Test Drive BYD M6: Modal Apik Pemikat Hati Konsumen Indonesia

Rizki Satria | 06 Oct 2024

Full Width Image

AFTERMARKETPLUS.id - Produsen mobil listrik asal Cina, BYD (Build Your Dream) tahu benar bagaimana cara merayu hati konsumen mereka.

Tak lama paska kedatangannya di Indonesia, mereka langsung tancap gas dengan memasarkan jenis MPV (Multi Purpose Vehicle) berkapasitas 7-penumpang bernama BYD M6.

Sejak dari dulu dikenal kalau konsumen Indonesia suka mobil jenis ini. Jawaranya, mulai dari generasi awal Toyota Kijang, Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander sampai Toyota Kijang Innova Zenix.

MPV lain pun seperti Suzuki Ertiga, Honda Mobilio, Daihatsu Xenia, Toyota Calya sampai Toyota Alphard dengan mudahnya kita jumpai di jalan-jalan utama di Indonesia.

Jadi ketika e-MPV ini tampil untuk pertama kalinya di panggung Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 lalu, kami dapat menghirup aroma kesuksesan dari jauh hari.

Terbukti usai perhelatan GIIAS 2024, dari total 2.920 unit pemesanan kendaraan yang diperoleh BYD, lebih dari setengahnya memesan M6.

Mereka yang memesan saya duga tergoda oleh desain menawan dan kepraktisan mobil listrik yang satu ini.

Belum tentu semuanya sudah mencoba rasa berkendaranya. Kalaupun sudah, paling hanya putar-putar sebentar di arena test drive mungil yang bagi saya mana mungkin dapat meyakinkan diri dalam mengambil keputusan untuk membeli.

Guna lebih meyakinkan lagi, kami meminjam satu unit dan mengujinya secara lebih mendalam selama beberapa hari. Tetapi sebelum mengulas rasa berkendaranya, pertama kita bahas dulu desain eksterior dan interiornya.

Rupa yang 'Bersahabat'

Kesan pertama memang penting. Soal desain sih BYD memang tak perlu diragukan lagi. Sedan elektrik BYD Seal pun sukses memikat konsumen Indonesia lewat desainnya.

Bukan hanya berhasil mencuri hati konsumen Indonesia saja, BYD pun saat ini sukses menjadi salah satu produsen mobil listrik terlaris di dunia.

Predikat yang tentunya bisa dijadikan 'jaminan' bahwa Anda tak perlu khawatir dengan kualitas produknya.

Jelas desain eksterior BYD M6 tidak bisa dibilang jelek. BYD tidak merancang rupa M6 terlalu mencolok seperti kebanyakan mobil listrik lain.

Wujudnya mencerminkan kesederhanaan tetapi tetap terlihat anggun. Sentuhan estetika minim tetapi pas. Contohnya desain kaca jendela kursi baris ketiga yang terhubung dengan kaca belakang. Konsep "floating roofline" ini sukses membuat desainnya berkesan dan memiliki identitas.

Pun demikian dengan desain belakangnya yang sederhana. Lampu kombinasi belakang didesain horizontal yang dihubungkan oleh sedikit sentuhan ornamen krom.

Tak ada desain lampu belakang LED berlebihan yang sering dijumpai di mobil listrik.

Begitupun kalau Anda masuk ke dalam kabinnya. Tak ada ornamen unik yang sampai menjadi pusat perhatian. Dashboard yang tinggi dan datar tak banyak tombol berserakan.

Seluruh komando informasi dan hiburan berkendara terpusat pada layar raksasa berukuran 12,8 inci yang dapat berputar.

Mungkin karena BYD M6 merupakan MPV yang ditujukan sebagai kendaraan perkotaan untuk keluarga. Agar lebih nyaman dalam berkendara, memang lebih baik tidak tampil terlalu mencolok.

Desain BYD M6 sukses membuatnya membaur di tengah padatnya mobil-mobil lain di jalanan perkotaan meskipun ia masih seumur jagung.

Tetapi bagaimana dengan fitur dan kelengkapan mobil ini? Apakah ia dibekali dengan fitur yang canggih layaknya mobil listrik lain? Bagaimana juga dengan rasa berkendaranya? Apakah dapat memenuhi ekspektasi kenyamanan keluarga Indonesia? Jangan sampai lewatkan ulasannya di artikel berikutnya.

[Rizky Satria]

#Test Drive #BYD M6 #M6 #Test Drive BYD M6

...
Author : Rizki Satria > 64 Articles

BROOM.ID I 2023-2024 Sr. Marketing Associate & Social Media Specialist

MOLADIN.COM I 2022 SEO Content Writer (Freelance)

OTO.COM I 2017-2022 Ass. Managing Editor & YouTube Channel Manager

ASCOMAXX, MOTOMAXX, DRIVENOW! I 2013-2017 Managing Editor

AUTOCAR INDONESIA I 2010-2013 Reporter / Journalist

 

 

Comment (0)

List Comment

No Comment