehicle) hingga kecepatan 60 km/jam. Alhasil, melebihi batas itu, motor bakar akan lebih sering bekerja.

MOTOR LISTRIK MENDUKUNG MOTOR BAKAR

Artinya, saat melaju di jalan tol dengan kecepatan tinggi, otomatis motor bakar akan sering bekerja dan hanya off ketika pedal gas diangkat. Dengan kata lain, motor listrik hanya sebagai pendukung Dmotorl bakar ketika melaju di jalan tol.

Power yang minim dari mesin berkapasitas 1.800 cc, sudah terdeteksi dari ukuran filter udara yang mungil. Dimensinya sangat jauh berbeda dari mesin 1.800 cc pada umumnya.

Saat melaju rata–rata di kecepatan 100 km/jam di jalan rata, konsumsi BBM bisa mencapai 25 km/liter, berkat kinerja mesin dengan sirklus Atkinson. Tenaga sebesar 98 PS masih mumpuni untuk melajukan Toyota Corolla Cross Hybrid yag memiliki bobot seberat 1.385 kg.

Bahkan baterai menjadi lebih sering terisi dalam kondisi di jalan rata, dimana motor bakar masih mampu berbagi untuk mensuplai listrik, selain menjadi penggerak roda depan kendaraan via CVT.

Hal berbeda ketika Toyota Corolla Cross Hybrid melaju di jalan tol dengan kontur menanjak. Raungan mesin cukup terdengar lantaran mesin bensin berusaha mengeluarkan tenaga maksimalnya sebesar 98 PS di 5.200 rpm.

Paling terasa ketika baterai dalam kondisi minim dan mesin harus mensuplai listrik ke roda dan baterai disaat bersamaan. Tak heran jika konsumsi BBM pun hanya mencatat angka 20,4 Km/L.

Jika dalam kondisi jalan menanjak panjang di rute tol kerap baterai berada dalam kondisi minim, lain ceritanya saat perjalanan kembali ke kota Jakarta. Jalan menurun panjang dan penggunaan mode B (Brake) pada tuas transmisi kerap membuat baterai dalam kondisi full.

Pengukuran dari gerbang tol Soreang menuju Kebon Jeruk, Jakarta Barat, konsumsi BBM mencatat angka 27 Km/L. Sebuah angka yang fantastis dan akan sulit diraih oleh mesin konvensional tanpa teknologi hybrid.

[Dhany Ekasaputra]

About Dhany Ekasaputra 261 Articles
Experience 1. Racing Driver (1999-2002) 2. Testing Driver, e.g : Lamborghini Aventador, Lamborghini Gallardo, Lotus Elise, Nissan GT-R, Nissan Juke R, McLaren 650 S, etc (2001-2015) 3. Journalist Otosport (2001-2003) 4. Journalist Auto Bild Indonesia (2003-2009) 5. Technical Editor Auto Bild Indonesia (2009-2015) 6. Instructor Safety Institute Indonesia (2014-2016) 7. Operational Manager PT OtoMontir Kreasi Indonesia (2015-2017) 8. Managing Editor aftermarketplus.id (2017- )