Review Mercedes-Benz S 450 L AMG 50 Edition: Generasi Terakhir Selalu Paling Keren

Foto: aftermarketplus.id

AFTERMARKETPLUS.id – Pada tahun 2014, kami pertama kali mereview Mercedes Benz S-Class W222, dimana pada saat itu mobil ini hadir pertama kali di Indonesia. Dan kini di penghujung umurnya sebelum S-Class W223 dijual resmi di Indonesia, kami kembali diberi kesempatan untuk mencoba S-Class W222 facelift S 450 L AMG 50 Edition.

Mobil seharga Rp 2,450 Miliar off the road ini merupakan bagian perayaan eksistensi 50 tahun Mercedes-Benz Indonesia. Uniknya, ini merupakan kali pertama sang sedan flagship mengenakan busana sporty dari AMG di Indonesia.

Sonderklasse, atau S-Class, selalu menggambarkan puncak kemewahan dari merek berlogo Three Pointed Star ini. Meski begitu, desainnya tidak melulu elegan karena divisi AMG ikut mencampuri urusan sang flagship. Di luaran sana mungkin lazim melihat S-Class berdandan sporty, tapi lain cerita di Indonesia. Pasalnya, untuk kali pertama sang sedan flagship dipasarkan dalam bungkus AMG Line. Keren banget ya!

Sebut saja, bodykit AMG yang terpasang di bemper depan, side skirt dan bemper belakang membuat mobil ini jadi jauh banget lebih keren dari versi yang biasa. Pada bemper depannya terlihat ada lubang angin besar disisi kiri dan kanan bagian bempernya. Bemper belakangnya juga terlihat sangat sporty. Didifusernya terdapat aksen chrome dan terdapat aksesoris menyerupai ujung knalpot berbentuk trapesium.

Melihat dari sisi sampingnya, terdapat pelek AMG ukuran 19 inci dengan model palang lima yang membuat mobil ini makin terlihat sporty dibanding dengan versi biasa yang mempunyai pelek dengan model palang bergaris multi spoke.

Dibalik peleknya terdapat rem dengan diameter cukup besar dan piringan rem yang bolong-bolong yang berfungsi lubang angin agar rem dingin dan kotoran debu di piringan mudah terbuang. Sehinggga sistem pengereman lebih pakem

Masuk ke interiornya, sama seperti versi sebelumnya. Kita disuguhi rasa premium. Sentuhan Nappa Leather dan interior dihias ornamen Black Hi Gloss Poplar Wood Trim. Lalu, Ambient Lighting 64 warna sanggup menciptakan atmosfer kabin sesuai mood yang diinginkan. Kendati begitu, identitas AMG hadir lewat Flat Bottom Steering Wheel.

Meski dandan ala tuner pabrikan asal Affalterbach, Jerman, jati diri S-Class tidak dilengserkan sama sekali. Posisi duduk idaman ada di kursi belakang kiri. Selain mengadopsi alat pijat, duduk selonjoran dapat diraih lewat sentuhan tombol – mengeluarkan sandaran kaki sekaligus memajukan bangku depan. Pada armrest disediakan pula fungsi wireless charging.

Penasaran rasa berkendaranya? Simak artikel selanjutnya!

[Gilang Budiman]

About Gilang Budiman 594 Articles
Organisation Experience Honda Civic Indonesia (2002) BMW CAR CLUB INDONESIA (2009-now) Mercedes Benz Club Indonesia (2014-now) Testing driver Ferrari F12, Bmw i8, Bentley, Lotus Elise, Lotus Exige, etc (2011-now) Auto bild magazine (2011 - 2015) Car Review, Otodriver, Car moto (2015-2016 ) Senior Editor aftermarketplus.id (2016-)
Contact: Website