AFTERMARKETPLUS.id - Siapa bilang mobil hybrid hanya cocok untuk melahap jalan perkotaan? New Land Cruiser 300 Hybrid EV justru menunjukkan sisi berbeda ketika diajak bermain di medan pasir Gumuk Pasir, Yogyakarta.
Hamparan pasir dengan kontur naik-turun menjadi arena untuk menguji kemampuan New Land Cruiser 300 Hybrid EV, yang menyandang predikat sebagai "The Most Powerful Land Cruiser Ever Made."
Bukan sekadar melaju di jalan beraspal, SUV premium ini harus menghadapi permukaan pasir yang mudah berubah, tanjakan, turunan, hingga kondisi yang berpotensi membuat roda kehilangan traksi.
Sensasinya bahkan disebut menyerupai lintasan gurun dalam Rally Dakar, salah satu ajang balap cross country paling menantang di dunia.

Tenaga 457 Hp, Land Cruiser 300 Hybrid EV Bukan Hybrid Biasa
Salah satu daya tarik terbesar New Land Cruiser 300 Hybrid EV terletak pada sistem penggeraknya.
Toyota membekali SUV ini dengan mesin V6 3.500 cc twin-turbo V35A-FTS yang menghasilkan tenaga 409 Hp dan torsi 650 Nm.
Mesin tersebut kemudian dipadukan dengan motor listrik yang menghasilkan tenaga 48 Hp dan torsi 250 Nm.
Jika bekerja sebagai sebuah sistem, kombinasi tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 457 Hp dan torsi 790 Nm.
Angka inilah yang membuat New Land Cruiser 300 Hybrid EV menyandang predikat Land Cruiser paling bertenaga yang pernah dibuat.
Namun yang menarik bukan hanya besarnya angka tenaga dan torsi.
Toyota menggunakan pendekatan berbeda melalui Parallel Hybrid System. Beda dari Hybrid Toyota pada Umumnya
Jika sejumlah model hybrid Toyota menggunakan Series-Parallel Hybrid System dengan Power Split Device, New Land Cruiser 300 Hybrid EV mengusung sistem parallel hybrid.
Pada sistem ini, motor listrik ditempatkan di antara mesin bensin dan transmisi otomatis 10-percepatan.
Sistem clutch memungkinkan mesin bensin dan motor listrik bekerja secara bersamaan maupun terpisah sesuai kebutuhan.
Pada kondisi tertentu dengan kecepatan rendah, motor listrik dapat menggerakkan kendaraan sehingga respons awal terasa lebih halus.
Namun ketika kebutuhan tenaga meningkat, misalnya saat harus melewati tanjakan pasir, mesin bensin dan motor listrik dapat bekerja bersama untuk menghasilkan dorongan yang lebih besar.
Karakter tersebut terasa ketika Land Cruiser 300 Hybrid EV mulai memasuki area Gumuk Pasir.
Di permukaan yang mudah membuat roda kehilangan traksi, kemampuan kendaraan bukan hanya ditentukan oleh seberapa besar tenaga yang tersedia, tetapi juga bagaimana tenaga tersebut disalurkan ke roda.
Masuk Gumuk Pasir, Teknologi Off-Road Mulai Bicara
Gumuk Pasir menjadi tempat yang tepat untuk melihat bagaimana sistem hybrid dan teknologi off-road Land Cruiser 300 bekerja bersama.
Kontur pasir yang berubah-ubah membuat pengemudi harus mampu menjaga arah dan momentum kendaraan. Dalam kondisi seperti ini, Toyota membekali Land Cruiser 300 Hybrid EV dengan sejumlah teknologi untuk membantu pengemudi.
Salah satunya adalah Multi Terrain Select (MTS).
Fitur ini memungkinkan karakter kendaraan disesuaikan dengan kondisi permukaan yang dilalui.
Saat menghadapi pasir, tersedia Sand Mode yang mengatur respons kendaraan untuk membantu mempertahankan daya dorong dan traksi.
Bagi SUV sebesar Land Cruiser 300, kemampuan tersebut menjadi penting ketika harus melewati pasir yang lebih dalam atau menghadapi tanjakan.
Crawl Control Bikin Tanjakan Pasir Lebih Terkontrol
Tantangan berikutnya muncul ketika kendaraan harus bergerak dalam kecepatan rendah di medan yang tidak rata.
Di sini, Crawl Control mengambil peran.
Fitur tersebut menyediakan lima pilihan kecepatan dan secara otomatis mengatur akselerasi serta pengereman.
Pengemudi pun dapat lebih fokus mengarahkan kendaraan tanpa harus terus-menerus memainkan pedal gas dan rem.
Ketika memasuki turunan, giliran Downhill Assist Control (DAC) yang membantu.
Sistem ini menjaga kecepatan kendaraan agar tetap terkendali ketika menuruni bukit pasir, sehingga pengemudi tidak perlu terus mengatur pedal rem secara manual.
Kombinasi Parallel Hybrid System, Multi Terrain Select, Crawl Control, dan DAC membuat New Land Cruiser 300 Hybrid EV tetap mudah dikendalikan meski harus menghadapi tanjakan, turunan, maupun permukaan pasir yang lebih dalam.
Hybrid Tak Mengorbankan DNA Tangguh Land Cruiser
Kehadiran teknologi elektrifikasi pada New Land Cruiser 300 Hybrid EV ternyata tidak mengubah karakter dasarnya sebagai kendaraan yang dirancang untuk menjelajah berbagai medan.
SUV ini memiliki ground clearance 235 mm dan kemampuan melintasi genangan air hingga 700 mm.
Menariknya, baterai Hybrid EV ditempatkan di bawah jok baris ketiga menggunakan waterproof battery case. Penempatan tersebut dirancang dengan mempertimbangkan penggunaan kendaraan di medan yang menantang.
Toyota juga membekali sistem hybrid dengan aki 12 Volt dan backup alternator.
Jika terjadi gangguan pada sistem hybrid, kendaraan tetap dapat dinyalakan menggunakan aki 12 Volt dan bergerak dengan mengandalkan mesin bensin.
Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga reliabilitas Land Cruiser dalam berbagai kondisi.

Ada Suplai Listrik 1.500 Watt, Suspensi Pun Bisa Menyesuaikan
Tak hanya soal kemampuan melibas medan berat, New Land Cruiser 300 Hybrid EV juga membawa sejumlah teknologi untuk mendukung kenyamanan.
SUV ini memiliki suplai daya AC hingga 1.500 Watt yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan perangkat listrik.
Sementara itu, Adaptive Variable Suspension (AVS) membantu menyesuaikan karakter suspensi berdasarkan kondisi jalan.
Teknologi tersebut terasa relevan ketika kendaraan harus melewati permukaan yang tidak rata seperti pasir dan kontur bergelombang di Gumuk Pasir.
Dua Varian, Karakter Berbeda
New Land Cruiser 300 Hybrid EV hadir dalam dua pilihan.
Pertama adalah VX-R Hybrid EV yang mengedepankan kenyamanan dan kemewahan.
Kedua, GR-S Hybrid EV yang membawa karakter lebih sporty sekaligus DNA GAZOO Racing yang lebih kuat.
Keduanya sama-sama menggunakan Parallel Hybrid System untuk meningkatkan performa sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang sesuai dengan karakter Land Cruiser.
Land Cruiser 300 Hybrid EV: Ketangguhan dengan Cara Baru
Pengalaman melibas Gumuk Pasir Yogyakarta menunjukkan bahwa elektrifikasi pada New Land Cruiser 300 Hybrid EV bukan sekadar mengejar efisiensi.
Justru, teknologi hybrid dimanfaatkan untuk menghadirkan tenaga lebih besar, respons yang lebih cepat, sekaligus mendukung kemampuan off-road.
Mesin V6 twin-turbo berpadu dengan motor listrik menghasilkan tenaga 457 Hp dan torsi 790 Nm.
Sementara teknologi seperti MTS, Sand Mode, Crawl Control, DAC, serta sistem penggerak khas Land Cruiser membantu pengemudi menghadapi medan yang tidak bersahabat.
Di Gumuk Pasir, kemampuan tersebut terasa secara langsung ketika Land Cruiser 300 Hybrid EV harus bergerak melewati pasir, menanjak, hingga menuruni kontur yang berubah-ubah.
Sesuai filosofi "Go Anywhere and Everywhere, Then Come Back Safe and Well," New Land Cruiser 300 Hybrid EV menunjukkan bahwa elektrifikasi tidak harus mengurangi karakter tangguh sebuah Land Cruiser.
Sebaliknya, teknologi hybrid justru membuka pendekatan baru terhadap performa: lebih bertenaga, responsif, dan tetap siap diajak menjelajah ke medan yang jauh dari jalan raya.
#Test Drive Land Cruiser 300 Hybrid EV #Toyota Land Cruiser 300 Hybrid EV #Land Cruiser 300 Hybrid EV
Author : pekik udi irianto > 3492 Articles
Pekik Udi Irianto mengenyam pendidikan di Vrije Academie voor de Beeldende Kunsten, The Haque, NL. Memulai karir di bidang otomotif sejak: 1994 : Fotografer Tabloid Otomotif. 2001 : Redaktur Foto Tabloid Otosport. 2003 : Redaktur Foto Majalah Auto Bild Indonesia. 2015 : Pemimpin Redaksi aftermarketplus.id.
List Comment
No Comment